JAKARTA – Alumni Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tergabung dalam Relawan Nasional TPS Prabowo-Gibran menyatakan siap mengawal tempat pemilihan suara (TPS) pada hari pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Hal itu dinyatakan Ketua Relawan Nasional TPS Prabowo-Gibran, Alfiyan Toni, saat mendeklarasikan dukungan kepada paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 20 Januari.
Sebagai alumni penyelenggara pemilu baik sebagai anggota KPU maupun Bawaslu, Alfiyan mengatakan, pihaknya berkepentingan untuk mengawal jalannya pesta demokrasi yang jujur, adil, dan tanpa kecurangan.
“Kami melihat bahwa demokrasi ini harus kita kawal. Kami ingin proses demokrasi ini betul-betul berkualitas dan dilaksanakan dengan integritas tinggi oleh kawan-kawan penyelenggara pemilu yang aktif hari ini,” ujar Alfiyan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu, 20 Januari.
Menurut Alfiyan, Prabowo merupakan sosok negarawan yang berintegritas. Sebagai mantan penyelenggara, pihaknya menghargai komitmen Prabowo untuk memenangkan Pemilu secara terhormat.
BACA JUGA:
Oleh karena itu, kata Alfiyan, Relawan Nasional TPS Prabowo-Gibran memastikan untuk ikut serta mengawal proses jalannya pemilu. Mulai dari pemungutan suara, penghitungan suara, rekapitulasi suara mulai tingkat TPS hingga nasional. “Kami yakin Pak Prabowo dengan komitmen ini akan menang satu putaran,” kata Alfian.
Mendengar komitmen tersebut, Wakil Komandan Alpha TKN Prabowo-Gibran, Fritz Edward Siregar, mengapresiasi niat baik para alumni KPU untuk mengawal perolehan suara Paslon nomor urut 2 di TPS. Dia pun mengamini jika capres dan cawapresnya ingin menang pemilu secara terhormat.
“Kita ingin menang secara terhormat, proses semua dengan benar,” kata Fritz di Kertanegara.
Menurut Fritz, para alumni KPU dan Bawaslu ini memiliki pemahaman yang dalam tentang penyelenggaraan pemilu. Sebab, kata dia, mereka memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan hajat 5 tahunan tersebut, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Saya yakin bapak ibu selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dengan bimtek yang sudah kita lakukan, saya rasa saya tidak perlu menggarami laut-lah. Bapak ibu paling tahu bagaimana kompleksitas dalam proses pemilu,” kata Fritz.
Oleh karena itu, Fritz menilai, bergabungnya para alumni KPU ini bisa menambah kekuatan bagi Prabowo-Gibran. Sehingga target kemenangan satu putaran bisa diperoleh.
“Kami sebagai TKN membutuhkan bantuan dari berbagai pihak, untuk mengawal seluruh proses yang akan menentukan masa depan Indonesia ke depan,” ucap mantan Komisioner Bawaslu RI tersebut.






