Bus kini jadi sarana transportasi darat yang menyajikan kenyamanan dan kemewahan. Para pengguna transportasi bis tak cuma dari kalangan bis mania, tapi juga para masyarakat umum yang merasa moda transportasi ini cukup praktis bagi mereka.
Layanan yang disediakan oleh para perusahaan otobus terus berinovasi agar semakin memanjakan penumpang. Terlebih, hadirnya tol Trans Jawa dan Trans Sumatera membuat waktu tempuh perjalanan darat bisa lebih cepat.
Bis antar kota menyediakan berbagai kelas sesuai kebutuhan para pengguna transportasi darat. Mulai dari kelas AC ekonomi dari yang paling bawah, hingga Sleeper dengan kursi individual yang dibuat merebah seperti tempat tidur.
Untuk kalian yang mulai menggemari moda transportasi bis, pasti penasaran soal beberapa istilah di dunia bis yang biasanya hanya digunakan oleh awak bis hingga agen tiket.
Apa saja istilah yang umum digunakan oleh para pengguna bis antar kota tersebut? Berikut ini ulasannya.
Supir Batangan
Supir tetap yang bertanggung jawab penuh terhadap kondisi maupun perawatan rutin bus yang dibawanya. Biasanya, supir batangan ini ada satu atau dua orang tergantung jarak tempuh dari jurusan dan trayek bis tersebut.
Dobelan (double)
Istilah ini merujuk supir kedua setelah supir batangan. Biasanya dalam sebuah bus antar kota jarak jauh diawaki dua orang supir dan seorang kernet.
Supir Tengah
Sopir tengah ini istilah bagi pengemudi bus utama, yang mengemudikan di tengah perjalanan. Biasanya, sopir tengah ini dipilih dari yang paling senior atau yang paling berpengalaman dan jadi sopir batangan dari bis tersebut.
Sopir tengah ini melakukan pergantian shift setelah istirahat pertama dan berakhir pada istirahat kedua.
Supir Pinggir
Sopir pinggir ini merupakan pengemudi yang mendapat jatah mengemudikan bis di awal dan akhir perjalanan. Biasanya, sopir pinggir akan tukar shift dengan sopir tengah saat istirahat pertama dan kedua.
Buka Jalur
Istilah ini dulu sering digunakan saat bis antar kota masih melewati jalur Pantura lama. Buka jalur ini berarti melewati jalur lawan arah saat keadaan macet total di jalur semestinya.
Aksi buka jalur tidak selalu melanggar, karena kadang memang diarahkan oleh petugas kepolisian yang berjaga supaya lalu lintas bisa sedikit terurai.
Kiri Prei
Istilah ini paling sering diucapkan oleh kernet bis di Jawa Tengah atau Jawa Timur seperti PO Sugeng Rahayu. Artinya yaitu sebelah kiri kosong tidak ada rintangan; atau bisa menyalip dari kiri.
Nombok Solar
Biaya tambahan alias nombok yang mesti dikeluarkan oleh awak bis untuk beli solar dalam sekali perjalanan karena beberapa alasan, sebab jalan macet, terlalu ngebut, dll. Sementara itu, pihak perusahaan menerapkan kebijakan “jatah solar”.
Perusahaan otobus yang menerapkan kebijakan jatah solar bisa kita kenali dengan gaya berkendara yang santai, tidak terburu-buru dan kecepatannya sedang-sedang saja.
Loss Solar
Kebijakan perusahaan untuk tidak membatasi jumlah liter solar yang digunakan dalam operasional bis. Dengan begini, bus bisa tiba di tujuan tepat waktu dan tidak kelamaan di jalan.
Perusahaan otobus yang menerapkan kebijakan loss solar ini biasanya memiliki armada pelari, yang umumnya melaju dalam kecepatan cukup tinggi saat di jalan tol.
Lob/Lop
Istilah para sopir bus saat menghadapi kondisi jalan menurun, dimana mereka tidak menyentuh/menggunakan rem. Tapi biasanya pengemudi tersebut memang sudah hafal atau mengenal situasi dan kondisi jalan tersebut karena sering melewatinya.
Saat nge-lob ini biasanya sopir hanya mengurangi injakan gas dan memakai Exhaust Brake atau retarder untuk menahan laju kendaraannya.
Nge-lob bisa juga istilah untuk kondisi menyalip seperti bola tanggung/ngeblong di jalan menikung, dimana menyalip dengan agak memaksa karena pandangan di tikungan yang tidak leluasa
Glondang
Istilah ini biasanya disebut saat awak bus melakukan perjalanan yang sepi penumpang. Contohnya ketika bus ini berjalan kosongan kembali ke Jakarta, setelah mengantar penumpang arus mudik ke kampung halaman.
Kandang Macan
Tempat istirahat crew bus yang ada di balkon belakang, di balik kursi penumpang paling belakang. Walau di ruang yang agak terbatas, di kandang macan biasanya ada kasur lipat + bantal guling dan selimut.
Klok/Ngeklok
Terdapat kerusakan pada bis di bagian mesin sehingga harus turun mesin, atau bis mengalami mogok karena mesin mati total.
Mocok
Istilah ini disebut ketika seorang sopir atau kernet menggantikan crew yang sedang libur.
Ngetem
Berhenti sambil menunggu sampai jumlah penumpang banyak.
Kres
istilah “Kress” memiliki akar kata dari kata “crash” dari bahasa Inggris. Makna dari Kress mencakup berbagai situasi, termasuk kecelakaan, tabrakan, hingga serempetan.
Kres-Kresan
Istilah kres – kresan ini beda dari Kres, karena makna Kres-Kresan adalah situasi dimana pengemudi bus dalam trayek yang sama saling berpapasan berlawanan arah.
Pada umumnya istilah kres-kresan digunakan oleh dua bis yang berjalan dengan rute berlawanan namun masih satu trayek yang sama. Sebagai contoh pada 2010an lalu, bis Pahala Kencana jurusan Jakarta-Blitar bernomor polisi B 7289 dan Kres-Kresan dari Blitar-Jakarta bernomor polisi B 7789.
Sarkawi
Istilah ini sering digunakan oleh kru bus untuk menyebut para penumpang gelap yang tidak membeli tiket dari loket terminal atau dari agen. Penumpang sarkawi sarkawi lebih memilih membayar ongkos bus langsung ke kru bus yang sedang bertugas.
Ngeblong/Blong Kanan
Ngeblong yang satu ini artinya bukan rem bus yang blong, tetapi sebuah aksi saat bus ingin menyalip kendaraan lain. Namun saat ini, ngeblong juga bisa disebut ketika bus melaju dalam kecepatan tinggi. Baik “ngeblong” maupun “nyalip” merujuk pada aksi bus untuk mendahului kendaraan lain di jalanan.
Perpal
Perpal atau perei ngaspal ini maksudnya adalah bus sedang tidak beroperasi, bisa karena sedang diservis, atau mengalami masalah sehingga tidak bisa berangkat.
Jilat sapi
BIs yang membuntuti atau late braking dengan bus/truk di depannya tapi jaraknya mepet. Istilah jilat sapi ini awalnya muncul saat bus AKAP terlalu dekat dengan truk pengangkut ternak sapi. Saking mepetnya, hingga kepala sapi dari truk didepannya bisa hampir menyentuh atau menjilat kaca depan bis.
Ngemel
Memberi uang receh atau sogokan untuk petugas dengan tujuan keuntungan tertentu. Misalnya saja nyogok karena ketahuan buka jalur secara ilegal (uang damai).
Bola Tanggung
Bola tanggung ialah saat bus menghadapi situasi dilematis antara harus menyalip kendaraan di depannya atau melakukan pengereman. Tapi dalam momen ini kecenderungannya adalah kendaraan memilih opsi untuk melakukan manuver menyalip.
Hal ini seringkali disebabkan oleh faktor-faktor tertentu yang mendorong pengemudi untuk mengambil keputusan agresif, dengan tujuan menghindari pengereman mendadak di belakang kendaraan di depannya.
AC Kandang Doro
Sebutan untuk AC merk Thermo King model lama, biasanya berbentuk kotak seperti kandang merpati. Salah satu perusahaan otobus yang masih menggunakan AC jenis ini ialah PO Raya
Bus ATB
ATB adalah singkatan dari AC Tarif Biasa dengan kelas ekonomi, contohnya yaitu PO Mira, Akas dan PO Sugeng Rahayu/Sumber Group).
Hot Seat
Istilah hot seat mengacu pada tempat duduk yang ada di baris paling depan, tepat di belakang supir dan kernet, alias baris pertama kursi penumpang.
Karena dari posisi terdepan, penumpang dapat menikmati dengan detail pemandangan sepanjang perjalanan. Penumpang juga bisa mengamati konvoi antar bus yang mungkin sedang berlangsung.
Kursi CD
Kursi CD atau kadang disebut kursi co-driver posisinya terdepan dalam bus, berada di tengah-tengah posisi driver dan kernet. Kursi ini biasanya digunakan oleh Tour Leader (bus pariwisata) atau digunakan untuk penumpang sebagai kursi tambahan saat sudah penuh(kondisi reguler).
Overblast
Istilah ini digunakan oleh beberapa perusahaan otobus tertentu dimana jumlah penumpang melebihi kapasitas tempat duduk. Penumpang overblast ini biasanya yang tidak masalah untuk duduk di kursi kernet atau lesehan di lorong asalkan dia bisa berangkat ke tujuan di hari tersebut.
Jumlah penumpang overblast ini biasanya tidak lebih dari lima orang agar tidak mengganggu penumpang reguler.
Bis Langsir
Bis langsir ini biasanya digunakan untuk menjemput penumpang dari agen-agen dan kemudian mengantar penumpang tersebut ke garasi atau pool pusat dan dioper ke bis utama mereka sesuai jurusan. Berdasarkan pengalaman kami, dulu PO Rosalia Indah pernah menyediakan bis langsir dari Terminal Tamanan Kediri untuk mengangkut penumpang hingga ke Pool Pusat Palur.
(YS)






