GOOTO.COM, Jakarta – Merawat cat bodi motor yang berwarna doff kesannya gampang-gampang susah. Sebenarnya, perawatan motor dengan warna doff lumayan mudah jika mengetahui cara yang tepat dan langkah-langkah penting dalam menjaga bodi motor.
Iklan
Dilansir dari laman Wahana Honda hari ini, Minggu, 21 April 2024, tips perawatan motor berwarna doff yang pertama adalah membersihkan menggunakan kain halus. Bedakan kain pencuci untuk bagian roda dan mesin, dengan kain untuk membersihkan bagian bodi motor.
Tujuannya adalah agar kotoran yang sudah menempel di lap yang menempel saat membersihkan roda, tidak merusak lapisan cat bodi motor. Kotoran halus yang tetap menempel pada lap akan menimbulkan baret dan garis-garis halus pada cat sepeda motor.
Permukaan cat doff lebih kasar dari cat metalik atau glossy, sehingga dibutuhkan kain halus dan lembut agar tak membuat cat tergores atau baret. Dan ingat, lap bodi motor saat basah.
Langkah kedua adalah ketika bodi motor doff kotor, jangan langsung dilap dengan kanebo atau kain microfiber. Sebab, kotoran dan debu yang bergesekan pada bodi bisa menimbulkan baret halus.
Sebaiknya, siram seluruh bodi motor dengan air terlebih dahulu. Setelah itu beri sabun pencuci motor, bilas dengan air bersih, dan dilap dengan kain microfiber atau kanebo.
Langkah ketiga, jangan mencuci menggunakan sabun colek atau deterjen. Efeknya bisa bikin cat motor terlihat kusam dan membuat warna doff lebih mudah pudar. Disarankan menggunakan sabun atau sampo khusus yang memiliki kandungan PH netral.
Langkah terakhir adalah lakukan perawatan khusus. Misalnya, menggunakan cairan poles water base yang aman bagi cat berwarna doff dan tidak menimbulkan efek glossy.
Oleh karena itu, carilah cairan atau treatment khusus untuk motor warna doff. Sebab, cairan khusus warna doff biasanya membuat permukaan doff semakin tebal sehingga teksturnya semakin terlihat.
Cara membedakan cairan poles berbahan dasar air dan minyak cukup mudah, rasakan perbedaannya dengan jari atau telapak tangan. Jika tangan terasa licin, bisa dipastikan cairan poles itu menggunakan bahan dasar minyak. Lalu jika tidak terasa licin dan cepat menguap, maka cairan poles itu terbuat dari bahan dasar air.






