Scroll untuk baca artikel
Berita

7 Hal Menarik Toyota Fortuner Bensin 2.7 Gen 1, Harga Mulai Rp140 Jutaan!

×

7 Hal Menarik Toyota Fortuner Bensin 2.7 Gen 1, Harga Mulai Rp140 Jutaan!

Share this article
7-hal-menarik-toyota-fortuner-bensin-2.7-gen-1,-harga-mulai-rp140-jutaan!
7 Hal Menarik Toyota Fortuner Bensin 2.7 Gen 1, Harga Mulai Rp140 Jutaan!

Toyota Fortuner generasi pertama telah hadir sejak 2005. SUV medium ini awalnya bukanlah sebuah kendaraan rakitan lokal. Fortuner dulunya hadir sebagai barang impor CBU dari Thailand. 

Kini kiprah Toyota Fortuner bensin kalah populer daripada versi diesel. Padahal dulunya, Fortuner pertama kali masuk ke Indonesia dalam varian bensin, yang disusul varian diesel di tahun 2007.

Fortuner generasi pertama dibekali dengan spesifikasi yang cukup mumpuni. Untuk versi bensin, Toyota Fortuner dibekali mesin berkapasitas 2.7 liter yang sudah terkenal ketangguhannya. Bahkan, tipe tertinggi Fortuner generasi awal yaitu varian bensin 2.7 V berpenggerak 4×4.

SUV medium untuk konsumen Indonesia dituntut harus mempunyai mesin bandel sebagai salah satu kriteria penting. Selain itu, rancangannya harus tangguh tapi juga cocok untuk perkotaan, dan bisa berfungsi sebagai mobil keluarga. 

Untuk itu, Fortuner 2.7 bensin ini bukanlah pilihan yang buruk, karena punya beberapa hal menarik. Salah satu keunggulannya yaitu pada mesin bensin 2.7 liter 2TR-FE juga digunakan oleh Toyota Innova, Toyota Prado, dan juga Toyota Tacoma.

Ya, mesin Fortuner bensin sama seperti mesin milik Land Cruiser Prado. Artinya, tenaga dan torsinya cukup andal untuk menjelajah medan off road. 

Nah itu tadi sekilas gambaran soal kelebihan Toyota Fortuner bensin. Berikut ini kami akan mengulas berbagai fakta menarik dari Toyota Fortuner bensin bagi kalian yang ingin tampil gagah tapi dengan mobil yang relatif murah. 

1. Harga Bekasnya Relatif Murah


Kini harga Toyota Fortuner Bensin generasi pertama semakin terjangkau, mulai dari Rp105 jutaan. Masih soal harga, Fortuner bensin 2.7 varian 4×4 juga cukup terjangkau di angka Rp150 jutaan. Ini bisa jadi pilihan menarik bagi kamu yang memang sering bepergian ke daerah pelosok yang medan jalanannya cukup terjal. 

Harga Fortuner bensin anjlok alasannya karena mesin besar tersebut dianggap boros, sehingga kurang bersahabat kalau digunakan sebagai kendaraan harian. 

Padahal faktanya tidak semenyeramkan itu. Konsumsi rata-rata Fortuner bensin ada di kisaran 11 km/liter untuk berkendara luar kota dan 9 km/liter untuk rute dalam kota. 

Berikut ini kisaran harga Fortuner bensin:

  • Fortuner bensin 2005 mulai Rp139 juta sampai Rp149 juta
  • Fortuner bensin 2006 mulai Rp148,5 juta sampai Rp159 juta
  • Fortuner bensin 2007 mulai Rp130 juta sampai Rp160 juta 
  • Fortuner bensin 2008 mulai Rp158 juta sampai Rp189 juta
  • Fortuner bensin 2009 mulai Rp158 juta 

2. Punya Output Tenaga yang Proporsional dengan Mesin Tangguh 


Untuk versi bensin, Toyota Fortuner dibekali mesin berkapasitas 2.7 liter yang sudah terkenal ketangguhannya. Mesin tersebut begitu populer di Mancanegara, terutama di Jazirah Arab tempat dimana Fortuner asal Indonesia cukup banyak diekspor. 

Mesin 2.7 liter 2TR-FE dengan kubikasi 2.694 cc dapat memproduksi daya maksimum sebesar 159 hp/5.200 rpm serta torsi maksimal 244 Nm/3.800 rpm. Jenis mesin tersebut menggunakan bahan bakar Bensin Tanpa Timbal.

Transmisi yang digunakannya menggunakan transmisi otomatis konvensional 4 percepatan dengan torque converter. Transmisi buatan Aisin Warner berkode AW30-43LS terkenal tangguh dan tahan disiksa. 

Karakter mesin bensin menawarkan kenyamanan lebih dan performa putaran atas yang lebih responsif. Mesin bensin di Fortuner juga torsinya tidak buruk untuk di jalan pegunungan. 

Berbekal mesin bensin, Fortuner 2.7 memiliki raungan mesin serta rasa berkendara yang lebih halus dibanding varian bermesin diesel. Mobil ini lebih cocok bagi Anda yang mengincar kenyamanan ekstra, tanpa banyak perhitungan soal pemakaian bensin. 

3. Konsumsi BBM Fortuner Bensin Tidak Terlalu Boros

Dengan perhitungan bobot serta dimensi, kita bisa menilai mesin bensin pada Fortuner tidak boros-boros amat. Namun memang bakal sedikit lebih boros dibandingkan Fortuner diesel. 

Untuk berkendara di dalam kota, dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat dan sering tersendat, Toyota Fortuner memiliki konsumsi BBM di kisaran 9 km/liter hingga 9,5 km/liter.

Sementara untuk berkendara di jalan tol, konsumsi BBM Fortuner bensin ini bisa mencapai kisaran 11 km/liter hingga 12 km/liter. Kondisi lalu lintas di jalan tol ini lebih lengang, sehingga bisa berkendara dengan kecepatan tinggi yang stabil. 

Kapasitas tangki Fortuner maksimal sebesar 80 liter, dan untuk varian. Bensin bisa digunakan hingga kisaran 800an km/liter untuk perjalanan luar kota. 

4. Dibangun dengan Basis Platform yang Tangguh

Toyota Fortuner muncul sejak 2005 yang diimpor langsung dari Thailand. SUV ini adalah hasil pengembangan dari IMV Project di Thailand milik Toyota, yang saling berbagi platform dengan Kijang Innova dan Hilux. 

Itulah mengapa kita bisa melihat ada sedikit kemiripan penampilan antara Fortuner dengan Kijang Innova dan Hilux. Kesamaan lain juga terdapat pada varian mesin, dimana Fortuner 2.7 memakai mesin 2TR-FE yang juga digunakan pada Kijang Innova 2.7.

Toyota Fortuner generasi pertama memiliki tiga baris kursi yang dapat menampung kapasitas penumpang maksimal hingga delapan orang karena ukuran kabinnya yang cukup besar. 

5. Fortuner Bensin Ada Varian 4X4 


Sebagai catatan, Fortuner bensin memiliki varian 4×4 pada tipe V. Varian ini bisa jadi alternatif murah meriah dari Land Cruiser Prado. Alasannya, baik Prado maupun Fortuner pakai mesin yang sama, dan Fortuner juga punya penggerak 4×4 seperti Prado. 

Fortuner menerapkan sistem penggerak full time all wheel drive. Sistem 4X4 yang ada di Fortuner cukup berbeda, dimana tuas transfercase tertera posisi gigi H, HL, N dan LL. 

Dahulu tipe 2.7 V 4×4 dianggap kemahalan karena kebijakan PPNBM mobil 4×4. Kini harga bekas Fortuner 4×4 malah cukup sepadan dengan fitur yang diberikan.

6. Penampilan yang Gagah dan Maskulin 


Dengan basis platform IMV, maka membuat Fortuner ini memiliki DNA off road yang kuat. Pada bagian depan, kita langsung dihadapkan dengan tampilannya yang maskulin. Fendernya cukup menonjol dengan sudut berotot, seperti postur binaraga. 

Bagian gril berukuran besar begitupun pada lampu yang ukurannya besar. Toyota juga melengkapi bagian bawah bumper depan dengan skid plate yang bisa memberikan perlindungan ketika terjadi benturan di bagian depan.

Sebagai pendukung mobil dalam melintasi jalanan yang berbatu, Fortuner gen 1 memiliki ground clearance setinggi 220 mm. Untuk memudahkan naik ke kabin, Fortuner telah dipasangi footstep yang berada di sisi samping.

Beralih ke bagian belakang, kesan perkasa juga terasa kuat. Pada sisi atasnya terdapat spoiler dengan kaca yang telah terpasang wiper belakang. Stoplamp menggunakan ukuran yang besar, dan posisinya sebagian ditempatkan pada pintu bagasi. 

Lekuk sudutnya membulat tegas, dengan pilar D bergaya floating sebagai identitas SUV modern. Lekuk membulat ini juga terdapat pada bumper belakang dan fender roda belakang yang membuatnya maskulin. 

7. Kelebihan Toyota Fortuner 2.7, Interior Didukung Fitur Modern

 

Untuk ukuran mobil lawas, Fortuner sebenarnya masih cukup modern. Bahkan fiturnya bisa kita bilang canggih pada saat mobil ini baru meluncur. Terdapat head unit 2DIN yang dulu jadi barang mewah khas tahun 2000-an. Memang, kalau sekarang ketinggalan zaman karena masih berupa radio dan cd player. 

Hal menarik lainnya yaitu pengaturan AC nya sudah menggunakan sistem digital. Belum banyak mobil sejenis di saat itu yang pengaturannya pencet tombol. Kebanyakan pengaturannya masih manual dengan putar knob. Pada jok pengemudi, untuk Fortuner 2.7 V 4×4 mendapatkan pengaturan elektrik. 

Kekurangan dari kabinnya yaitu dari segi dimensi terlihat bongsor, namun untuk ukuran luasnya ternyata kalah luas dari Kijang Innova. Ruang di baris ketiga memiliki ruang kepala dan kaki kurang luas untuk orang dewasa.

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *