Scroll untuk baca artikel
Berita

Banyak Konsumen Belum Ikuti Recall Daihatsu Xenia 2024, Apa Sebabnya?

×

Banyak Konsumen Belum Ikuti Recall Daihatsu Xenia 2024, Apa Sebabnya?

Share this article
banyak-konsumen-belum-ikuti-recall-daihatsu-xenia-2024,-apa-sebabnya?
Banyak Konsumen Belum Ikuti Recall Daihatsu Xenia 2024, Apa Sebabnya?

Berita Otomotif

 | 

JAKARTA – Perkembangan recall (penarikan dan perbaikan gratis) Daihatsu Xenia di Indonesia pada awal 2024 berjalan lambat pada satu bulan pertama.

Sekadar mengingatkan, pada Februari 2024 kemarin, Daihatsu mengumumkan recall 43.427 unit Xenia generasi terbaru. Penyebab recall terbagi dua yaitu potensi masalah pada nut/mur shock absorber dan front door beam.

Jika dirincikan, ada 42.017 unit Xenia dari periode produksi November 2021 hingga September 2023 yang terdampak recall nut/mur shock absorber. Adapun sisanya yaitu 1.410 unit keluaran November 2022 di-recall akibat front door beam.

Marketing and Corporate Planning Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani menjelaskan bahwa selama sebulan belakangan, unit Xenia yang masuk bengkel untuk mengikuti recall masih sedikit.

recall Daihatsu Xenia 2024

“Kalau enggak salah yang recall (Xenia) karena front door beam itu 5 persen. Kalau yang karena nut shock absorber itu sekitar 3 persen,” ucap Agung di sela-sela acara Buka Puasa Daihatsu pada Kamis (14/3/2024) di Jakarta.

Menurut dia, setiap harinya Daihatsu sudah berupaya mengontak sekitar 100 konsumen Xenia yang terdampak recall. Meski begitu, pada Februari kemarin memang banyak halangan yang menghambat konsumen untuk segera mematuhinya.

“Kan, kepotong Pemilu (Pemilihan Umum) kemarin. Kepotong libur. Kami juga bingung karena kalau recall Daihatsu Ayla sebelumnya itu cepat banget,” kata Agung.

“Ayla itu enggak sampai lima bulan,” lanjutnya.

Daihatsu Xenia 2024

Memasuki Maret, seiring dengan prediksi selesainya Pemilu 2024, Daihatsu mulai menggeber aktivitas pemanggilan konsumen terkait kampanye recall Xenia. Daihatsu berjanji akan berusaha mengontak puluhan ribu pemilik Xenia lewat berbagai saluran komunikasi.

“Kami targetkan tahun ini kurang-lebih 90 persen (pemilik Xenia terdampak recall sudah masuk bengkel),” tegas Agung.

Menurut Agung, sebenarnya konsumen di pasar Indonesia sekarang sudah lebih perhatian dan lebih memandang positif aktivitas recall yang dilakukan oleh para agen pemegang merek (APM).

Ini berbeda dengan konsumen zaman dulu yang punya perspektif negatif setiap kali pabrikan otomotif menggelar recall sebagai bentuk tanggung jawab kepada setiap pembeli kendaraan mereka. [Xan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *