Bea Cukai Mendorong Potensi Ekspor UMKM di Sukabumi dan Lampung
Asistensi Bea Cukai Bogor untuk UMKM di Sukabumi
Bea Cukai Bogor mengadakan asistensi untuk UMKM pengrajin bumerang asal Sukabumi, yaitu Acun Bumerang. Bumerang tidak hanya digunakan sebagai senjata, tetapi juga telah menjadi hiasan dinding dan bahkan masuk dalam kejuaraan internasional. Melihat peluang pasar ini, Acun Bumerang mulai memasarkan produknya hingga ke pasar internasional.
Bea Cukai Bogor berharap Acun Bumerang dapat berkembang lebih besar lagi dengan potensi yang dimilikinya. Dengan beberapa fasilitas dari pemerintah, Bea Cukai berharap usaha ini dapat naik kelas dan berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Impor dan Ekspor Mandiri untuk Menghemat Biaya
Bea Cukai Bogor juga mendorong Acun Bumerang untuk mulai melakukan impor dan ekspor secara mandiri guna menghemat biaya. Acun Bumerang juga dapat memanfaatkan fasilitas KITE IKM dari Bea Cukai, mengingat penjualan utama produknya dilakukan ke luar negeri dan terdapat beberapa bahan baku yang harus diimpor, seperti plywood.
Acun Bumerang telah rutin mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Australia, Jerman, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. Oleh karena itu, Bea Cukai Bogor menganggap bahwa kemampuan untuk melakukan ekspor secara mandiri sangat penting dan akan membantu perkembangan usaha Acun Bumerang.
Asistensi Bea Cukai di Bandar Lampung
Selain di Sukabumi, Bea Cukai juga melakukan asistensi di Bandar Lampung. Melalui asistensi dan sosialisasi ini, Bea Cukai berusaha mendorong para pelaku UMKM di Bandar Lampung untuk mengembangkan usahanya dan memanfaatkan potensi ekspor yang dimiliki.






