PT Jasa Armada Indonesia Tbk Membahas Kinerja dan Potensi Bisnisnya dalam Mendukung Arus Logistik di Pelabuhan
Kunjungan dari IPMI Business School
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) menerima kunjungan dari IPMI Business School di Jakarta. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara IPCM, PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII), dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) yang bertujuan untuk memperkenalkan profil perusahaan kepada para alumni IPMI International Business School.
Exploring and Understanding Port Logistic Car Terminal & Marine Services
Kegiatan tersebut mengusung tema “Exploring and Understanding Port Logistic Car Terminal & Marine Services” yang membahas bisnis masing-masing emiten. Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, memperkenalkan kepada para potensial investor mengenai bisnis jasa pemanduan dan penundaan, armada Kapal Tunda, Motor Pandu, Kapal Kepil, serta peran IPCM dalam mendukung arus logistik di pelabuhan.
Hadiri oleh Para Pihak Terkait
Pada kunjungan tersebut, hadir pula Direktur PT Pelindo Investama, Ikhwanoel; Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi; Direktur Keuangan dan SDM IPCC, Wing Megantoro; serta Kepala Divisi Retail Sales & Contribution PT Mandiri Sekuritas, Yulius Kurniawan; dan Perwakilan Alumni IPMI, Abiprayadi Riyanto.
Pelimpahan dari Kementerian Perhubungan RI
Shanti Puruhita mengungkapkan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI secara resmi memberikan pelimpahan kepada IPCM sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Jasa Armada Indonesia Tbk untuk Melaksanakan Pelayanan Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal di beberapa wilayah perairan Indonesia. Salah satu lokasi yang disebutkan adalah Perairan Pulau Obimayor – Pantai Barat pada Wilayah Perairan Pandu Luar Biasa Pelabuhan Laiwui Provisi Maluku Utara.
Kinerja Keuangan IPCM
Direktur Keuangan dan SDM IPCM, Reini Delfianti, memaparkan kinerja keuangan perseroan. IPCM mencatatkan laba bersih sebesar Rp 157,6 miliar pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023, meningkat 4,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan pada tahun 2023 naik 16,1% menjadi Rp 1,1 triliun dengan kontributor utama pada segmen jasa pelabuhan umum sebesar Rp 525 miliar atau 46,1% dari total pendapatan.
Proses Bisnis IPCM di Pelabuhan Tanjung Priok
Para peserta kunjungan juga berkesempatan melihat proses bisnis pemanduan dan penundaan kapal IPCM di Pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu, para potensial investor juga dapat melihat proses kerja Kapal Tunda milik perseroan, yakni Abimanyu V.






