Scroll untuk baca artikel
Kisah

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera

1799
×

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera

Share this article

Devi Tam Cargo

  • Devi Nur Aisyah Stephani menjalani satu profesi yang cukup unik, yaitu sebagai sopir truk wanita.
  • Truk yang dibawa Devi sudah menembus Sumatra dan Bali.
  • Devi juga merupakan Youtuber.

Tak banyak wanita yang berprofesi sebagai pengemudi truk. Pekerjaan tersebut membutuhkan skill, konsentrasi dan menguras tenaga. Sehingga kerap diisi para pria. Tapi bukan berarti tak ada supir truk wanita. Salah satunya Devi Nur Aisyah Stephani.

Wanita berusia 30 tahun asal Wonogiri, Jawa Tengah ini sudah empat tahun menjalani profesinya sebagai supir truk. Selain itu, dirinya juga mengaku mengembangkan channel Youtube Driver Shadow 17 selama dua tahun.

“Basis perusahaannya ada di Jakarta. Tapi pengiriman paket biasanya ke Jawa Tengah sampai Bali. Sumatra juga pernah sampai Padang. Untuk barang yang dibawa biasanya paket dari perusahaan,” ucapnya saat Autofun temui Kamis (27/1/2022).

Kesulitan Saat Mengemudikan Truk Ukuran Besar Hino Ranger 500

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera 01

Membawa truk besar butuh skill khusus

Truk yang dibawa oleh Devi sendiri bertipe medium, yakni Hino Ranger 500. Dimensinya lebih gambot ketimbang light truck seperti Isuzu Elf atau Hino Dutro 300.

Sebelumnya Devi mengaku belajar jadi sopir truk wanita pakai mobil penumpang. “Baru lama-lama berlatih membawa truk,” ucapnya.

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera 02

Truk Devi pakai velg almunium Alcoa

Kesulitan yang sempat dialaminya saat awal-awal mengemudikan truk seperti saat mundur jauh, atau parkir di jalur sempit. “Sekarang sudah lancar karena sering berlatih dan berani mencoba,” urai Devi.

Untuk pengalaman trouble yang dialaminya, Devi mengaku hampir tidak ada hal-hal yang berkaitan dengan faktor safety selama perjalanan. Seperti rem blong atau mesin truk mogok. “Hanya pernah ganti ban sekali. Itu juga nggak mau lagi (mengganti ban). Saat itu posisinya di Semarang,” paparnya.

Baca Juga: Sejarah Truk Toyota Buaya, Masih Jadi Andalan di Gunung Kapur

Alasan Devi Jadi Supir Truk Wanita di Indonesia

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera 03

Kerap mengemudi untuk mengirim paket ke Sumatra, Jawa dan Bali

Bagi Devi, alasan yang membawa dirinya menjadi supir truk adalah agar bisa terlihat keren. “Saya melihat orang yang bisa membawa truk itu keren,” ucapnya.

Selain itu dirinya juga mengaku suka jalan-jalan, sekalian membuat video Youtube. Sehingga profesi tersebut membuatnya berkesempatan untuk melakukan hal-hal tersebut. Apalagi perusahaan tempatnya bernaung, yakni TAM Cargo juga memperbolehkan hal tersebut.

Di samping itu, di tengah perjalanan juga terkadang dirinya bertemu banyak orang yang akhirnya menjadi teman. Serta ada pengalaman baru yang kerap didapat di perjalanan.

Kekhawatiran Keselamatan Di Jalan

Tak dipungkiri, faktor safety pada truk di Indonesia seolah jadi nomor sekian. Hal ini terbukti dari masih maraknya truk ODOL dan kecelakaan yang diakibatkan oleh truk.

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera 04

Warna truk Devi cukup nyentrik

Hal ini tentu mendapat perhatian juga dari Devi. Dirinya berpendapat jika maraknya kecelakaan truk yang terjadi diakibatkan kurangnya perhatian pada komponen truk.

Contohnya kurang memperhatikan kaki-kaki, rem dan ban. Selain itu, usia unit juga berpengaruh ke performa dan safety. “Kalau di tempat saya, maksimal 5 tahun diremajakan. Kalau sudah umurnya, harus dicek,” papar Devi yang saat berdinas kerap menyetir bergantian dengan sang suami.

Di sisi lain, sebelum memulai perjalanan juga bisa memantau indikator-indikator yang ada di truk. Sehingga bisa dibereskan terlebih dulu sebelum digunakan.

Baca Juga: Sejarah Mercy Bagong, Truk Legendaris yang Tangguh Sejak 1970-an

Modifikasi Truk Hino Ranger yang Bernuansa Feminim

Bukan cuma faktor pengemudi wanita yang bikin channel Youtube milik Devi menjaring 347 ribu lebih subscriber. Tapi juga karena truk yang digunakan sudah versi modifikasi.

Cerita Sopir Truk Wanita di Indonesia, Bawa Hino Ranger 500 yang Telah Dimodifikasi Sampai ke Sumatera 05

Logonya beraksen karbon

“Ada dua truk yang biasa saya pakai. Ada yang tronton namanya Marstro dan engkel namanya Ghina,” paparnya.

Saat Autofun temui, unit yang tengah dibawa adalah Ghina. Truk ini tampil nyentrik dengan warna bodi pink yang cerah. Modifikasi aliran Dekotora dari Jepang sedikit banyak hadir di Hino Ranger 500 itu.

Sebut saja lampu utama dengan proyektor, emblem dan rumah sein bermotif karbon, velg almunium dari Alcoa hingga knalpot empat corong di buritan. Selain itu ada sederet lampu LED yang bikin truk boks tersebut tampil meriah di malam hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *