Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Mengapa KTM Lebih Memilih Pembalap Top Ketimbang Proyek Akademi untuk MotoGP 2025?

4
×

Mengapa KTM Lebih Memilih Pembalap Top Ketimbang Proyek Akademi untuk MotoGP 2025?

Share this article
mengapa-ktm-lebih-memilih-pembalap-top-ketimbang-proyek-akademi-untuk-motogp-2025?
Mengapa KTM Lebih Memilih Pembalap Top Ketimbang Proyek Akademi untuk MotoGP 2025?

RiderTua.com – Sejak Tech3 bergabung dengan KTM pada 2019, pabrikan Austria itu telah menempatkan 6 rookie di tim milik Herve Poncharal yakni Miguel Oliveira (2019), Iker Lecuona (2020), Raul Fernandez (2021), Remy Gardner (2021), Augusto Fernandez (2022) dan sekarang Pedro Acosta (2023).

Pembalap Tech3 saat ini terdiri dari Fernandez dan Acosta, yang jika usia mereka digabung maka hasilnya adalah 45 tahun, dengan pengalaman MotoGP hanya 1 musim, namun Acosta 2 kali naik podium di balapan utama dan 3 kali di sprint MotoGP. Namun statistik tersebut akan berubah secara dramatis pada 2025. Line-up tim Tech3 yang baru terdiri dari Maverick Vinales dan Enea Bastianini yang akan menawarkan gabungan usia 57 tahun, gabungan pengalaman MotoGP selama 14 tahun dan saat ini menggabungkan 15 kemenangan MotoGP dan 47 podium (di semua motor Yamaha, Aprilia, Suzuki dan Ducati).

Sementara tim pabrikan KTM 2025 akan terdiri dari Brad Binder dan Pedro Acosta yang saat ini memiliki total gabungan usia 48 tahun, 2 kemenangan MotoGP dan 13 podium (motor KTM).

Mengapa KTM Lebih Memilih Pembalap Top Ketimbang Proyek Akademi untuk MotoGP 2025?

Pedro Acosta – Brad Binder – Jack Miller

Usai kesepakatan Vinales dan Bastianini, direktur motorsport KTM Pit Beirer mengatakan, “Sekarang jelas, kami tidak bisa menawarkan tempat kepada talenta muda di MotoGP untuk 2 tahun ke depan.”

Pedro Acosta adalah juara dunia Moto2 ketiga (berturut-turut) yang bergabung dengan MotoGP bersama KTM setelah Remy Gardner dan Augusto Fernandez, tetapi satu-satunya yang mampu naik podium dan menjadi pembalap RC16 terkuat di klasemen.

Lebih lanjut Beirer menjelaskan, “Jika menanyakan keinginan saya, tentu saja selalu memilih pembalap jebolan dari Akademi kami sendiri dan yang kompetitif. Tetapi kita bisa melihat betapa rumitnya MotoGP, betapa sulitnya. Kita pasti membutuhkan rookie yang luar biasa, maka masuk akal untuk langsung terjun ke MotoGP. Itulah yang telah dibuktikan Pedro, bahwa hal itu mungkin terjadi.”

“Tetapi dulu kami juga mengalami kesulitan. Bahkan seorang juara dunia Moto2 pun bisa mengalami kesulitan untuk memasuki MotoGP. Jika melihat total investasi kelas MotoGP, anggarannya sangat besar bisa puluhan juta Euro dan membaginya menjadi 4. Setiap paket pembalap adalah paket jutaan Euro.”

“Dan saya merasa di MotoGP kita tidak punya waktu lagi untuk mengatakan ‘oke, ayo buat semacam proyek sekolah’. Sangat penting untuk tampil baik. Dan bukan hanya untuk alasan publisitas. Juga untuk kualitas seluruh tim. Kita memerlukan 4 pembalap kuat bahkan dengan memiliki pembalap pemenang di tim, kita memerlukan data mulai Jumat pagi untuk mengambil langkah selanjutnya untuk latihan kedua.”

“Jadi kami merasa lebih nyaman untuk mengambil pemenang balapan dan mendorong keseluruhan proyek, saling mendorong. Menurutku Pedro dan Brad juga akan mendapatkan keuntungan dari dua pembalap yang lebih kuat. Jadi itu adalah keputusan yang jelas untuk mengejar hasil dan bukan untuk program sekolah lainnya. Tapi sejujurnya, saya tidak melihat rider berikutnya siap.”

“Jika pembalap berikutnya adalah ‘the next’ Pedro yang siap dalam proyek Moto2 kami untuk melakukan lompatan, pasti kami akan segera merekrutnya. Namun kami belum melihat apakah mereka siap untuk tahun depan atau tahun berikutnya. Jadi kami harus mengutamakan kualitas pembalap,” pungkas bos KTM asal Jerman itu.

Line-up Red Bull KTM Ajo Moto2 2024 terdiri dari Celestino Vietti dan rookie Deniz Oncu, saat ini hanya berada di peringkat 10 dan 23 dalam klasemen. Fermin Aldeguer menjadi satu-satunya pembalap Moto2 yang saat ini dipastikan bergabung dengan MotoGP musim depan dengan Ducati.

This post was last modified on 22 June 2024 11:08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *