Scroll untuk baca artikel
Berita

6 Persiapan Mobil Untuk Mudik, Tak Cuma Soal Kebutuhan Teknis

×

6 Persiapan Mobil Untuk Mudik, Tak Cuma Soal Kebutuhan Teknis

Share this article
6-persiapan-mobil-untuk-mudik,-tak-cuma-soal-kebutuhan-teknis
6 Persiapan Mobil Untuk Mudik, Tak Cuma Soal Kebutuhan Teknis

Bulan Ramadhan sudah memasuki minggu keempat dan masa mudik Lebaran sudah di depan mata. Di waktu ini masyarakat yang tinggal di kota-kota besar mulai melakukan persiapan untuk mudik Lebaran dan merayakan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 10 atau 11 April 2024.

Jika Anda merupakan salah satu pemudik yang menggunakan mobil pribadi, ada baiknya melakukan persiapan terlebih dahulu, terutama pada kondisi kendaraan. Moda transportasi mobil pribadi tetap menjadi salah satu pilihan populer karena sangat cocok untuk kamu menjangkau wilayah yang sulit kendaraan umum saat perjalanan ke kampung halaman. 

Berikut ini kami rangkum beberapa poin penting yang perlu dipersiapkan sebelum kalian berangkat mudik lebaran.

1. Cek Kondisi Mobil Secara Keseluruhan

Mv2eUHaUgml2PlUWLZhKWyOdHukQ_6LdVuMGn9M9cUo-FNNakfw3LNxQTrUusOHAAaq0U5ScHbp8zT_EDNvVISYCFM2JfGx4aUJH51RXTwM8_28ObLKCOrU5DkSDCbekVq83vRrPacYjPqm0Mftusx8.jpg

(Foto: Tim iCarAsia)

Sebelum berangkat mudik, pastikan kondisi mobil dalam keadaan baik dan layak untuk digunakan dalam perjalanan jauh. Kunjungi bengkel resmi Toyota terdekat dari rumah atau kantor Anda agar aksesnya lebih mudah.

Cek semua komponen penting seperti ban, rem, wiper, lampu, mesin, cairan di kendaraan dan lain-lain. Periksa juga level volume oli mesin dan pastikan bahwa kualitas oli masih dalam batas yang aman. 

Dalam pengecekan kondisi ban dan rem kendaraan, pastikan tidak ada aus atau retak pada permukaan ban. Selain itu, cek juga apakah sistem rem berfungsi dengan baik. Gantilah komponen yang rusak dengan sparepart Toyota Genuine Parts dan pelumas dari Toyota Motor Oil (TMO) sesuai rekomendasi pabrikan.

WTTuQFIX6dkm2Rf-ewRdGksL5KN54msAYR_MyYmvrYmPFyxQJdOtSF_S-ANs-4gJG3KRt4bMfkRKanOaE4hFsynNPSujYLjP6OzhsgLiGgLBMZlLKp4WCd-yKHmgLy-93WG8FR2mnLS8uERh7hFb0SI.jpg

(Foto: Tim iCarAsia)

Lebih lanjut, pemeriksaan kondisi mobil juga mencakup sistem kelistrikan. Periksa kondisi aki, kabel-kabel, hingga alternator sebagai sistem pengisian daya, dan pastikan sistem kelistrikan mobil dalam kondisi baik. 

Jangan lupa cek air radiator sebelum melakukan perjalanan mudik, terutama untuk mobil-mobil yang sudah berusia di atas 10 tahun seperti Kijang Kapsul misalnya. Bagian ini kerap terlupakan karena kita fokus dengan bagian lain di mobil. 

Kalau level air radiator terus menyusut, akan berdampak pada overheat mesin yang menyebabkan mobil akan mati total. Perbaiki dahulu radiator sebelum perjalanan jauh. 

Untuk jaga-jaga, tak ada salahnya membawa air radiator cadangan yang disimpan di bagasi sehingga kita bisa mengisinya apabila kurang saat perjalanan.

2. Persiapkan Ban Serep, Dongkrak, Hingga Toolkit

rAa6l1jTglXXjd890dECERlLGyPFh4PNkKlsM4eROc1GEx9F5zljpg3MqlLneOjJhyxKKPdq3HX-acTfAcQB_9iAzsos-uZK2_e6M5sszK0UK5lsq8DBB2CVM3rL_pjekByVzSfAWYqRKPmABBt8G-A.jpg

(Foto: Toyota Astra Motor)

Ban serep dan dongkrak menjadi dua barang penting yang harus dibawa. Ini karena ban mobil bisa saja mengalami kebocoran saat perjalanan. Kita dapat segera mengganti dengan ban serep dan dongkrak yang sudah dipersiapkan.

Tak kalah penting, kita juga perlu membawa toolkit yang  merupakan kotak berisi berbagai perkakas untuk keadaan darurat. Beberapa perkakas yang biasanya ada di toolkit mencakup pisau lipat, gunting, tang, kunci L, obeng, kunci inggris, kabel, lakban, cable ties, hingga senter.

3. Lengkapi Mobil dengan Kotak P3K

kwQNKDDKYeQx2UxsBx5wmBihk_SxIVxfBf7aLWBh1wO31Es6b9kB3VhmVOx5ejfBtJdYIO2SYpIIiB5FDn_FO5I1ShQhFYfU0Nru5p947hL0_4UnnSvauB3GCJyoBCj-zXwH7cBJCkAvFE7_QnbYfS8.jpg

(Foto: surefirecpr.com)

Sebelum melakukan perjalanan mudik, alangkah baiknya untuk mengisi stok obat-obatan di kotak P3K agar dapat digunakan pada keadaan darurat. Isi kotak P3K biasanya mencakup obat pribadi dan obat umum seperti obat demam, pusing, batuk, diare, hingga plester dan koyo. 

Situasi perjalanan jarak jauh dalam waktu yang cukup lama tak jarang membuat kondisi kesehatan kamu atau salah satu anggota keluarga yang ikut di dalam rombongan mudik jadi kurang fit. Kalau sudah begini, maka obat-obatan yang ada di kotak P3K dapat membantu menyembuhkan kondisinya.

4. Siapkan Biaya Perjalanan

7TH7oNM4P9I4Im_wQe6BjIPYX390Z120ButeZhEx37hb3OqTmhb0CS1FDfVNy9oa03cvSNSsu378kJsXo2qdI0p0AuhqoZ4MnbsPP7h7iJDtOc72nl0SQuJtV7nBeumWrU_tlzleNj6pVMj-WnBXyxI.jpg

(Foto: Kominfo)

Satu hal yang tidak kalah penting untuk disiapkan sebelum perjalanan jarak jauh adalah uang, baik itu uang cash atau uang elektronik. Saat ini hampir semua transaksi bisa dilakukan secara non-tunai atau cashless.

Pastikan kamu sudah menyiapkan uang tunai dan saldo e-toll yang cukup untuk keperluan di jalan. Uang tunai bakal terpakai seperti untuk membeli makanan dan minuman di rest area atau untuk membayar tol jika terjadi kendala dengan sistem kartu elektronik (e-toll).

5. Memperhitungkan Jadwal Keberangkatan

uZ9GEJ8anbmiUUGJRmxxaLVwnD1VqwRwaOPEe2MEhD3h29FI9Xc6byo4dIN03KzrVXXV5A1ce2JBuhJ_Bqmwuh_32bxHaAVJzbzi8xok2Cofha6Dok8BBWrg8jMgH_XvfI178m_iJ3on6YiSPGsLQ_g.jpg

(Foto: bantennews.com)

Tak cuma soal kendaraan, hal lain yang tak kalah penting untuk dipersiapkan yaitu menentukan jadwal keberangkatan. Persiapan yang matang membuat perjalanan ke kampung halaman bisa berjalan dengan baik sesuai harapan. 

Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah,  puncak arus mudik terjadi pada H-1 lebaran. Untuk menghindari puncak arus mudik, koordinasikan dengan seluruh anggota keluarga agar berangkat lebih awal. 

Pastikan kamu telah merencanakan rute yang efisien dan menghindari jalur yang padat atau berpotensi macet. Rencanakan dimana kamu akan berhenti untuk beristirahat atau mengisi BBM.

Bekali diri dengan informasi mengenai skema pengaturan lalu lintas di jalur mudik agar arus mudik berjalan lancar. Adapun skema peraturan lalu lintas yang telah disiapkan seperti ganjil-genap (gage) dan contra flow.

 6g8nJBJKiG7LfX4rBPSkTzQrkxMV7IiFSL3XKyjEOMDs0BKXhJbC6ipe_eNJDI6zC5I-G5uFO4esuV6BHTRCU5IDhtYHfSxy4-WQMx-zF2YoJHGXKmX98_84LqJjzvo3_6QyDCmnBA1XrWQszl1tgvA.jpg

(Foto: Google)

Selain itu, pastikan di ponsel kalian telah memiliki aplikasi navigasi untuk membantu kamu mencari jalan yang lebih efisien. Kamu bisa memilih jalur alternatif yang lebih lengang untuk menghindari kemacetan.

Pilih waktu berangkat yang tepat, dan usahakan berangkat saat kondisi lalu lintas masih relatif tenang. Dengan begini, kalian dapat menghindari kepadatan dan meminimalkan risiko kecelakaan.

6. Penuhi Tangki Bahan Bakar Sebelum Berangkat

QKPOhFWlmgI6ikkYTeJ_C9WH_hfzBFBtGbxxZkgTP1Mkvg96vC7PNHkIzOPHHb8wTOUGN_aiisWBRE4eb2mZoYQK26PlTEXYvM1oef1llMNMhGiucGvxNlR6P_meyqaoGXFrzuOjpFC7A_TdGKdN0k8.jpg

(Foto: MyPertamina)

Setelah semua persiapan telah selesai, dan jadwal keberangkatan sudah ditentukan, hal terakhir yang perlu dilakukan ialah memenuhi tangki bahan bakar selagi di kota asal. Tujuannya agar kita tidak perlu repot sering berhenti karena bahan bakarnya sudah cukup untuk perjalanan yang cukup jauh. 

Faktor lainnya bila kita sudah mengisi penuh tangki bahan bakar sebelum berangkat mudik ialah mengantisipasi jenis bahan bakarnya agak sulit didapat selama perjalanan. Momen mudik tak jarang membuat SPBU sampai kehabisan stok BBM lebih cepat.  

ADV

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *