JAKARTA – Pada acara Media Drive Wuling Cloud EV yang digelar pada 14 Agustus 2024, Wuling Motors Indonesia memberikan informasi terkait penjualan mobil listriknya. Brian Gomgom, Public Relations Manager Wuling Motors Indonesia, menyampaikan bahwa penjualan mobil Wuling dari Januari hingga Juli 2024 telah mencapai total akumulasi 10 ribu unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 7 ribu unit merupakan kendaraan listrik seperti Wuling Air EV, Binguo EV, dan Cloud EV.
Dari ketiga model tersebut, Binguo EV masih menjadi tulang punggung penjualan di segmen EV dengan kontribusi terbesar, mencapai 3.743 unit. Disusul oleh Cloud EV dengan 2.097 unit, dan Air EV dengan 1.253 unit. “Binguo EV memiliki segmen yang unik dan fokusnya memang berbeda, sementara Air EV lebih cocok bagi mereka yang ingin mencoba mobil listrik entry-level. Sedangkan Cloud EV ditujukan untuk konsumen yang lebih matang, yang mungkin sudah memiliki kendaraan lain atau bahkan mobil listrik sebelumnya, menjadikannya sebagai mobil tambahan,” jelas Gomgom.
Nasib Penjualan Mobil ICE Wuling di Tengah Pertumbuhan EV
Meskipun penjualan kendaraan listrik di Indonesia mulai menunjukkan pertumbuhan, dominasi kendaraan berbahan bakar konvensional (ICE) masih kuat. Brian menjelaskan bahwa pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia dari Januari hingga Juli 2024 baru mencapai 2,9 persen.
“Namun, angka ini sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan akhir tahun 2023, yang belum mencapai 2 persen. Sekarang sudah menyentuh 2,9 persen, menandakan adanya tren positif dalam adopsi kendaraan listrik,” tambahnya.
Wuling Motors tetap berkomitmen untuk memasarkan kendaraan ICE bersamaan dengan lini EV mereka. “Kami tetap menyediakan dan memasarkan kendaraan ICE, seiring dengan penawaran mobil listrik kami,” ujarnya.
Stok Cloud EV Aman, Tidak Ada Inden
Menjawab pertanyaan mengenai ketersediaan Cloud EV, Brian memastikan bahwa stoknya dalam kondisi aman. “Cloud EV sudah mulai didistribusikan sejak diluncurkan pada Mei lalu, bahkan sempat menjadi kendaraan protokoler di acara World Water Forum. Unitnya sudah dibuat di Indonesia, jadi untuk Cloud EV, Air EV, maupun Binguo EV tidak ada masalah inden,” kata Brian. Menurutnya, jika ada keterlambatan, biasanya hanya terkait proses leasing atau pengajuan kredit di bank, namun Wuling sudah siap menyediakan unitnya sembari menunggu proses tersebut.
Dengan stok yang terjaga dan strategi pemasaran yang komprehensif, Wuling terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia. Penjualan yang kuat dari Binguo EV menjadi bukti bahwa model ini masih menjadi andalan Wuling di segmen EV, seiring dengan bertambahnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.






