Scroll untuk baca artikel
Berita

Bocoran Rencana Peluncuran Mobil Baru Hyundai di Indonesia pada 2025

×

Bocoran Rencana Peluncuran Mobil Baru Hyundai di Indonesia pada 2025

Share this article
bocoran-rencana-peluncuran-mobil-baru-hyundai-di-indonesia-pada-2025
Bocoran Rencana Peluncuran Mobil Baru Hyundai di Indonesia pada 2025

JAKARTA – Eksekutif Hyundai sudah sedikit membeberkan rencana peluncuran mobil baru untuk pasar Indonesia pada 2025.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menegaskan bahwa pihaknya akan tetap agresif meluncurkan produk-produk baru tahun depan. Kemungkinan, pada 2025, jumlah model yang Hyundai jual di negara ini bertambah menjadi belasan.

“Kalau sekarang, kan, produk kami ada tujuh, Sebentar lagi akan bertambah produknya menjadi sembilan sampai 10. Tahun depan, akan kami tambah lagi mungkin menjadi sekitar 14-15. Itu akan menentukan sekali,” beber dia menanggapi pertanyaan Mobil123.com mengenai kompetitivitas Hyundai di pasar otomotif Tanah Air pada masa yang akan datang, dalam Media Gathering beberapa waktu lalu di Jakarta.

mobil Hyundai 2024

Berdasarkan penelusuran di situs resmi Hyundai Indonesia, jumlah model Hyundai yang sudah eksis saat ini sebenarnya malah lebih banyak daripada yang diterangkan oleh Soerjo. Oleh karena itu, total model yang Hyundai tawarkan ke pasar bisa saja lebih besar dari 14-15.

Merek mobil asal Korea Selatan tersebut sekarang sudah menjual Hyundai Palisade, Hyundai Creta, Hyundai Santa Fe, Hyundai Staria, Hyundai Stargazer, Hyundai Stargazer X, Hyundai Ioniq 5, Hyundai Ioniq 5 N, Hyundai Kona Electric, Hyundai Ioniq 6.

Daftar di atas mencakup 10 model. Kalau Stargazer dan Stargazer X dianggap sebagai satu model dan Ioniq 5 N dimasukkan sebagai bagian dari varian Ioniq 5 pun, jumlahnya masih delapan model.

Sejak Agustus hingga Desember 2024, Hyundai terkonfirmasi masih akan merilis tiga model lagi yang berteknologi mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV), mobil hybrid, mobil konvensional.

Hyundai Santa Fe hybrid

Hyundai, lanjut Soerjo, untuk saat ini punya fokus lebih besar menjual mobil-mobil di segmen menengah ke atas. Alasannya antara lain karena mereka percaya ekonomi Indonesia akan terus tumbuh.

“GDP (Gross Domestic Product) kita masih sekitar 4.900 dollar AS. Pasar mobil masih 1 juta. Motorisasi masih 82. Jadi, dengan kata lain memang pasar Indonesia masih akan tumbuh. Sekarang kondisi pasar Indonesia itu premiumnya hanya 30 persen. Itu yang menengah ke atas. Menengah ke bawah 70 persen. Dengan perubahan perekonomian yang ke depannya lebih maju, harapannya akan ada pergeseran ke premium,” terang dia.

Menurut data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Juli 2024, Hyundai menempati peringkat kedelapan merek mobil penumpang dan niaga terlaris. Jika hanya memperhitungkan mobil penumpang, Hyundai sudah ada di ranking keenam.

Transaksi jual-beli Hyundai selama tujuh bulan 2024 mencapai 14.395 unit, turun 29,8 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Pasar mobil nasional sendiri sedang turun 12,2 persen yoy, dari 578.891 unit menjadi 508.050 unit. [Xan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *