JAKARTA – Sebentar lagi pemerintah dilaporkan bakal tegas membatasi pembelian Pertalite dan Bio Solar. Informasi mengenai jenis mobil yang akan dilarang beli dua jenis bahan bakar minyak (BBM) Subsidi dari Pertamina tersebut juga sudah beredar luas.
Pemerintah, seperti dikutip dari banyak pemberitaan media massa arus utama, jika jadi bakal benar-benar membatasi pembelian Pertalite dan Bio Solar pada 1 Oktober 2024.
Hanya mobil-mobil yang dianggap berhak dan telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan QR Code khusus yang boleh ‘menenggaknya’. Pendaftaran QR Code Pertalite atau Bio Solar sendiri bisa dilakukan di situs resmi My Pertamina.
Dasar hukum dari kebijakan itu sedang dipersiapkan. Konon, di dalamnya juga diatur spesifikasi mobil yang bisa mendaftarkan diri untuk mendapat QR Code Pertalite maupun Bio Solar.
Apa saja mobil-mobil tersebut?
Daftar Mobil yang Berpotensi Dilarang Pakai BBM Pertalite
Dari bocoran yang beredar, mobil-mobil yang nantinya bisa mendapatkan QR Code dan membeli Pertalite adalah yang berkapasitas mesin maksimal 1.400 cc. Banyak sekali model mobil murah yang akan terdampak, jika informasi itu ternyata benar.
Berikut adalah daftar model yang berpotensi tak boleh lagi memakai BBM Pertalite.
Toyota
- Toyota Avanza 5 (1.497 cc)
- Toyota Veloz (1.497 cc)
- Toyota Rush (1.496 cc)
- Toyota Yaris (1.496 cc)
- Toyota Yaris Cross (1.496 cc)
- Toyota Kijang Innova Zenix (1.987 cc)
- Toyota Kijang Innova Reborn Gasoline (1.998 cc)
- Toyota Voxy (2.000 cc)
- Toyota Alphard (2.500 cc)
- Toyota Vios (1.500 cc)
- Toyota Altis (1.800 cc)
- Toyota Camry (2.500 cc)
Daihatsu
- Daihatsu Xenia 5 (1.496 cc)
- Daihatsu Terios (1.496 cc)
- Daihatsu Luxio (1.495 cc)
- Daihatsu Gran Max Blind Van 1.5 (1.500 cc)
Honda
- Honda Mobilio (497 cc)
- Honda WR-V (1.500 cc)
- Honda BR-V (1.500 cc)
- Honda HR-V (1.497 cc)
- Honda City hatchback (1.500 cc)
- Honda City (1.497 cc)
- Honda Civic (1.500 cc)
- Honda Accord (2.000 cc)
Suzuki
- Suzuki XL7 (462 cc)
- Suzuki XL7 Alpha hybrid (1.462 cc)
- Suzuki Ertiga (1.462 cc)
- Suzuki Baleno hatchback (1.490 cc)
- Suzuki Grand Vitara hybrid (1.462 cc)
- Suzuki APV (1.462 cc)
Mitsubishi
- Mitsubishi Xpander (499 cc)
- Mitsubishi Xpander Cross (1.499 cc)
- Mitsubishi XForce (1.499 cc)
- Mitsubishi Eclipse Cross (1.499 cc)
Hyundai
- Hyundai Creta (500 cc)
- Hyundai Stargazer (1.500 cc)
- Hyundai Stargazer X (1.500 cc)
Wuling
- Wuling Confero (500 cc)
- Wuling Cortez (1.500 cc)
- Wuling Alvez (1.500 cc)
- Wuling Almaz (1.500 cc)
Chery
- Chery Tiggo 5X (500 cc)
- Chery Tiggo 7 (1.500 cc)
- Chery Tiggo 8 (2.000 cc)
- Chery Omoda 5 (1.500 cc)
Mazda
- Mazda2 (498 cc)
- Mazda3 (1.998 cc)
- Mazda6 (2.488 cc)
- Mazda CX-3 (1.998 cc)
- Mazda CX-5 (2.488 cc)
Kia
- Kia Sonet Premiere (500 cc)
- Kia Carens (1.497 cc)
Morris Garages/MG
- MG ZS (498 cc)
- MG HS (1.490 cc)
- MG 5 GT (1.496 cc)
Nissan
- Nissan Livina (498 cc)
- Nissan Serena e-Power (1.422 cc)
Daftar Mobil yang Berpotensi Dilarang Pakai BBM Bio Solar
Sementara itu, mobil diesel yang isunya dilarang ‘minum’ Bio Solar mulai 1 Oktober 2024 adalah yang berkapasitas mesin di atas 2.000 cc. Jadi, model-model dengan dapur pacu 2.000 cc masih boleh mengonsumsinya.
Berikut daftar mobil diesel penumpang atau niaga ringan yang akan terdampak, jika itu benar-benar terjadi.
Toyota
- Toyota Kijang Innova Reborn Diesel (2.494 cc)
- Toyota Fortuner (393 cc, 2.694 cc, 2.755 cc)
- Toyota Hi-Ace (2.800 cc)
- Toyota Land Cruiser (461 cc)
- Toyota Hilux (2.394 cc)
Mitsubishi
- Mitsubishi Pajero Sport (2.442 cc, 2.477 cc)
- Mitsubishi Triton (477 cc)
- Mitsubishi L300 (2.268 cc)
Hyundai
- Hyundai Santa Fe (2.200 cc)
- Hyundai Palisade (200 cc)
- Hyundai Staria (2.200 cc)
Isuzu
- Isuzu Mu-X (2.499 cc)
- Isuzu D-Max (499 cc)
Kia
- Kia Carnival (2.151 cc)
Seperti bisa dilihat, daftar mobil diesel yang tak bisa lagi memakai Bio Solar mulai 1 Oktober 2024 berasal dari segmen menengah ke atas atau segmen mobil komersial ringan. Jumlah modelnya pun tak sebanyak model mobil bensin yang kelak tak boleh lagi ‘menenggak’ Pertalite. [Xan]






