Scroll untuk baca artikel
Berita

BYD Tak Tutup Peluang Jual Mobil PHEV di Indonesia, Jarak Tempuh Bisa 2.100 Km!

×

BYD Tak Tutup Peluang Jual Mobil PHEV di Indonesia, Jarak Tempuh Bisa 2.100 Km!

Share this article
byd-tak-tutup-peluang-jual-mobil-phev-di-indonesia,-jarak-tempuh-bisa-2.100-km!
BYD Tak Tutup Peluang Jual Mobil PHEV di Indonesia, Jarak Tempuh Bisa 2.100 Km!

Mobil Listrik

 | 

JAKARTA – BYD tak menutup rapat peluang menghadirkan teknologi elektrifikasi yang lebih variatif untuk pasar Indonesia. Termasuk teknologi plug-in hybrid vehicle (PHEV) mereka.

BYD resmi masuk Indonesia pada 2024, dengan membawa teknologi mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV). Ada tiga model yang sudah mereka ‘lepas’ sejak awal 2024 yakni BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal.

Menurut President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, pada fase-fase awal, pihaknya memang mengandalkan model-model mobil listrik murni. Meski demikian, BYD juga menjajaki kemungkinan untuk menghadirkan ragam teknologi elektrifikasi lain yang mereka miliki.

BYD Seal DM-i PHEV

“Kami akan mencari waktu yang tepat dan juga peluang yang ada untuk memperkenalkan jenis-jenis teknologi lain yang berbeda untuk melayani masyarakat di pasar Indonesia,” kata Zhao ketika menjawab tentang potensi merilis model-model PHEV yang mengusung teknologi DM-i generasi kelima BYD, dalam sesi wawancara terbatas pada akhir pekan lalu di Jakarta.

Melalui teknologi DM-i generasi kelima, mobil PHEV keluaran BYD bisa melaju hingga jarak 2.100 km, dalam kondisi baterai dan tangki bensin terisi penuh. Di China, teknologi ini sudah dipakai di beberapa model semisal BYD Qin L DM-I maupun BYD Seal DM-i.

Terdapat tiga aspek dari teknologi PHEV DM-I generasi kelima milik BYD yang diklaim paling unggul sejagat raya.

BYD Seal DM-i PHEV

Efisiensi termal mesinnya tertinggi di dunia dengan persentase 46,06 persen, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) paling irit yakni 2,9 l/100 km atau 34,4 liter per km, dan jarak tempuhnya juga terjauh di dunia yakni hingga 2.100 km.

“BYD menghabiskan investasi dalam jumlah teramat besar untuk aktivitas riset dan pengembangan kami. Setiap tahun, kami meluncurkan teknologi yang sudah canggih dan matang. Model-model kendaraan baru yang BYD bawa ke pasar merupakan bagian dari implementasi teknologi-teknologi yang sudah matang ini,” papar Zhao.

Pada 2023, BYD menjadi pabrikan kendaraan energi baru (new energi vehicle/NEV) paling besar di dunia, mengalahkan nama-nama tenar seperti Toyota atau pun Tesla. Di samping itu, untuk pertama kalinya, BYD pun masuk daftar 10 pabrikan mobil paling populer secara global dari sisi penjualan. [Xan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *