Motor listrik bekas menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin merasakan manfaat kendaraan ramah lingkungan dengan budget lebih terjangkau.
Namun, sebagaimana halnya dengan pembelian kendaraan bekas lainnya, ada kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk membeli motor listrik bekas.
Kelebihan Membeli Motor Listrik Bekas
Harga Lebih Terjangkau
Motor listrik bekas umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan motor listrik baru. Ini menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan berbasis listrik tanpa harus mengeluarkan budget besar.
Apalagi untuk Anda yang ingin membeli dalam waktu singkat saja dan memiliki rencana untuk menjualnya kembali.
Proses Administrasi Cepat
Pembelian motor listrik bekas tidak memerlukan waktu lama untuk proses administrasi. Anda tidak perlu menunggu BPKB, STNK, dan dokumen lainnya seperti pada pembelian motor baru. Hal ini memungkinkan Anda dapat segera menggunakan motor setelah proses pembelian selesai.
Kekurangan Membeli Motor Listrik Bekas
Kondisi Baterai dan Motor Mungkin Kurang Optimal
Salah satu kekurangan utama adalah kondisi baterai dan motor listrik yang mungkin tidak sebaik motor listrik baru. Performa baterai dapat menurun seiring waktu, mempengaruhi jarak tempuh dan daya tahan motor.
Biaya Tambahan untuk Penggantian Part
Motor listrik bekas mungkin memerlukan penggantian part yang sudah waktunya diganti. Hal ini bisa menambah biaya tambahan setelah pembelian, seperti penggantian baterai atau komponen lain yang penting.
Ditambah pemilik sebelumnya tidak rutin melakukan penggantian part fast moving seperti kampas rem dan ban.
Tips Membeli Motor Listrik Bekas
Cek Kondisi Baterai, Motor, dan Komponen Lainnya
Sebelum membeli, pastikan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi baterai, motor listrik, dan komponen lainnya. Kondisi charger juga perlu diperhatikan, karena kondisi charger yang sudah tidak layak dapat merusak sistem elektrikal di motor listrik.
Cek Jarak Tempuh/Kilometer
Periksa jumlah kilometer yang telah ditempuh oleh motor listrik bekas. Informasi ini dapat memberikan gambaran mengenai seberapa sering motor digunakan dan membantu Anda memahami tingkat pemakaian sebelumnya.
Cek Kondisi Fisik, Body, Kaki-kaki, dan Ban
Pemeriksaan fisik melibatkan pengecekan body, kaki-kaki, dan kondisi ban. Pastikan tidak ada kerusakan yang signifikan dan bahwa semua komponen tersebut berfungsi dengan baik.
Periksa Riwayat Perawatan
Mintalah informasi mengenai riwayat perawatan motor. Mengetahui apakah motor telah rutin di servis dan perawatan apa yang telah dilakukan dapat memberikan gambaran tentang kondisi umum motor.
Lakukan Uji Jalan
Selalu lakukan uji jalan sebelum membeli. Ini memberikan kesempatan untuk merasakan langsung performa motor, mendengar suara yang mungkin tidak terdengar selama diam, dan memastikan semua fitur berfungsi dengan baik.
Dengan memperhatikan kelebihan, kekurangan, dan tips di atas, Anda dapat membuat keputusan yang lebih informasional dan bijak saat membeli motor listrik bekas. Seiring perkembangan teknologi, motor listrik bekas dapat menjadi alternatif yang menarik bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus menguras kantong.
Pilihan Motor Listrik Bekas dan Kisaran Harganya
Setelah membahas kelebihan, kekurangan, dan tips membeli motor listrik bekas, kini saatnya untuk mengeksplorasi beberapa pilihan motor listrik bekas yang tersedia di pasar. Berikut adalah beberapa merek terkenal dengan kisaran harga yang dapat memberikan gambaran kepada calon pembeli.
Uwinfly
Merek Uwinfly menawarkan motor listrik bekas dengan kisaran harga yang cukup bersahabat. Mulai dari Rp5 jutaan hingga Rp10 jutaan, tergantung pada model yang dipilih. Uwinfly menyediakan pilihan yang cukup beragam untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan berbagai preferensi.
Viar
Viar adalah salah satu merek terkemuka dalam industri motor listrik. Kisaran harga motor listrik bekas Viar berkisar antara Rp10 jutaan hingga Rp15 jutaan, tergantung pada model yang diinginkan. Viar dikenal memiliki performa yang handal dan daya tahan yang baik.
Yadea
Motor bekas dari merek Yadea kini dijual dengan harga mulai dari Rp13 jutaan hingga Rp15 jutaan, bergantung pada model tertentu. Yadea dikenal karena desain modern dan teknologi canggih yang menjadi daya tarik bagi pengguna yang menginginkan kombinasi gaya dan kinerja apalagi motor listrik ini berada dalam grup Indomobil.
Volta
Kisaran harga motor listrik bekas merek Volta berada antara Rp8 jutaan hingga Rp14 jutaan, tergantung pada model dan spesifikasi yang dipilih. Volta menawarkan pilihan yang cukup beragam untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang mencari motor listrik dengan daya jelajah yang baik.
Alva
Alva adalah opsi yang mungkin lebih eksklusif dengan kisaran harga mulai dari Rp25 jutaan, tergantung pada model yang dipilih. Meskipun dengan harga yang lebih tinggi, Alva menawarkan performa dan fitur unggulan yang dapat memuaskan keinginan konsumen yang mengutamakan kualitas.
Sebelum memutuskan untuk membeli motor listrik bekas dari salah satu merek di atas, penting untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai spesifikasi, kondisi motor, dan riwayat perawatan. Selain itu, pertimbangkan pula kebutuhan pribadi dan anggaran yang dimiliki agar dapat memilih motor listrik bekas yang sesuai dengan preferensi dan keuangan Anda.
Dengan pilihan yang semakin beragam di pasar motor listrik bekas, konsumen memiliki kesempatan untuk mendapatkan kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau. Selalu pastikan untuk melakukan transaksi dengan penjual terpercaya dan menjaga kualitas motor listrik bekas yang akan Anda beli.
Pilihan Motor Listrik Baru dari Pabrikan Besar
Beberapa pabrikan besar seperti Honda, Kawasaki, Vespa, dan Alva telah meluncurkan model-model terbaru yang mengusung teknologi ramah lingkungan. Berikut adalah ulasan singkat mengenai beberapa motor listrik terbaru dari pabrikan tersebut.
1. Honda EM1 e dan EM1 e Plus
Honda memperkenalkan dua model motor listrik terbaru, EM1 e dan EM1 e Plus, dengan harga yang cukup terjangkau, masing-masing seharga Rp33 juta dan Rp33,5 juta.
Kedua motor ini memiliki jarak tempuh maksimum sekitar 41,1 km dengan kecepatan maksimal 45 km per jam. Keunggulan lainnya adalah kemampuan baterai yang dapat dilepas dan ditukar di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) atau di-charge melalui Honda Power Pack Charger e dalam waktu 6 jam (0-100%) atau 2,7 jam (25-75%).
Motor ini menggunakan In-Wheel Brushless Motor dengan tenaga 1,7 kW/540 rpm dan torsi 90 Nm/25 rpm.
2. Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1
Kawasaki membawa sentuhan sporty ke dalam dunia motor listrik dengan Ninja e-1 dan Z e-1.
Meskipun dengan harga yang lebih tinggi, sekitar Rp149,9 juta dan Rp146,9 juta, keduanya menawarkan performa impresif. Ninja e-1 memiliki kecepatan maksimum hingga 105 km/jam dengan output maksimum 9.0 kW, sedangkan Z e-1 memiliki kecepatan maksimum 101 km/jam dengan output 9.0 kW.
Keduanya mengandalkan Lithium-ion battery pack x2 50.4 V / 30 Ah x2 untuk daya yang andal.
3. Vespa Elettrica
Vespa, yang dikenal dengan gaya klasiknya, turut menyumbang dalam pasar motor listrik di Indonesia dengan model Elettrica. Meskipun dengan harga yang cukup tinggi, yaitu Rp198 juta, motor ini menawarkan dua mode berkendara: efisiensi (100 km) dan performa (70 km), dengan kecepatan maksimum 67 km/jam.
Fitur yang tersedia meliputi Vespa MIA Connectivity System, TFT Digital Dashboard, USB Port, Reverse Mode, dan LED headlamp. Vespa Elettrica dibekali dengan baterai berkapasitas 86 Ah yang menghasilkan tenaga 4 kW dan torsi 200 Nm.
4. Alva One dan Alva Cervo
Alva hadir dengan dua model motor listrik, Alva One dan Alva Cervo, dengan harga yang berbeda. Alva Cervo dibanderol Rp37,75 juta, sementara Alva One seharga Rp29,49 juta.
Keduanya menawarkan fitur-fitur modern seperti reverse mode, layar TFT LCD, mode berkendara, teknologi anti-flood, dan konektivitas dengan aplikasi mobile.
Alva Cervo memiliki kemampuan mendaki lereng hingga 17° dengan baterai berkapasitas 1,8 kWh, sementara Alva One, dengan baterai berkapasitas 2,7 kWh, dapat menempuh jarak hingga 70 km dengan kecepatan maksimum sekitar 90 km/jam.






