Dalam menjaga kinerja AC mobil agar tetap optimal, servis secara berkala sangatlah penting. Salah satu pertimbangan dalam melakukan servis adalah biaya yang akan dikeluarkan. Di artikel ini, Mobil123 akan memberikan informasi mengenai biaya servis AC mobil dari bengkel terkemuka, berdasarkan data yang ada pada website resminya.
Biaya Servis AC Mobil di Rotary Bintaro
Rotary Bintaro menawarkan beberapa paket servis AC mobil yang berbeda dengan harga yang bervariasi sesuai dengan jenis pengerjaan yang dilakukan. Berikut adalah rangkumannya:
Biaya servis ac mobil tergantung dari apa saja yang dikerjakan mulai dari pengerjaan ringan dengan harga Rp500 ribuan yang meliputi pengerjaan cuci evaporator, blower ac, kondensor ac, flushing oli kompresor, ganti oli kompresor, sterilisasi atomizer, vacuum freon dan isi freon.
Lalu ada pengerjaan sedang dengan biaya servis ac mobil sekitar Rp900 ribuan pengerjaannya sama dengan sebelumnya tetapi ditambah dengan bongkar dashboard, sterilisasi jalur ac maintenance evaporator, dan blower.
Jika dirasa dua pengerjaan sebelumnya masih belum cukup Anda bisa memiliki pengerjaan yang lebih berat dengan biaya servis ac mobil di angka Rp1,25 jutaan, hal yang dikerjakan sama dengan yang sebelumnya namun ditambah dengan flushing oli kompresor, ganti oli kompresor dan penggantian freon.
Biaya Servis AC Mobil di Bengkel B-Quik
Selanjutnya juga ada bengkel B-Quick yang juga terdapat paket servis ac mobil dengan dua pilihan paket yaitu Standard seharga Rp495 ribu dan Plus Rp595 ribu.
Untuk paket Standard didalamnya termasuk pengerjaan penggantian oli kompresor, penggantian freon dan pengecekan suhu, serta untuk paket Plus ditambah dengan pembersihan evaporator.
Kedua bengkel tersebut menawarkan berbagai paket servis AC mobil dengan harga yang kompetitif. Untuk pemilik mobil yang mengutamakan kualitas pelayanan dan memiliki budget yang lebih besar, paket-paket yang ditawarkan oleh Rotary Bintaro mungkin menjadi pilihan yang tepat. Namun, bagi mereka yang mencari pilihan dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas, paket-paket dari B-Quik bisa menjadi solusi yang baik.
Sebelum memutuskan untuk melakukan servis AC mobil, disarankan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut dan konsultasi dengan teknisi profesional untuk menentukan paket yang sesuai dengan kondisi AC mobil Anda.
Tips Perawatan AC Mobil Agar Tetap Dingin Setelah Servis
Setelah melakukan servis AC mobil di bengkel terpercaya, menjaga agar kabin mobil tetap dingin adalah langkah penting selanjutnya. Berikut adalah beberapa tips perawatan yang dapat Anda lakukan:
1. Hindari Merokok di Dalam Mobil
Merokok di dalam mobil dapat meningkatkan kelembaban udara dan meninggalkan bau yang tidak sedap. Asap rokok juga dapat menyumbat filter dan mengganggu kinerja sistem pendingin udara.
Dengan menghindari merokok di dalam mobil, Anda dapat menjaga kualitas udara di dalam kabin dan memperpanjang umur filter AC.
2. Tidak Membuka Jendela Saat AC Menyala
Ketika AC mobil sedang menyala, hindari membuka jendela secara lebar. Hal ini akan membantu menjaga suhu di dalam kabin agar tetap stabil dan mencegah udara luar masuk ke dalam mobil.
Dengan demikian, AC akan bekerja lebih efisien dalam mendinginkan udara di dalam kabin mobil.
3. Rutin Membersihkan Filter Kabin
Filter kabin merupakan komponen penting dalam sistem AC mobil yang membantu menyaring debu, kotoran, dan polutan lainnya dari udara luar yang masuk ke dalam kabin mobil. Rutin membersihkan atau mengganti filter kabin setiap beberapa bulan sekali akan membantu menjaga kualitas udara di dalam mobil dan meningkatkan kinerja AC.
4. Jaga Kebersihan Kabin Mobil
Selain membersihkan filter kabin, menjaga kebersihan secara umum di dalam kabin mobil juga penting. Bersihkan debu, kotoran, dan sisa makanan secara teratur untuk mencegah penumpukan yang dapat mengganggu kinerja AC dan menciptakan bau tidak sedap di dalam mobil.
5. Rutin Membersihkan Kondensor AC dan Perawatan Lainnya
Selain filter kabin, kondensor AC juga perlu diperhatikan dalam perawatan rutin AC mobil. Pastikan kondensor AC bebas dari kotoran dan debu yang dapat menghambat aliran udara. Selain itu, lakukan perawatan lainnya seperti memeriksa tingkat refrigeran dan melakukan servis secara berkala sesuai dengan rekomendasi produsen.
Dengan mengikuti tips perawatan di atas, Anda dapat menjaga kinerja AC mobil tetap optimal setelah melakukan servis. Selain itu, perawatan yang baik juga dapat memperpanjang umur sistem pendingin udara mobil dan meningkatkan kenyamanan berkendara bagi pengemudi dan penumpang.
Komponen AC Mobil dan Fungsinya
Biaya servis ac mobil dan tips mengenai cara merawat ac agar tetap dingin rasanya kurang jika tidak membahas tentang komponen yang terlibat dan fungsinya, berbagai komponen bekerja bersama-sama untuk menjaga udara di dalam kabin tetap sejuk dan nyaman. Di bawah ini, kami akan menjelaskan beberapa komponen utama dari sistem AC mobil beserta fungsinya:
Kompresor AC
Kompresor adalah “jantung” dari sistem AC mobil. Fungsinya adalah memompa gas refrigerant (biasanya freon) melalui sistem AC. Kompresor memampatkan gas freon menjadi cairan yang kemudian ditekan untuk menciptakan aliran udara dingin.
Magnetic Clutch
Magnetic clutch adalah perangkat yang mengatur kapan kompresor AC harus aktif dan berhenti. Ketika tekanan freon mencapai titik tertentu, magnetic clutch memutuskan hubungan antara pulley kompresor dengan poros kompresor, sehingga menghentikan putaran kompresor.
Kondensor
Kondensor berfungsi untuk memindahkan panas dari freon ke udara luar mobil. Freon yang telah dipadatkan oleh kompresor mengalir melalui kondensor, di mana panasnya dipindahkan ke udara luar melalui sirip-sirip konduktor.
Dryer
Dryer adalah komponen tambahan dalam sistem AC yang bertugas menghilangkan uap air dari freon. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan pada komponen lain akibat kelembaban.
Expansion Valve
Expansion valve mengatur aliran freon dan mengubahnya dari bentuk cair menjadi gas. Proses ini memungkinkan penurunan suhu freon sebelum masuk ke evaporator.
Evaporator
Evaporator merupakan komponen yang bertugas untuk mendinginkan udara di dalam kabin mobil. Freon yang telah didinginkan oleh expansion valve mengalir melalui evaporator, di mana panas dari udara di dalam kabin diserap oleh freon.
Cooling Fan
Cooling fan berfungsi untuk mendinginkan kondensor AC di bagian depan radiator. Hal ini penting untuk mencegah kenaikan suhu freon yang dapat mengganggu kinerja AC.
Thermostat
Thermostat adalah sensor suhu yang mengontrol kapan AC harus aktif atau tidak. Ketika suhu di dalam kabin mencapai tingkat yang diinginkan, thermostat mengirim sinyal untuk mematikan kompresor.
Blower
Blower adalah komponen yang menghembuskan udara dingin dari evaporator ke dalam kabin mobil. Kecepatan hembusan udara dapat diatur sesuai keinginan pengemudi.
Filter Kabin
Filter kabin menyaring udara yang masuk ke dalam evaporator agar tetap bersih dan segar. Ini membantu menjaga kualitas udara di dalam kabin dan mencegah masuknya debu dan kotoran.
Dengan pemahaman yang baik tentang komponen-komponen utama dalam sistem AC mobil beserta fungsinya, Anda dapat lebih memahami bagaimana AC mobil bekerja dan bagaimana cara merawatnya agar tetap berkinerja optimal. Perawatan rutin dan pemeliharaan yang baik akan membantu memperpanjang umur sistem AC mobil dan menjaga kenyamanan berkendara Anda.






