Pelabuhan di Indonesia Mengimplementasikan National Logistics Ecosystem (NLE) secara Digital
Pengantar
Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat 264 pelabuhan telah menerapkan National Logistics Ecosystem (NLE) secara digital. Hal ini diharapkan dapat memangkas waktu dan biaya pengangkutan logistik di Indonesia.
Upaya Meningkatkan Tata Kelola di Pelabuhan
Menurut Kepala LNSW Oza Olavia, penerapan NLE bertujuan untuk memperbaiki tata kelola di pelabuhan. Meskipun tidak mengurangi kewenangan kementerian/lembaga, proses bisnisnya disederhanakan dengan memanfaatkan teknologi digital. Dengan demikian, aliran logistik di pelabuhan menjadi lebih efisien dan biaya pengangkutan dapat dikurangi.
Manfaat Implementasi NLE
Berdasarkan hasil survei lembaga independen dari Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (Prospera), implementasi NLE memberikan manfaat sebagai berikut:
- Delivery Order (DO) Online: memangkas waktu hingga 40,3% dan memangkas biaya 25,7%
- SP2 Online: menghemat waktu 47% dan menghemat biaya 32,4%
- SSm QC: menghemat waktu 73,4% dan mengurangi biaya 46,1%
- SSm Pengangkut: menghemat waktu 71,4% dan biaya 15,8%
- SSm Perizinan: memangkas waktu 56,4% dan biaya 97,8%
Implementasi NLE ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam pengangkutan logistik di pelabuhan.






