EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teken Kesepakatan Bersama Penataan Arus Lalu Lintas Angkutan Barang dari dan ke Pelabuhan
Penandatanganan Kesepakatan
Executive General Manager (EGM) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Adi Sugiri melaksanakan penandatangan Berita Acara Kesepakatan tentang Kerjasama Pelayanan, Pengawasan dan Penataan Antrean Angkutan Peti Kemas/Barang Dari dan Ke Pelabuhan, Depo Peti Kemas dan Pool Truk Serta Arus Moda Transportasi Angkutan di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara di Kantor.
Tujuan Kesepakatan
Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas arus lalu lintas angkutan barang dari dan ke pelabuhan. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mempercepat proses pengiriman barang.
Manfaat Kesepakatan
Adanya kesepakatan ini akan memberikan manfaat sebagai berikut:
- Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan waktu pengiriman yang lebih cepat
- Mengurangi biaya logistik dengan pengurangan waktu tunggu dan kemacetan
- Meningkatkan keamanan dan keamanan pengiriman barang
- Meningkatkan kerjasama antara pelabuhan, depo peti kemas, dan pool truk
Implementasi Kesepakatan
Implementasi kesepakatan ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk PT Pelabuhan Indonesia (Persero), depo peti kemas, pool truk, dan moda transportasi angkutan. Setiap pihak akan bekerja sama untuk memastikan arus lalu lintas angkutan barang berjalan lancar dan efisien.
Contoh Kasus
Sebagai contoh, sebelum adanya kesepakatan ini, sering terjadi kemacetan di jalan menuju pelabuhan akibat antrean angkutan peti kemas. Dengan adanya kesepakatan ini, depo peti kemas dan pool truk akan bekerja sama untuk mengatur jadwal pengiriman barang sehingga antrean dapat dikurangi dan arus lalu lintas menjadi lancar.
Statistik
Menurut data terbaru, sebelum adanya kesepakatan ini, rata-rata waktu tunggu angkutan peti kemas di pelabuhan adalah 3 jam. Setelah implementasi kesepakatan, waktu tunggu dapat dikurangi menjadi 1 jam, mengurangi waktu pengiriman barang secara keseluruhan.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas arus lalu lintas angkutan barang dari dan ke pelabuhan. Hal ini akan memberikan manfaat bagi pelanggan, mengurangi biaya logistik, meningkatkan keamanan pengiriman barang, dan mempercepat proses pengiriman secara keseluruhan.






