Scroll untuk baca artikel
Berita

Mengenal Jenis-Jenis Suspensi Mobil dan Karakter Berkendara yang Dihasilkan

×

Mengenal Jenis-Jenis Suspensi Mobil dan Karakter Berkendara yang Dihasilkan

Share this article
mengenal-jenis-jenis-suspensi-mobil-dan-karakter-berkendara-yang-dihasilkan
Mengenal Jenis-Jenis Suspensi Mobil dan Karakter Berkendara yang Dihasilkan

Suspensi mobil jadi komponen yang amat mempengaruhi kenyamanan berkendara. Semakin baik redaman suspensinya maka akan semakin nyaman pula mobil digunakan. Tentunya, jenis suspensi ini juga berbeda antara kendaraan seperti MPV bila dibandingkan dengan sedan.

Suspensi adalah salah satu komponen penting dalam kendaraan yang berperan dalam mengoptimalkan kenyamanan, stabilitas, dan kinerja pengendalian saat bermanuver. Suspensi bisa membantu meredam getaran atau guncangan yang terjadi, ketika Anda melewati sebuah jalan yang tidak bagus atau cenderung bergelombang. 

Suspensi di sebuah mobil akan membuat pengendara nyaman berada di dalam mobil, karena mobil bisa melaju dengan stabil. Setidaknya ada beberapa jenis suspensi yang banyak populer dan banyak dipakai untuk mobil masa kini.

Apa saja jenis suspensi yang digunakan pada mobil modern sekarang ini? Simak ulasannya sebagai berikut.

Suspensi MacPherson

Suspensi ini diciptakan atau ditemukan oleh Earl MacPherson. Banyak sekali mobil di seluruh dunia menggunakan suspensi Macpherson, yang cukup umum digunakan pada mobil penumpang seperti MPV, Low MPV dan sedan.

Produsen otomotif banyak yang menyukai suspensi ini, karena memiliki biaya produksi yang terjangkau. Alasannya, suspensi Macpherson memiliki komponen yang terbilang simpel. Suspensi Macpherson terdiri dari sebuah batang berbentuk “strut” yang berfungsi sebagai peredam kejut dan komponen penghubung roda. 

Suspensi ini posisinya dibuat tegak lurus dan ditopang oleh shockbreaker yang dijadikan titik pusat sudut caster di mobil. Karakter MacPherson terbilang cukup nyaman untuk digunakan, karena bisa meredam guncangan dengan baik.

Suspensi MacPherson Strut desainnya cukup sederhana dan ringan, sehingga cocok untuk kendaraan penumpang yang biasa digunakan dalam kondisi jalan raya.

Kekurangan dari suspensi Macpherson yaitu kurang mampu dalam menerima beban dan sudut kemiringannya selalu berubah saat mobil dibelokkan atau berbelok. Hal ini kemudian membuat ban kurang bisa mencengkram aspal jalan dengan baik.

Suspensi Axle Rigid

Suspensi Axle Rigid adalah jenis suspensi yang digunakan khusus untuk roda bagian belakang mobil rear wheel drive. Suspensi ini umumnya ditemukan dalam truk, SUV, dan kendaraan off-road. Artinya, kedua roda kiri dan kanan dihubungkan menjadi satu poros dengan gardan.

Axle Rigid merupakan suspensi yang kuat, sehingga bisa menopang beban yang besar sekaligus bisa bekerja dengan stabil. Suspensi ini cukup fleksibel karena bisa mengaplikasikan per daun atau per keong, tergantung kebutuhan.

Jenis Axle Rigid bersifat non-independen, yang cenderung lebih efektif dalam menghadapi medan offroad yang kasar. Suspensi ini umumnya lebih murah untuk diperbaiki dan dirawat.

Suspensi Torsion Beam

Suspensi semi-independen atau torsion beam adalah pengembangan dari antara suspensi independen dan suspensi seperti axle rigid. Tujuan dikembangkannya suspensi ini agar biaya produksi lebih terjangkau daripada suspensi independen, namun tetap memberikan pengendalian yang baik dalam berbagai kondisi berkendara.

Suspensi Independen

Suspensi Independen biasanya banyak dipakai atau diaplikasikan pada mobil mewah. Ini karena karakter suspensinya yang cukup nyaman dan bekerja meredam guncangan secara independen di tiap roda. Tak hanya pengendara, penumpang pun bisa turut merasakan nyamannya duduk di kursi belakang mobil dengan suspensi independen.

Pada jenis Suspensi Independen merupakan suspensi yang didesain khusus agar tiap roda bisa mengayun sendiri. Ini karena roda kanan dengan kiri di bagian belakang tidak dihubungkan secara langsung, dan dihubungkan dengan sendi-sendi axle.

Apabila roda kiri menginjak sebuah lubang, tentu mobilnya tidak akan bergoyang dan hal ini disebabkan, karena hanya suspensi kiri saja yang bergerak.

Suspensi ini dilengkapi dengan dua flexible joint, dan memiliki konstruksi yang lebih rumit dan gerakan poros roda bisa saling terbebas. Hasilnya, memberikan stabilitas dan kenyamanan berkendara yang tinggi, terutama pada kecepatan tinggi atau saat melewati jalan yang bergelombang.

Suspensi Udara

Suspensi udara menggunakan udara bertekanan untuk menggantikan peran peredam kejut dan pegas besi dalam suspensi konvensional. Suspensi ini bisa diatur menggunakan komputer, karena bekerja menggunakan tekanan udara tertentu. Hal ini membuat pengaturan rebound bisa dilakukan dengan tepat dan senyaman mungkin.

Kendaraan dengan suspensi udara biasanya memiliki kemampuan untuk mengatur tinggi kendaraan, baik untuk meningkatkan ketinggian saat melintasi rintangan. Suspensi udara juga dapat meningkatkan pengendalian kendaraan dengan mengurangi bergoyang dalam kecepatan tinggi.

Kekurangan suspensi ini yaitu memiliki harga selangit pada balon dan sistem kompresor pengisian udara.

Suspensi Multi Link

Karakter suspensi yang tidak kalah nyaman dengan suspensi independen ialah suspensi multilink. Pada multi link merupakan hasil pengembangan Double Wishbone yang memiliki desain konstruksi yang terbilang rumit.

Suspensi multi-link memberikan kontrol yang lebih baik atas pergerakan roda dan penanganan yang lebih presisi saat dikendarai. 

Pada dasarnya, konstruksi dibuat dengan memanipulasi arah gaya yang nantinya akan diterima oleh bagian roda. Suspensi ini juga memiliki ujung komponen yang berporos pada dua sisi arm dan terdiri dari bagian terpisah yang disatukan oleh sendi-sendi.

Suspensi Multi Link juga memiliki variasi yang terbilang banyak dan lengkap. Apabila suspensi ini mengalami kerusakan, maka proses penggantiannya memerlukan waktu yang lama.

Suspensi Rigid – Leafspring

Jenis suspensi yang satu ini banyak diaplikasikan di mobil yang beredar di Indonesia dan kebanyakan dipakai di mobil tipe niaga atau mobil tipe lama. Mobil yang menggunakan suspensi leafspring biasanya memiliki tingkat ketahanan yang terbilang tinggi.

Suspensi leafspring biasanya dipakai di bagian belakang mobil, karena suspensi ini sifatnya kaku. Suspensi ini memiliki konstruksi yang terbilang simpel dan sederhana, terdiri dari Axle Housing yang sengaja diikat dengan memakai U-Bolt yang sudah terpasang di bagian frame.

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *