Scroll untuk baca artikel
Berita

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Vitara, SUV 4×4 yang Family Oriented

×

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Vitara, SUV 4×4 yang Family Oriented

Share this article
kelebihan-dan-kekurangan-suzuki-vitara,-suv-4×4-yang-family-oriented
Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Vitara, SUV 4×4 yang Family Oriented

Pada dekade 1990-an, Suzuki sempat merilis lini SUV ‘kembar’ dalam sosok Vitara, Escudo, dan Sidekick. Ketiganya ini memang dibangun dari basis yang sama dengan kode body SB416. Khusus untuk Suzuki Vitara, hadir dengan fitur terlengkap dan memakai penggerak 4×4. 

Suzuki Vitara mengawali kehadirannya di Indonesia di tahun 1992. Nama Vitara digunakan Suzuki untuk pasar Asia, Eropa dan Australia. Mobil ini berwujud SUV 5-seater yang merupakan varian tertinggi bila dibandingkan Escudo dan Sidekick. 

Artinya Vitara fiturnya lebih beragam dan memakai penggerak 4×4. Suzuki Indomobil saat itu membawa masuk Vitara ke Indonesia tanpa penurunan spek, dengan trim JX dan JLX. 

Desain Vitara generasi pertama yang masuk Indonesia gampang dikenali karena aksen sudut yang mengotak dan luwes. Kemudian di pintu belakang tersemat ban serep, yang membuat Vitara sangat berkarakter kuat di mata pecinta SUV Tanah Air. Desain ini pun begitu khas SUV atau jip lawas dan sangat ikonik.

Kini, Vitara dan Escudo dijual dengan kisaran harga cukup luas, mulai dari Rp60 jutaan sampai menembus angka Rp100 juta untuk Vitara yang kondisinya sangat baik.

Bagi kalian yang akan membeli Suzuki Vitara, sebaiknya ketahui kelebihan dan kelemahan mobil ini. 

Kelebihan Suzuki Vitara 4×4, SUV dengan Aksen Modern dan Tangguh

1

Vitara mengawali kehadirannya di Indonesia di tahun 1992. Mobil ini diciptakan dengan konsep penggabungan antara ketangguhan SUV, kepraktisan ala MPV dan kenyamanan Sedan. Sosok Vitara mengidentifikasikan sebuah SUV modern yang lebih mewah daripada Jimny/Katana.

Mengapa modern? Ini karena layout kursi yang tersedia di Vitara seluruhnya menghadap ke depan dan sudah memakai konfigurasi 5-pintu. Desainnya pun tidak kaku seperti kompetitornya yaitu Taft.

SUV dengan Fitur Lengkap dan Modern

Kelebihan dan Kelemahan Suzuki Vitara dan Escudo Gen 1, SUV Modern 90-an 03

Sebagai SUV keluarga, Vitara memiliki kenyamanan yang lebih baik dibanding Katana karena memakai per keong.  Suzuki Indomobil membawa masuk Vitara ke Indonesia pada 1992 tanpa penurunan spek, dengan trim JX dan JLX. 

Perbedaannya yaitu pada tipe JX hanya dilengkapi power steering dan central lock, sedangkan tipe JLX memiliki fitur paling lengkap. Vitara JLX tersedia electric mirror, pengatur AC dengan heater, wiper belakang, defogger, body stripe hingga side moulding. 

Performa Suzuki Vitara, Sempat Andalkan Mesin Bensin dengan Karburator

3

Vitara masih mengandalkan mesin bensin yang halus dan cukup nyaman karena minim getaran. Suzuki Vitara generasi pertama dibekali mesin G16 1600cc 4 silinder segaris SOHC. Secara umum, tarikannya lumayan dan mobil ini terasa lincah di jalan. 

Terdapat dua varian mesin yaitu SOHC 8-valve (G16A) dan 16-valve (G16B). Pada tahun 1994 akhir sampai 1995 hadir Suzuki Vitara dengan teknologi EPI (Electronic Petrol Injection), yang menggunakan injeksi menggantikan karburator.

Suzuki Escudo dan Vitara generasi awal dilengkapi dengan mesin bertipe G16A 1.6 liter SOHC 8 katup karburator. Dengan mesin tersebut, mampu mengeluarkan tenaga maksimal mencapai 80 Hp pada putaran mesin 6.000 rpm sedangkan untuk torsinya mencapai 144 Nm di putaran 4.500 rpm.

Mesin Vitara tidak istimewa tapi torsinya cukup bisa diandalkan untuk menjelajah. Angka torsinya lumayan besar untuk masa itu, sehingga cukup bisa diandalkan saat melalui medan off road.

Kemudian pada versi injeksi tenaganya meningkat, mesin berkode G16B Injection bisa menghasilkan tenaga maksimum sampai dengan 92 Hp pada 5.200 rpm, dengan torsi sampai dengan 138 Nm pada 4.000 rpm.  Jumlah klep yang lebih banyak, ditunjang sistem injeksi elektronik membuat performa mesin 16 valve lebih bertenaga.

Punya Sistem Penggerak 4×4 dengan Per Keong

21Sebagai varian teratas, jelas Vitara hadir dengan fitur lengkap termasuk memakai penggerak 4×4. Dengan demikian, mobil bisa dengan perkasa menghadapi medan off road, tanpa kesulitan berarti. 

Untuk menyempurnakan penggerak 4×4 tadi, maka ground clearance Vitara juga lebih tinggi dan kaki-kaki yang lebih kuat. Beberapa faktor tadi makin ideal bila kita memodifikasi dengan roda dan ban berukuran besar.

Kenyamanan di Suzuki Vitara jelas lebih baik ketimbang Katana, walau karakternya tidak terlalu empuk. Alasannya, karena Vitara memakai per keong sehingga suspensinya bisa lebih meredam guncangan.

Built Quality Body yang Solid

3Kalau dilihat dari tampilan luarnya, Suzuki Vitara bisa memberikan kesan tangguh dan mobilnya para pria. Ini juga ditunjang dengan kualitas bodinya yang bagus. Plat bodi yang digunakan cukup tebal dengan finishing cat maupun pelapis anti karat yang cukup melindungi. 

Alhasil, kita masih bisa melihat banyak unit Vitara 4×4 yang bodinya masih utuh walau usianya sudah mencapai sekitar 30 tahun. Kualitas plat yang bagus memang dibutuhkan oleh mobil dengan kemampuan off road seperti Vitara 4×4 ini.

Bodinya tidak gampang penyok bila mengalami benturan ringan ketika berkendara di jalan tanah berbatu. Bila cuma baret ringan mungkin bisa dihilangkan dengan dipoles memakai compound. 

Kekurangan di Suzuki Vitara 4×4, Sering Terjadi di Motuba

2

Sebagai sebuah mobil lawas, kita bakal menemukan banyak kekurangan di Suzuki Vitara 4×4 ini. Entah kekurangan karena usia kendaraan atau kekurangan yang jadi bawaan lahir. 

Untuk kekurangan yang dianggap bawaan mobil ini ialah pada peredaman kabin yang kurang kedap. Walaupun memiliki built quality yang baik, peredaman interiornya kurang mampu meredam suara dari luar dengan baik. 

Kekedapan suara yang terdengar di dalam kabin masih terasa kurang baik, dan kita masih bisa mendengar suara di sekeliling mobil, walau semua pintu dan jendela tertutup rapat. 

Suara mesin dan lalu lintas di luar masih cukup terdengar bising di dalam kabin. Tentu saja ini akan cukup mengganggu kenyamanan penumpang selama perjalanan bila kita tidak meng-upgrade kekedapan kabin.

Kabin yang Tidak Terlalu Luas

6

Mobil Suzuki Vitara 4×4 mempunyai tampilan interior yang klasik dan sederhana. Fiturnya pun juga bersahaja tapi tetap bisa memberikan kenyamanan. 

Soal ketidaknyamanan dalam interior Vitara ini memiliki dimensi ruang kabin yang terbilang kurang luas. Kursi baris keduanya tidak terlalu lebar untuk duduk tiga orang. 

Kompresor AC Kurang Dingin

Kekurangan lain yang cukup sering ditemui pada Suzuki Vitara 4×4 yaitu AC mobil ini dikeluhkan kurang dingin. Untuk mengatasinya banyak pengguna yang kemudian mengganti kompresornya dengan kompresor milik Daihatsu Taruna.

Volume Oli Sering Susut

4Oli tekor jadi masalah teknis yang cukup sering terjadi pada Vitara keluaran awal. Mesin 8 valve Vitara lansiran tahun 1992 hingga 1994, seringkali mengalami volume oli mesin berkurang dengan drastis. 

Kondisi ini disinyalir karena celah cincin oli pada ring piston terlalu besar. Untuk mengatasinya, kita perlu melakukan oversize piston dan boring yang ring olinya sudah melar. Direkomendasikan saat oversize ini memakai piston standar menggunakan komponen genuine Suzuki.

Bensin Boros

Kelemahan mobil ini adalah konsumsi bensinnya yang lumayan boros dan agak rentan overheat. Angka konsumsi bahan bakarnya berkisar antara 7-9 km/liter saja tergantung kondisi lalu-lintas. 

Borosnya konsumsi bensin mobil ini karena mesin yang digunakan hanya 1.600 cc bensin, serta masih karburator. Bila rodanya dipasangi dengan ban yang ukurannya semakin besar maka konsumsi BBM bakal semakin boros.

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *