Okupansi Penumpukan Kontainer di Makassar 4,8%, Minim Terjadi Penumpukan
Pelabuhan Makassar Siap Mengatasi Masalah Penumpukan Kontainer
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mengungkapkan bahwa yard occupancy ratio (YOR) atau rasio keterisian lapangan peti kemas internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) New Makassar saat ini hanya 4,8%. Angka yang rendah ini menunjukkan bahwa pelabuhan ini diproyeksikan minim terjadi masalah penumpukan kontainer.
Tidak Ada Penumpukan Kontainer di Makassar
Kondisi ini juga mengonfirmasi bahwa masalah penumpukan kontainer yang terjadi saat ini di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak akibat pemberlakuan Permendag 36/2023 jo 3/2024 jo 7/2024, dipastikan tidak terjadi di Makassar. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengungkapkan bahwa YOR peti kemas internasional di TPK New Makassar hanya 4,8%.
Antisipasi Penumpukan Kontainer
Untuk mencegah terjadinya penumpukan kontainer, PT Pelindo Terminal Petikemas akan selalu siap menjalankan arahan Menko Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan untuk bekerja tiap hari selama 24 jam bersama stakeholders di pelabuhan guna percepatan pengeluaran peti kemas.
Pentingnya Pelabuhan Makassar dalam Arus Logistik
Pelabuhan Makassar memiliki peranan penting dalam menjaga arus logistik di wilayah Sulawesi maupun Indonesia timur. Jika terjadi penumpukan kontainer di TPK New Makassar, dampaknya akan terasa ke seluruh wilayah Indonesia Timur, terutama dalam kelancaran arus logistik. Oleh karena itu, PT Pelindo secara aktif selalu meningkatkan kualitas layanan agar distribusi logistik dapat berjalan dengan lancar maksimal.






