Scroll untuk baca artikel
Berita

10 Kode MIL Penting di Honda Beat ESAF, Periksa Kerusakan Dari Kedipan Indikator Engine Check

×

10 Kode MIL Penting di Honda Beat ESAF, Periksa Kerusakan Dari Kedipan Indikator Engine Check

Share this article
10-kode-mil-penting-di-honda-beat-esaf,-periksa-kerusakan-dari-kedipan-indikator-engine-check
10 Kode MIL Penting di Honda Beat ESAF, Periksa Kerusakan Dari Kedipan Indikator Engine Check

Pada era motor injeksi, bila terjadi error atau kerusakan biasanya ditandai dengan kedipan pada Malfunction Indicator Lamp (MIL) di panel instrumen. Untuk itu, kalian perlu memahami kode kerusakan yang muncul di Malfunction Indicator Lamp (MIL) motor injeksi Honda.

Sistem Programmed Fuel Injection alias PGM-FI pada motor Honda cukup canggih. Sistem bisa melakukan diagnosa diri sendiri dan akan melaporkan kondisi yang tidak normal pada sistem elektrikal motor.

Lampu MIL adalah lampu indikator yang memberi informasi kerusakan motor pada sistem PGM-FI. Lampu MIL berada pada bagian spedometer motor yang ditandai warna orange dengan logo mesin. Apabila terjadi permasalahan pada sistem PGM-FI, maka lampu MIL akan menyala dan berkedip.

Honda Beat generasi keempat alias Beat ESAF secara umum menggunakan kode yang sama dengan Beat generasi sebelumnya. Ini karena Beat ESAF masih memakai teknologi eSP. 

Cara Membaca Kedipan MIL di Motor Honda

Dalam kondisi normal, saat kunci kontak pada posisi on MIL akan menyala sekitar 0,3 detik dan akan mati kembali. Pada saat MIL menyala ECM akan mendeteksi ada tidaknya kerusakan pada sistem sensor.

Apabila tidak terjadi kerusakan maka MIL akan mati dan motor siap dinyalakan. Hal ini menandakan bahwa sistem injeksi dan sensornya masih aktif, bekerja dalam keadaan normal atau tidak terjadi kerusakan.

Tetapi jika terjadi kerusakan pada motor, maka MIL akan berkedip terus. Hal itu menandakan bahwa terjadi permasalahan pada sistem injeksi dan sensor-sensornya. Lampu MIL akan menyala berkedip terus menerus selama motor belum diperbaiki.

Cara Membaca Kode Kerusakan Motor Honda


Pada motor metik injeksi Honda pada umumnya, kerusakan sistem injeksi dan kelistrikan ditandai dengan kedipan pada MIL.

 Lampu indikator injeksi berkedip terus menerus saat kunci kontak posisi ON, dan mengandung arti dan makna tertentu.

Lantas, bagaimana cara membaca kedipan di MIL tersebut? Tenang saja, karena ada hitungannya yang bisa kita pelajari dengan mudah. 

Sebagaimana dikutip dari laman Honda Cengkareng, MIL mempunyai 2 macam kedipan yaitu:

Kedipan panjang (berlangsung selama 1,3 detik) – Satu kedipan panjang adalah setara dengan sepuluh kedipan pendek. Misalnya cuma sekali kedipan panjang berarti dibaca 10, dua kali kedipan panjang dibaca 20.

Kedipan pendek (berlangsung selama 0.3 detik). Satu kedipan pendek adalah setara dengan satu kedipan. Misalnya dua kali kedipan panjang dan sekali kedipan pendek berarti dibaca kode 21.

Misalnya saja ada kerusakan pada sensor speed dengan kode 11, maka cara membacanya yaitu sekali kedipan panjang dan sekali kedipan pendek. Kemudian, ada jeda sekian detik dan MIL kembali berkedip sekali panjang dan sekali pendek.

Daftar Kode MIL di Honda Beat ESAF

Kode 1
Kerusakan pada sensor Manifold Absolute Pressure (MAP). Fungsi MAP adalah untuk menentukan bahan bakar yang akan diinjeksikan ke intake manifold. Jika MAP mengalami masalah, maka proses pembakaran bahan bakar menjadi tidak efisien.

Kode 7    
Masalah pada sensor Engine Oil Temperature (EOT) atau Engine Coolant Temperature (ECT). Sensor EOT dan ECT memiliki fungsi yang hampir sama, hanya saja EOT mendeteksi perubahan suhu oli, sedangkan ECT mendeteksi perubahan suhu cairan pendingin.

Kode 8    
Masalah pada sensor Throttle Position (TP). Sensor ini berfungsi mengontrol bukaan katup gas. Jika terganggu, maka gas akan brebet, bahkan bisa kehilangan tenaga hingga mogok.

Kode 9    
Masalah pada Intake Air Temperature (IAT). Sensor IAT berfungsi membaca temperatur udara yang masuk ke mesin untuk menentukan kebutuhan bahan bakar. Jika sensor IAT rusak, maka suhu yang terbaca akan selalu rendah sehingga bahan bakar yang disuplai lebih banyak.

Kode 12    
Kerusakan pada bagian injektor. Jika injektor bermasalah, mesin akan kehilangan tenaga dan brebet.

Kode 21    
Masalah pada sensor oksigen (O2). Sensor ini berfungsi mendeteksi kandungan oksigen dalam gas buang di knalpot. Pada sensor ini terkadang ada kerak, sehingga perbandingan bensin dan udara atau AFR (Air Fuel Ratio) di knalpot tidak terbaca.

Kode 29    
Masalah pada Intake Air Cut Valve (IACV). IACV merupakan katup pengatur udara ketika mesin idle atau stationer dimana grip gas tidak diputar. Kerusakan bagian ini ditandai pada mesin yang susah dinyalakan, putaran stasionernya pun terasa kasar dan boros bahan bakar. 

Kode 33    
Masalah serius pada Engine Control Module (ECM). ECM adalah modul untuk mengontrol keseluruhan fungsi yang berhubungan dengan sistem injeksi. Kadang, lampu nyala karena disebabkan rangkaian ECM tidak berfungsi atau soket yang longgar pada konektornya.

Kode 52    
Masalah pada sensor Crankshaft Position (CKP). Fungsi CKP adalah mendeteksi sudut crankshaft agar ECM bisa mengatur waktu penyemprotan bahan bakar. Selain dari kedipan, kita bisa menganalisa dari stasioner mesin kasar dan akselerasi turun di setiap putaran mesin. 

Kode 54    
Masalah pada Bank Angle Sensor (BAS). BAS berfungsi sebagai pengaman dengan menghentikan suplai bensin dan sistem pengapian ketika motor jatuh.

Penanganan Saat Lampu MIL Berkedip


Saat melihat lampu MIL berkedip, kadang bisa muncul hanya karena sambungan soket yang kendor. 

Jadi, periksa dahulu soket di bagian sensor yang menyala tadi. Apabila kendur atau kabelnya putus karena digigit tikus, maka bisa dipasang kembali dengan erat kemudian lakukan reset ECU.

Reset ECU digunakan untuk menghilangkan semua memori yang terdapat pada ECU. Sistem merekam apa saja yang telah terjadi pada motor selama jangka waktu dari terakhir kali reset.

Namun apabila sambungan soket kabel tidak kendur atau kabelnya utuh, kalian terpaksa harus membawa ke bengkel langganan untuk perbaikan bagian yang rusak tadi. Setelah perbaikan, jangan lupa untuk mereset ECU untuk mengembalikan sistem ke setelan awal. 

Cara Reset ECU dengan Jumper

Reset sistem injeksi ini berlaku untuk semua tipe motor injeksi, baik matik atau ESP dan non ESP. Kalian bisa mengaplikasikan setting ulang ini karena mudah melakukannya. Reset ECU berfungsi mengembalikan performa mesin dan elektrikal seperti ketika baru keluar pabrik.

Saat melakukan reset ECU ini, kita harus mengetahui terlebih dahulu di mana posisi soketnya. Tiap motor punya posisi soket yang berbeda. Ada soket yang tersimpan di balik bagasi, ada yang di balik jok, ada juga yang di balik cover depan.

Untuk memudahkan mencarinya, soket ini berwarna merah dan tidak tersambung dengan apapun (soket buntu tertutup). Buka cover soket dengan cara dicongkel memakai obeng minus (-) karena sedikit keras. 

Setelah dibuka, akan terlihat empat bagian colokan. Sebagai patokan, posisikan bagian kancingan atau klip pengunci tutup soket di bagian atas.

Cara Reset ECU di Motor Honda 

Kita pilih dua colokan vertikal tepat di sisi kiri klip pengunci. Bila bingung, kita bisa menggunakan alat jumper ECU yang banyak dijual di toko online seharga Rp20 ribuan. Alat ini bentuknya sudah disesuaikan dengan soket ECU sehingga tinggal colok saja.

Pastikan saat mencolok konektor ke soket, kontak dalam kondisi OFF. Putar kontak ke posisi ON dengan kondisi konektor tersambung di soket. 

Perhatikan lampu MIL, apabila tidak ada masalah maka lampu akan terus menyala terus tanpa berkedip. Setelah itu, cabut konektor dari soket sekitar tiga detik, kemudian colok lagi ke soket dengan posisi kontak masih ON.

Apabila lampu MIL tidak berkedip sama sekali, maka itu menandakan reset ECU berhasil. Bila sudah berhasil, putar kunci kontak ke posisi OFF. 

Kesimpulan

Sistem injeksi untuk motor murah seperti Honda Beat dirancang dengan teknologi yang sederhana. Elektrikalnya tidak terlalu rumit untuk dikerjakan oleh bengkel rumahan. Reset ECU pun bisa dilakukan tanpa scanner, dengan cara jumper. 

Adanya kedipan di MIL merupakan suatu fitur yang bermanfaat, untuk identifikasi kerusakan yang terjadi. Dengan begini, kita bisa langsung memperbaiki sumber kerusakannya langsung tanpa harus colok scanner.

Ini cukup memudahkan bagi bengkel yang tidak punya scanner tapi cukup handal menangani kerusakan sistem elektrikal. Dengan bermodal kedipan MIL, mekanik bisa menganalisa dan langsung memperbaiki kerusakan di motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *