Scroll untuk baca artikel
Berita

Ketahui Waktu Ideal Servis Berkala Mobil, Apa Saja yang Diperiksa?

×

Ketahui Waktu Ideal Servis Berkala Mobil, Apa Saja yang Diperiksa?

Share this article
ketahui-waktu-ideal-servis-berkala-mobil,-apa-saja-yang-diperiksa?
Ketahui Waktu Ideal Servis Berkala Mobil, Apa Saja yang Diperiksa?

Servis berkala mobil sangat penting untuk menjaga performa dan kondisi kendaraan tetap prima. Biasanya, ada dua metode utama yang digunakan untuk menentukan waktu ideal melakukan servis berkala, yaitu berdasarkan perhitungan bulan dan jarak tempuh. 

Umumnya, servis berkala dilakukan setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Untuk mobil baru, jadwal servis berkala sering kali ditentukan dengan interval yang lebih singkat pada awal penggunaannya, seperti setiap 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 15.000 km, 20.000 km, dan seterusnya. Pendekatan ini membantu memastikan bahwa semua komponen bekerja dengan baik dan tidak ada masalah yang terlewat.

Macam-Macam Servis Berkala Mobil

Servis Berkala Mobil 1.000 Km

Saat membeli mobil dalam kondisi baru biasanya servis berkala mobil dilakukan ketika jarak tempuh sudah menunjukan angka 1.000 km, servis ini menjadi yang pertama. Apa saja yang dilakukan pada servis berkala ini?

Tidak banyak yang dilakukan pada servis ini hanya melakukan pembersihan, pengecekan komponen mesin, lalu komponen lainnya seperti oli mesin, oli transmisi, minyak rem, air radiator, oli power steering dan kopling.

Selain itu ada juga pengecekan pada bagian aki, sistem kemudi, filter udara, tekanan angin, pengecekan baut roda dan idle mesin.

Servis Berkala Mobil 5.000 Km

Setelah mobil mencapai jarak tempuh 1.000 km, pemilik mobil biasanya akan melakukan servis berkala pada 5.000 km. Pada jarak ini, beberapa komponen harus diganti, dan perawatan berkala diperlukan untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal. Komponen yang diperiksa mirip dengan servis 1.000 km, tetapi pada 5.000 km, oli mesin dianjurkan untuk diganti.

Selain itu, kampas rem, sistem kemudi, dan cairan pada mobil juga akan diperiksa. Penggantian oli mesin biasanya disertai dengan penggantian filter oli untuk menjaga sirkulasi tetap optimal. Harga filter oli tidak mahal, sehingga sebaiknya diganti bersamaan dengan oli mesin. Biaya servis berkala 5.000 km hampir sama dengan servis 1.000 km, karena biaya jasa biasanya masih gratis hingga 1 tahun.

Servis Berkala Mobil 10.000 Km

Pada servis berkala 10.000 km, pemeriksaan yang dilakukan lebih banyak karena mobil telah masa pakai 6 bulan atau menempuh jarak 10.000 km. Pengecekan lebih detail dilakukan pada komponen mobil. Berikut beberapa hal yang dilakukan dalam servis berkala 10.000 km:

  • Pengecekan dan pembersihan rem di keempat roda
  • Penggantian oli mesin dan oli transmisi
  • Rotasi ban menyilang, balancing, dan spooring

Biaya jasa servis dapat berbeda antara merek dan diler serta dipengaruhi oleh model kendaraan.

Servis Berkala Mobil 15.000 Km

Setelah mobil mencapai 10.000 km, servis berkala berikutnya dilakukan pada interval 15.000 km. Item yang diperiksa sama seperti servis berkala 5.000 km, termasuk penggantian oli mesin, pengecekan baut kolong, fluida dan minyak-miyak, air radiator, serta suspensi. Servis ini juga dilakukan pada kelipatan 15.000 km, seperti 25.000 km, 45.000 km, dan seterusnya.

Servis Berkala Mobil 20.000 Km

Pada usia penggunaan mobil 1 tahun atau jarak tempuh 20.000 km, servis berkala dilakukan dengan lebih banyak pengecekan dan pembersihan. Berikut beberapa komponen yang diperiksa:

  • Pembersihan saringan udara
  • Pengecekan dan pembersihan rem pada semua roda
  • Pengecekan dan penyetelan klep
  • Pembersihan throttle body
  • Kalibrasi idle
  • Penggantian filter AC
  • Penggantian busi
  • Balancing dan spooring serta rotasi ban menyilang

Biasanya, ini adalah masa terakhir gratis biaya jasa yang diberikan oleh pabrikan otomotif. Setelah lebih dari 1 tahun, pemilik mobil biasanya akan membayar biaya jasa saat servis.

Setelah 1 tahun, pemilik mobil biasanya juga melakukan tune up, yang merupakan perawatan mobil yang dijadwalkan secara rutin, biasanya setahun sekali, untuk menjaga performa mobil. Tune up mencakup penggantian beberapa komponen seperti filter udara, kabel busi, busi, filter bahan bakar, dan penyetelan sensor oksigen. Tune up dapat dilakukan di bengkel resmi maupun umum dan mencakup pembersihan injektor, karburator, sistem bahan bakar, serta tangki bahan bakar.

Alasan Servis Berkala Mobil

Melakukan servis berkala mobil memiliki beberapa alasan penting:

  • Menjaga Kondisi Prima Mobil: Servis berkala memastikan mobil tetap dalam kondisi terbaiknya, membuatnya aman dan nyaman saat dikendarai.
  • Efisiensi Bahan Bakar: Perawatan rutin membantu menjaga efisiensi penggunaan bahan bakar, menghemat biaya operasional jangka panjang.
  • Umur Pakai Lebih Lama: Servis berkala membantu memperpanjang umur pakai mobil, menghindari kerusakan yang lebih besar.
  • Menjaga Harga Jual: Mobil yang terawat dengan baik cenderung memiliki harga jual yang lebih tinggi.
  • Menjaga Garansi: Melakukan servis berkala sesuai jadwal pabrikan membantu menjaga garansi mobil tetap berlaku.
  • Tujuan dari servis berkala adalah agar pemilik mobil mengetahui komponen apa yang sudah rusak atau mulai aus sehingga bisa dilakukan penggantian part sebelum kerusakan menyebar.

Apa Saja yang Dilakukan Saat Servis Berkala Mobil?

Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan dan tindakan yang biasanya dilakukan saat servis berkala mobil:

1. Mengecek dan Mengganti Oli Mesin dan Transmisi

Oli mesin dan transmisi merupakan elemen vital yang menjaga komponen mesin dan transmisi tetap terlumasi dengan baik. Pada servis berkala, oli mesin dan transmisi diperiksa viskositas dan kualitasnya. Jika ditemukan oli sudah kotor atau tidak sesuai spesifikasi, maka oli akan diganti dengan yang baru. 

Penggantian oli secara rutin mencegah keausan berlebih pada komponen mesin dan transmisi.

2. Memeriksa dan Mengganti Minyak Rem

Minyak rem juga tidak kalah penting dalam menjaga performa sistem pengereman mobil. Saat servis berkala, minyak rem diperiksa tingkat kekentalannya dan jika perlu, diganti untuk memastikan sistem rem berfungsi dengan optimal. 

Minyak rem yang kotor atau terlalu lama tidak diganti dapat mengurangi efektivitas rem dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

3. Mengecek Air Radiator

Air radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin tetap stabil dan mencegah overheat. Pada servis berkala, level air radiator dan kualitasnya diperiksa. Jika ditemukan air radiator berkurang atau kualitasnya menurun, maka akan dilakukan pengisian ulang atau penggantian. 

Menggunakan air radiator yang sesuai spesifikasi membantu mencegah kerusakan mesin akibat panas berlebih.

4. Memeriksa Kondisi Rem

Rem merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam keselamatan berkendara. Selama servis berkala, kondisi kampas rem, cakram, dan kaliper diperiksa. 

Jika ditemukan keausan yang signifikan atau kerusakan, komponen rem akan diganti. Pengecekan ini memastikan bahwa sistem pengereman selalu dalam kondisi terbaik dan siap digunakan kapan saja.

5. Mengecek Shockbreaker

Shockbreaker berfungsi untuk menyerap guncangan saat berkendara sehingga memberikan kenyamanan dan stabilitas. 

Pada servis berkala, kondisi shockbreaker diperiksa untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan. Shockbreaker yang tidak berfungsi dengan baik dapat mengurangi kenyamanan dan mengganggu handling mobil.

6. Memeriksa Kondisi Ban dan Melakukan Rotasi, Balancing, serta Spooring

Kondisi ban yang baik sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. Selama servis berkala, tekanan udara pada ban diperiksa, dan kondisi fisik ban dievaluasi untuk memastikan tidak ada retakan atau keausan tidak merata. 

Selain itu, dilakukan rotasi ban, balancing, dan spooring untuk menjaga keselarasan roda dan memperpanjang umur pakai ban.

7. Memeriksa Sistem Kelistrikan

Sistem kelistrikan mobil meliputi berbagai komponen seperti aki, alternator, lampu, dan sistem starter.
 
Pada servis berkala, semua komponen kelistrikan diperiksa untuk memastikan tidak ada masalah seperti kabel yang longgar atau komponen yang rusak. Sistem kelistrikan yang baik memastikan semua fungsi mobil berjalan lancar.

8. Memeriksa dan Mengganti Filter Udara

Filter udara berfungsi menyaring kotoran dan partikel dari udara sebelum masuk ke mesin. Pada servis berkala, filter udara diperiksa dan jika sudah kotor atau tersumbat, akan diganti dengan yang baru. Filter udara yang bersih memastikan udara yang masuk ke mesin bebas dari kontaminan yang dapat merusak komponen mesin.

9. Memeriksa Belt

Belt atau sabuk penggerak berperan penting dalam mengoperasikan berbagai komponen mesin seperti alternator, pompa air, dan kompresor AC. Pada servis berkala, kondisi belt diperiksa untuk memastikan tidak ada retakan atau keausan berlebih. Belt yang aus atau rusak dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin jika tidak segera diganti.

Dengan melakukan semua pemeriksaan dan tindakan di atas secara teratur, pemilik mobil dapat memastikan bahwa kendaraannya tetap dalam kondisi optimal dan aman untuk digunakan. 

Servis berkala mobil tidak hanya menjaga performa mobil tetapi juga memberikan ketenangan pikiran bagi pemiliknya, mengetahui bahwa kendaraan mereka selalu siap untuk digunakan kapan saja.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *