Mobil jenis mini bus dalam beberapa tahun terakhir identik sebagai mobil umum untuk bawa penumpang. Padahal di era 80-90an, mini bus ini jamak digunakan sebagai mobil keluarga.
Alasan kenapa dulu mini bus begitu populer ialah karena harga yang ditawarkan cukup murah bila dibanding sedan atau jip (SUV). Dulu belum ramai mobil jenis MPV yang digunakan sebagai mobil pribadi.
Kini kiprah mini bus semakin tersisih dan tergantikan oleh MPV. Berikut ini deretan mini bus yang bisa kalian pilih sebagai mobil keluarga.
1. Daihatsu Gran Max, Mini Bus Serba Guna
Daihatsu mempersiapkan GranMax sebagai kendaraan niaga sedangkan Luxio menjadi mobil penumpang.
Bicara harga, mini bus ini tersedia dalam beberapa varian. antara lain:
- GRAN MAX MB 1.5 D PS FH E4 Rp 221.850.000
- GRAN MAX MB 1.3 D FF FH E4 Rp 208.050.000
- GRAN MAX MB 1.3 D FH E4 Rp 201.250.000
Pada facelift 2022, terdapat beberapa upgrade dari sisi penampilan maupun data teknis. Generasi terbaru Gran Max MB 1.5 memakai velg baru dual-tone berbahan dasar alloy, dengan ukuran lingkar rodanya sendiri naik 1 inci yang sebelumnya R13 alloy berkelir silver menjadi R14.
Karena diameter velgnya membesar, maka jarak permukaan tanah dengan kabin Daihatsu Gran Max MB 1.5 ikur naik 15 mm. Semula 165 mm menjadi 180 mm.
Masuk ke interior, kita disuguhi dashboard baru dengan setir baru 4-spoke, serta terdapat cup holder di ujung dashboard. Sistem penyejuk udara di Gran Max masih memakai AC single zone dengan fitur hiburan mengandalkan head unit 1 DIN. Layout kursinya pun begitu mendukung kebutuhan bisnis, yakni dengan kursi baris paling belakang yang saling berhadapan.
Daihatsu juga mengubah jenis mesin yang digunakan pada Gran Max MB. Kini Gran Max varian 1.500 cc menggunakan mesin baru 2NR-VE yang juga dipakai Toyota Town Ace, Toyota lite Ace serta Mazda Bongo.
Mesin baru dengan kubikasi 1.496 cc 4 silinder segaris 16 valve DOHC Dual VVT-i mampu memproduksi tenaga hingga 99 PS @6.000 rpm dan serta torsi mencapai 134 Nm @4.400 rpm. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, mesin baru di Gran Max punya tenaga lebih besar 2 PS.
2. Daihatsu Luxio, Mini Bus dengan Harga Baru Cukup Mahal
Selain Gran Max, mini bus lain yang bisa kalian pilih sebagai mobil keluarga ada Luxio. Segmentasi Luxio ini berada di atas Gran Max sehingga punya fitur lebih oke.
Daihatsu Luxio diluncurkan pertama kali pada 2009 dan model yang ada saat ini merupakan peninggalan facelift 2014. Luxio ini cukup pantas menggantikan posisi Daihatsu Zebra Espass dalam trah minibus Daihatsu.
Meskipun sumbangsih penjualannya begitu minim, namun ADM masih setia menjual Luxio hingga saat ini. Luxio cukup banyak digunakan sebagai kendaraan fleet baik itu untuk travel atau mobil operasional kantor. Desainnya boxy seperti roti tawar dengan aksen garnish yang sederhana
Daihatsu Luxio dipasarkan di Indonesia dengan satu pilihan mesin bensin, yaitu 3SZ-VE 1500cc DOHC VVT-i 4 silinder segaris. Mesin ini mempunyai tenaga maksimum 95 hp/6000 rpm dan torsi maksimum 13,7 Kg.m/4400 rpm. Mesin ini sama dengan mesin yang digunakan di Daihatsu GranMax lawas dan Terios konde.
Berikut ini harga mini bus ‘termahal’ Daihatsu tersebut:
- 1.5 X A/T MC E4 Rp 264.550.000
- 1.5 X M/T MC E4 Rp 252.450.000
- 1.5 D M/T MC E4 Rp 233.250.000
Daihatsu Luxio memiliki kursi 3 baris yang kapasitasnya bisa mengangkut hingga 8 penumpang dewasa. Mini bus ini tersedia dalam dua tipe utama yakni D dan X, dengan perbedaan mencolok ada pada fitur di Interior.
Luxio X sebagai tipe tertinggi telah memiliki head unit layar sentuh yang dilengkapi pemutar CD, MP3, dan DVD dan juga input USB dan AUX. Sementara penyejuk udara dilengkapi dengan AC double blower.
Masuk ke interior, baris kedua hingga ketiga Luxio tipe D hanya memiliki arm rest yang juga bisa dimanfaatkan sebagai cup holder.
Kemudian bicara fitur hiburan di tipe termurah ini, Daihatsu hanya melengkapinya dengan head unit single din serta 4 buah speaker. Penyejuk udara juga masih memakai single blower di bagian depan.
Luxio mengadopsi rigid axle dengan per keong. Agak disayangkan karena pada Daihatsu Luxio tipe D tidak memiliki fitur airbag untuk perlindungan penumpang. Fitur keselamatan di mobil ini hanya mengandalkan seatbelt.
3. Suzuki Carry Futura, Mini Bus dengan Harga Bekas Murah Meriah
Bila kalian mencari mobil mini bus dengan harga murah, maka Carry Futura jawabannya. Harga bekas mini bus ini mulai Rp50 jutaan dan layak jadi mobil keluarga untuk pemula.
Carry Futura dipersiapkan sebagai mobil keluarga yang cukup nyaman dan modern. Fitur yang ada sudah proporsional untuk mobil keluarga. Misalnya pada baris kedua sudah memiliki AC Double Blower yang membuat penumpang hingga baris ketiga tidak kegerahan di varian GRV dan GX.
Bicara fitur hiburannya, hanya tersedia konsol di tengah dashboard untuk menempatkan head unit single din untuk memutar musik atau radio.
Mesinnya berkapasitas 1.5L G15A 4-silinder segaris 16 valve SOHC berkombusi injeksi. Tenaga yang dihasilkan sebesar 87 PS @6.000 rpm dengan torsi maksimal mencapai 122 Nm @3.000 rpm. Perpindahan gigi menggunakan transmisi manual 5-percepatan.
Menurut beberapa sumber, penggunaan dalam kota untuk mobil ini mampu menenggak BBM jenis bensin hingga 12 km/liter. Penggunaan luar kotanya sendiri diklaim dapat menempuh jarak 15-16 km/liter. Carry Futura yang masih memiliki kompresi kecil juga cocok dengan bahan bakar Pertalite.
Teknologi mesinnya sederhana, Untuk pemula yang tidak paham mesin pun, akan sangat cocok dengan mobil ini.
Mobilnya bisa untuk sarana belajar perawatan soal mesin atau elektrikal, termasuk bisa dimanfaatkan belajar oprek beberapa part.
4. Suzuki APV, Mini Bus dengan Ukuran Bongsor
Mini bus seperti Suzuki APV masih jadi andalan di segelintir pengusaha travel atau bahkan jadi mobil keluarga karena harga baru yang cukup terjangkau.
Orang mulai meninggalkan minibus karena minim fitur dan hanya mengedepankan volume penumpang yang bisa diangkut. Suzuki APV untuk tipe GA dan GL hanya dibekali AC single blower di depan. head unit single DIN untuk versi bawaan pabrik yang hanya mendukung radio & CD.
Pada sisi luar, tipe GL sudah terdapat aksen krom minimalis di bagian grill, todak benar-benar polos seperti tipe GA. Kemudian, Suzuki APV GL juga masih memakai cat hitam kasar untuk spion dan handle pintu. Suzuki membedakan jenis suspensi antara tipe GA dan tipe GL ke atas. Mulai tipe GL sudah mengadopsi suspensi dengan coil spring di bagian belakang. Lebih lanjut, APV GL ini pada interiornya telah mendapat fitur power window dan terdapat door trim console yang bermanfaat untuk menyimpan botol minum dan barang-barang kecil di pintu.
Bicara mesin, Suzuki APV masih mengandalkan dapur pacu berkode G15A dengan kubikasi 1.493 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 94.5 PS/6.000rpm dan torsi 126 Nm/3.000rpm. Layaknya kendaraan niaga, Suzuki APV hanya menyediakan opsi transmisi manual 5-percepatan. (YS)






