Pembatasan Operasional Angkutan Barang di Tiga Ruas Jalan Jelang World Water Forum (WWF) Bali
Pengantar
Seiring dengan mendekatnya World Water Forum (WWF) di Bali, terdapat pembatasan terhadap operasional angkutan barang pada tiga ruas jalan. Pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi gangguan lalu-lintas dan memastikan kelancaran acara tersebut.
Ruas Jalan yang Terkena Pembatasan
Berdasarkan pengamatan Tribun Bali pada akun resmi Instagram Pemerintah Kota Denpasar, terdapat tiga ruas jalan yang mengalami pembatasan operasional angkutan barang. Ruas jalan tersebut meliputi:
- Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai dari simpang pesanggaran sampai dengan Nusa Dua
- Jalan Jimbaran-Uluwatu
- Jalan di Kawasan Kuta
Waktu Pembatasan
Pembatasan operasional angkutan barang dilakukan pada Sabtu, 18-19 Mei 2024 mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA.
Pengecualian Pembatasan
Terdapat beberapa pengecualian untuk pembatasan operasional angkutan barang ini. Pengecualian tersebut meliputi:
- Angkutan bahan bakar minyak dan gas
- Hantaran uang
- Keperluan penanganan bencana alam
- Angkutan kebutuhan pokok
- Kendaraan pengangkut logistik 10th WWF
Satria Susanto adalah seorang profesional berpengalaman di bidang logistik, saat ini menjabat sebagai Logistics Operations Manager di PT. Wahana Prestasi Logistik. Dengan latar belakang pendidikan Gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Satria telah menunjukkan kemampuannya dalam mengelola dan mengoptimalkan operasi logistik. Sebelum bergabung dengan PT. Wahana Prestasi Logistik pada Agustus 2017, Satria telah menempati posisi serupa sebagai Operations Manager di Lion Parcel selama lebih dari empat tahun. Pengalamannya yang luas selama hampir satu dekade dalam industri logistik telah membentuknya menjadi seorang ahli dalam mengatur, merencanakan, dan mengimplementasikan strategi operasional yang efisien. Keterampilan Satria dalam mengelola operasi logistik tidak hanya terbatas pada pengetahuan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi dan koordinasi yang efektif, sangat penting dalam menjaga kelancaran rantai pasokan. Berbasis di Jakarta, Indonesia, Satria telah berhasil memimpin timnya untuk mencapai berbagai target operasional, membuktikan kemampuannya sebagai seorang pemimpin yang efektif dan inovatif dalam industri logistik.