Scroll untuk baca artikel
Berita

Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat Deluxe 2022, Sudah Pakai Rangka eSAF

×

Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat Deluxe 2022, Sudah Pakai Rangka eSAF

Share this article
kelebihan-dan-kekurangan-honda-beat-deluxe-2022,-sudah-pakai-rangka-esaf
Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat Deluxe 2022, Sudah Pakai Rangka eSAF

Honda Beat Deluxe merupakan kasta tertinggi di keluarga Honda Beat generasi keempat. Pada generasi ini, PT Astra Honda Motor telah memakai rangka eSAF yang sebelumnya telah dikembangkan pada Genio. Sebagai tipe tertinggi, Honda Beat Deluxe punya beberapa fitur menarik yang fungsional.

Dalam artikel ini, kami akan mengulas kelebihan dan kekurangan Honda Beat Deluxe 2022 berdasarkan pengalaman kami memiliki motor skuter tersebut. Terlepas dari isu rangka eSAF yang ringkih, Honda Beat Deluxe kami rasa masih punya beberapa hal positif sebagai skuter entry level.

Honda Beat Deluxe ini kami rasa lebih ideal bagi motornya kaum hawa. Posturnya yang mungil dan bobotnya yang ringan membuatnya jadi mudah bermanuver. Motor ini lebih cocok memenuhi kebutuhan transportasi harian seperti antar jemput anak sekolah, pergi ke kantor, hingga belanja ke pasar.

Tak perlu berlama-lama, berikut ini kelebihan dan kekurangan Honda Beat Deluxe 2022 berdasarkan pengalaman kami memiliki motor tersebut. 

Kelebihan Honda Beat Deluxe 2022, Si Mungil yang Ringan dan Lincah

Honda Beat jadi motor matic terlaris di Indonesia selama lebih dari 10 tahun terakhir karena harga yang terjangkau dan mesin yang cukup durable. Motor yang diproduksi di Indonesia ini telah mampu memenuhi kebutuhan dasar sarana transportasi harian masyarakat.

Pada generasi keempat, Honda mengubah total desain Beat dengan gaya lebih premium. Headlamp memakai LED dengan dek yang lebih luas. Selain itu, setangnya tidak lagi mentok ke lutut untuk pengendara berpostur di atas 170 cm. 

Sebagai informasi, Honda Beat generasi keempat memiliki dimensi 1.877 x 669 x 1.074 mm. Tinggi tempat duduk 740 mm dan Jarak terendah ke tanah 147 mm.

Pada generasi keempat ini juga AHM selaku produsen memakai rangka eSAF sekaligus mengurangi bobot dari beberapa komponen CVT. Karena itu, bobot rangka jadi lebih ringan 8 persen dibanding generasi Honda Beat sebelumnya.

Rangka yang lebih ringan ini lantas membuat sensasi berkendara menjadi lebih nyaman dan mudah khususnya ketika bermanuver. Lebih lanjut, rangka eSAF juga mampu memberikan pemanfaatan ruang yang semakin efisien, dalam hal ini adalah luas bagasi dan tangki bahan bakar.

Skuter ini memiliki curb weight 89 Kg (tipe CBS), 90 Kg (Tipe CBS-ISS). Volume bagasinya 11 liter, dengan kapasitas tangki 4,2 liter.

Honda Beat Deluxe Punya Fitur Terlengkap

Honda Beat generasi keempat tersedia dalam beberapa varian : Sporty CW (cast wheel), CBS (combi brake system) dan CBS-ISS (idling stop system). Pada tipe Deluxe memiliki seluruh fitur dalam varian tersebut atau tergolong varian CBS-ISS.

Fitur CBS memastikan kemampuan penghentian laju motor lebih responsif. Pasalnya, fitur itu memudahkan pengendara melakukan pengereman pada kedua roda lewat satu tuas rem sebelah kiri.

Dengan adanya ISS, dapat memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Adanya fitur ini berfungsi mematikan proses pembakaran saat motor berhenti dalam jangka waktu tertentu. Mesin langsung kembali menyala saat grip gas diputar.

Tak kalah penting, Honda menyediakan tipe Deluxe dengan ciri khas pilihan warna matte atau doff yang lebih prestisius. Pada tipe Deluxe juga terdapat fitur socket lighter yang bisa digunakan untuk mengisi daya ponsel memakai lighter charger.

Power charger 12 W (12V 1A) disematkan di bawah kunci kontak, tepatnya di inner rack bagian kanan.

Selebihnya, fitur yang dimiliki serupa dengan Beat tipe standar. Kemudian, turut disematkan indikator ECO pada instrument cluster Beat terbaru yang dapat membantu pengemudi selama berkendara agar konsumsi bahan bakarnya bisa lebih efisien.

Spesifikasi Mesin Honda Beat eSAF

Honda BeAT menggunakan generasi terbaru mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang tergabung dalam rangkaian teknologi eSP (enhanced Smart Power). Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga sebesar 9 ps pada putaran mesin 7.500 rpm, dan torsi maksimal hingga 9,3 Nm pada putaran 5.500 rpm.

Melalui tes internal dengan metode ECE R40, didapatkan hasil konsumsi bahan bakar mampu hingga 60,6 km/liter (fitur ISS on). Menariknya, kapasitas oli juga ikut dikurangi menjadi 0.65 liter pada pergantian periodik.

Kelemahan Honda Beat Deluxe 2022, Perlu Upgrade Part Aftermarket Agar Lebih Durable

Apabila kalian bukan tipikal pengendara agresif, maka Honda Beat eSAF ini sudah cukup untuk kebutuhan berkendara harian. Hanya saja, untuk generasi keempat ini kami merasa bila beberapa komponennya sudah mengalami downgrade secara kualitas material.

Hal yang cukup kami soroti ialah kualitas kampas rem belakang dan belt CVT bawaan yang kurang awet. Dengan tipikal berkendara santai, V-Belt CVT sudah sangat melar padahal baru memasuki jarak tempuh 6 ribuan kilometer. 

Pada jarak segitu, kami pun terpaksa mengganti belt CVT yang sudah lumayan melar karena dikhawatirkan bisa putus saat digunakan. 

Selain itu, kualitas logam dari part CVT di bagian Pulley dan mangkok kampas ganda pun jadi lebih ringan bila dibandingkan Beat eSP generasi sebelumnya. Hal ini di satu sisi memberi kesan kurang solid dan kuat untuk jangka panjang.

Kampas Rem Kurang Pakem

Hal lain yang kami soroti sebagai kelemahan Honda Beat Deluxe selama digunakan sebagai motor harian ialah kemampuan kampas rem yang kurang pakem tapi cukup boros.

Mengapa demikian? Ini karena kami perlu cukup sering menyetel kampas rem belakang setiap dua minggu sekali akibat aus supaya jarak mainnya tidak terlalu dalam bila tuas rem tangan ditarik. 

Padahal semestinya bila kampas rem dengan karakter gampang aus menghasilkan kinerja yang cukup pakem. Kami pun mencoba mengganti kampas rem bawaan dengan produk aftermarket, dan hasilnya pengereman lebih pakem namun kampas tidak lekas aus.

Karakter Suspensi Bawaan yang Tidak Nyaman Untuk Perjalanan Jauh

Bagi kalian yang ingin membeli Beat Deluxe generasi keempat dan digunakan sebagai kuda tempur jarak jauh, sebaiknya pikirkan lagi karena motor ini kurang nyaman untuk karakter suspensi dan joknya.

Shockbreaker belakangnya agak keras ditambah busa jok yang juga keras. Wajar saja, karena shockbreaker belakangnya sama seperti milik Vario 150 tapi Honda Beat ini bobotnya lebih ringan. 

Ini membuat per memberi rebound yang lebih cepat. Bila digunakan berkendara di atas 20 km, ditambah jalannya sering macet, membuat pantat cepat panas.

Mau tidak mau, kalian yang memang sudah terlanjur naksir dengan motor ini perlu menggantinya dengan produk shockbreaker aftermarket yang memiliki rebound lebih empuk. 

Mesin yang Tidak Benar-benar Irit

Banyak yang beranggapan kalau Honda Beat ini merupakan motor yang irit, karena faktor brand Honda yang dulunya dikenal dengan produk motor iritnya. Namun pada kenyataannya tidak terlalu sesuai dengan klaim pabrikan.

Berdasarkan pengalaman kami, motor ini konsumsi bensinnya agak boros untuk motor bermesin 110 cc. Rata-rata konsumsi bensinnya di kisaran 45 km/liter sehingga hampir mirip motor bebek sport 150 cc.

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *