APJP Digitalisasi Proses Layanan Logistik untuk Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas
Memahami Pentingnya Digitalisasi dalam Layanan Logistik
Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas (APJP) telah melakukan digitalisasi proses layanan logistik kepada perusahaan anggota asosiasi tersebut. Digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta mengurangi pekerjaan yang memiliki nilai rendah.
Manfaat Digitalisasi dalam Layanan Logistik
Digitalisasi layanan logistik memberikan kemudahan dan kecepatan akses data dan informasi, meningkatkan kemampuan analisis data, dan pengambilan keputusan. Selain itu, digitalisasi juga dapat menghasilkan penghematan biaya, mengurangi human error, dan mengurangi proses redundansi atau duplikasi.
Dukungan APJP terhadap Implementasi National Logistic Ecosystem (NLE)
APJP mendukung implementasi National Logistic Ecosystem (NLE) di Indonesia. Selain menurunkan biaya logistik, NLE juga diharapkan dapat memberikan sharing kapasitas logistik, menumbuhkan ekonomi digital, meningkatkan transparansi layanan, dan mengurangi mata rantai logistik (supply chain).
Contoh Negara yang Telah Melakukan Digitalisasi dalam Layanan Logistik
Negara-negara seperti Amerika, Eropa, dan beberapa negara di kawasan Asia telah melakukan digitalisasi pada layanan logistiknya.
Penguasaan Pasar Logistik Nasional dan Tingkat Kesulitan Logistik di Indonesia
Menurut Direktur IKC-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai/Kepala Pelaksana Harian NLE, Rudy Rahmaddi, penguasaan pasar logistik nasional di kawasan Asean saat ini mencapai 45%. Namun, tingkat kesulitan logistik di Indonesia cenderung tinggi.
National Logistic Ecosystem (NLE) sebagai Solusi untuk Perbaikan Sistem Logistik Nasional
Pemerintah fokus mengimplementasikan National Logistic Ecosystem (NLE) dalam upaya memperbaiki sistem logistik nasional. NLE bertujuan untuk menghapus duplikasi dan sekat-sekat sebelumnya melalui digitalisasi dan kemudahan layanan single submission.






