Mobil keluaran terbaru dituntut harus memberikan performa yang oke, handling lincah, dan pastinya konsumsi BBM yang irit. Tujuannya jelas, agar biaya perjalanan bisa hemat sehingga menguntungkan para pemiliknya.
Untuk mobil hemat BBM ini kebanyakan orang menyangka hanya mobil LCGC saja yang irit bensin. Padahal cukup banyak mobil selain LCGC yang juga tak kalah irit. Mobil seperti Low MPV atau Low SUV juga bisa menawarkan efisiensi bahan bakar yang cukup baik.
Artinya, biaya perjalanan untuk jarak jauh bisa ditekan dan uangnya bisa dialihkan untuk hal lain yang juga bermanfaat. Manfaat lain bila menggunakan mobil yang irit BBM yaitu bisa digunakan untuk bisnis, entah jadi rental atau taksi online.
Berikut ini lima mobil irit BBM yang kami rekomendasikan.
1. Honda Brio, City Car Paling Irit
Honda Brio generasi kedua baik Brio Satya maupun Brio RS memakai mesin yang sama. Konsumsi BBM Brio terkenal sangat irit dengan harga mobilnya yang masih cukup terjangkau.
Tidak heran, banyak orang yang menjadikan Brio sebagai kendaraan pribadi mereka. Mesin L12 di Honda Brio memiliki performa yang baik dan modern, serta diklaim mampu mengolah bahan bakar secara efektif agar tetap pemakaiannya tetap hemat.
Mesin berkapasitas 1.199 cc, 4 silinder, SOHC, 16 katup, VTEC, Drive By Wire mampu menghasilkan tenaga 88 hp @6.000 rpm dengan torsi maksimal 110 Nm @4.800 rpm. Tenaganya disalurkan ke roda depan dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis CVT.
Brio menjadi city car dengan tenaga paling oke dibanding mobil lain yang sejenis. Meskipun tenaganya galak, tapi mesinnya tidak rakus bensin. Honda memang terkenal piawai menciptakan mobil irit dan bertenaga.
Dari berbagai hasil pengujian, Honda Brio mampu digunakan untuk berkendara sampai dengan 30,1 km per liter. Untuk kondisi berkendara sehari-hari di rute kombinasi, seliter bensin bisa digunakan untuk menempuh jarak setidaknya 16 km.
2. Suzuki Ignis, City Car Serba Bisa
Lawan berat Honda Brio soal keiritan konsumsi BBM ialah Suzuki Ignis. Mobil perkotaan ini pertama kali diluncurkan di Tanah Air pada April 2017. Suzuki Ignis bisa disebut sebagai city car serba bisa, karena postur yang tinggi ala SUV.
Suzuki Ignis dibekali mesin K12M berkapasitas 1.197 cc yang dapat mengeluarkan tenaga maksimal 83 hp di putaran 6.000 rpm dan torsi maksimum 113 Nm pada putaran 4.200 rpm. Ignis mengusung mesin 1.200 cc yang dikombinasikan dengan transmisi AGS (Auto Gear Shift) alias AMT 5-percepatan.
Pada model pre facelift, Suzuki Ignis mencatatkan konsumsi BBM sebesar 23,4 km per liter untuk transmisi AGS. Untuk transmisi manual, mencapai 23,6 km/liter berdasarkan hasil uji dari laboratorium BT2MP – BPPT di daerah Tangerang.
Pada versi facelift tidak ada perubahan apapun dari sektor mesin. Berdasarkan pengujian beberapa media nasional, konsumsi bahan bakar yang mencapai 21,3 km/liter, dengan kecepatan rata-rata 75 km/jam.
Angka pengujian tersebut bisa menandingi tingkat keiritan mobil jenis LCGC. Sebagai informasi, pemerintah mensyaratkan LCGC agar bisa menghasilkan konsumsi bahan bakar di angka 20 km/liter.
3. Mitsubishi Xpander Cross, Low SUV yang Irit Untuk Jarak Jauh
Model berikutnya hadir dari segmen low SUV. Mitsubishi Xpander Cross facelift hadir dengan transmisi CVT sehingga bisa cukup irit untuk berkendara luar kota.
Berdasarkan pengalaman kami menggunakannya, Mitsubishi Xpander Cross bisa mencatatkan konsumsi BBM hingga 15 km/liter untuk berkendara luar kota dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam.
Angka segitu begitu irit walau mobil terus dipacu dalam kecepatan cukup tinggi di jalan tol. Mitsubishi New Xpander Cross hadir sebagai versi lebih tangguh dari Xpander, dengan jenis mesin maupun transmisi yang serupa.
Xpander Cross dibekali mesin 1.5L MIVEC berkonfigurasi DOHC 4-silinder segaris dengan 16 katup. Mesin ini menghasilkan tenaga 105 PS di 6.000 RPM dan torsi 141 Nm di 4.000 RPM.
Tenaga dan torsi dari Xpander Cross terasa pas untuk memenuhi kebutuhan harian. Hadirnya transmisi CVT, penyaluran tenaga dapat bekerja lebih efisien, membuat respon mesin halus bertenaga. Tarikan bawahnya cukup berdaya, termasuk melahap tanjakan atau stop and go.
4. Daihatsu Sigra, Andalan Sebagai Taksi Online
Bila kalian ingin memiliki MPV dengan harga ekonomis dan mesin yang irit, Daihatsu Sigra bisa jadi pilihan yang ideal. Mobil ini hadir mengisi segmen LCGC dengan konfigurasi 7-seater.
Mobil ini laris digunakan sebagai mobil taksi online, karena mesin yang irit dan kabin cukup luas. Karena hadir di segmen LCGC, mobil ini telah memenuhi syarat konsumsi BBM mencapai 20 km/liter.
Mesin berkode 3NR-VE dengan kapasitas 1.197 cc, 4 silinder, DOHC, VVT-i. Tenaganya mencapai 87 hp @6.000 rpm dengan torsi maksimal 108 Nm @4.200 rpm. Transmisi yang ditawarkan untuk mesin ini ada dua jenis, yaitu manual 5 percepatan dan otomatis 4-percepatan. Untuk konsumsi bensin realtime di kisaran 14 km/liter pada rute kombinasi.
Angka segitu cukup irit tapi bukanlah yang paling irit. Ini karena angkanya serupa dengan low MPV bermesin 1.500 cc, sehingga Sigra kadang dianggap sebagai mobil mungil yang tidak terlalu irit.
5. Toyota Avanza Gen 3, Makin Irit Pakai CVT
Model terakhir dalam daftar ini tak lain yaitu sang mobil sejuta umat, Toyota Avanza. Kali ini, Toyota Avanza berevolusi jadi MPV modern dengan penggerak roda depan dan transmisi CVT. Tujuannya jelas supaya mobil lebih efisien untuk berkendara sehari-hari.
Toyota Avanza 1.5 generasi ketiga masih mengandalkan mesin 2NR-VE berkapasitas 1.496 cc 4 silinder in-line, 16 Valve DOHC dengan Dual VVT-i yang mampu mengeluarkan tenaga 106 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 137 Nm pada 4.200 rpm.
Bedanya sekarang berpenggerak roda depan (FWD) dan transmisi otomatis CVT selain manual 5-percepatan. Konsumsi bahan bakar pada varian CVT berkisar antara 14,5 km/liter untuk rute dalam kota hingga 17,1 km/liter untuk rute jalan tol.
Untuk sebuah MPV, konsumsi BBM dari Toyota Avanza generasi ketiga bahkan bisa lebih irit ketimbang Daihatsu Sigra yang merupakan sebuah LCGC. Keunggulan dari Low MPV jelas pada ukurannya yang lebih besar daripada LCGC.
Artinya dengan konsumsi BBM yang mirip, kenyamanan kabin saat naik Avanza lebih baik ketimbang di Sigra. Soal kenyamanan pun Avanza juga masih kalah ketimbang Xpander Cross yang suspensinya lebih empuk.
Kesimpulan
Bila kalian mencari mobil yang cukup irit, pilihan paling ideal yaitu beli city car atau low MPV dan low SUV sekalian. MPV LCGC cuma menang konsumsi bahan bakarnya cukup efisien dan harganya terjangkau, tapi kenyamanan kabin kalah leluasa ketimbang di Low MPV atau low SUV.
Untuk opsi berkendara harian, city car sudah ideal dari segi ukuran yang mungil serta mesin yang irit. Sedangkan untuk berkendara luar kota, memakai low MPV atau low SUV yang lebih proporsional dari sisi kenyamanan.






