setia1heri.com – Daftar tekanan angin ban mobil di Indonesia. Brosis tekanan angin pada mobil alias kendaraan roda empat perlu dicek secara berkala. kekurangan tekanan atau kelebihan tekanan akan berakibat ketidaknyamanan dalam berkendara. Nah berikut Daftar tekanan angin ban mobil di Indonesia baik jenis city car, MPV, SUV maupun sedan. Monggo disimak…
Secara umum berikut Daftar tekanan angin ban mobil di Indonesia yakni
- Mobil city car/hatchback yakni (D/B) 30-36 Psi
- Mobil MPV yakni (D/B) 33-36 Psi
- Mobil SUV yakni (D/B) 35-40 Psi
- Mobil sedan yakni (D/B) 30-36 Psi
Merujuk pada planetban.com berikut Daftar tekanan angin ban mobil di Indonesia yakni
Tekanan Angin Mobil Citycar/ Hatchback
Berikut ini daftar ukuran angin yang pas untuk jenis mobil hatchback.
- Toyota Yaris: (D/B) 32 psi, 30 psi
- Toyota Agya: (D/B) 32 psi
- Honda Jazz: (D/B) 32 psi, 30 psi
- Honda Brio: (D/B) 29 psi, 26 psi
- Daihatsu Ayla: (D/B) 32 psi
Tekanan Angin Ban Mobil MPV
Berikut ini daftar tekanan angin sejumlah mobil MPV.
- Mitsubishi Expander: (D/B) 30 Psi, 38 psi
- Toyota Avanza dan Veloz: (D/B) 33 Psi, 36 Psi
- Toyota Innova: (D/B) 33 psi
- Toyota Alphard: (D/B) 32 psi
- Toyota Calya: (D/B) 35 Psi
- Daihatsu Xenia: (D/B) 33 Psi, 36 Psi
- Daihatsu Sigra: (D/B) 30 psi, 33 psi
- Suzuki Ertiga: (D/B) 32 psi, 38 psi
- Honda Mobilio: (D/B) 30 psi, 32 psi
- Wuling Confero: (D/B) 33 psi, 36 psi
- Wuling Cortez: (D/B) 32 psi, 35 psi
- Nissan Grand Livina: D dan belakang 35 psi
Tekanan Angin Mobil Sedan
Berikut ini daftar tekanan angin ideal untuk jenis kendaraan sedan berbagai merek.
- Toyota All New Corolla Altis: (D/B) 32 psi
- Toyota Vios: (D/B) 32 psi
- Honda Accord: (D/B) 33 psi
- Honda Civic: (D/B) 30 psi
- BMW Seri 3: (D/B) 30-33 psi
- BMW Seri 5: (D/B) 30-33 psi
- Mercedes-Benz C-Class: (D/B) 30-33 psi
Keterangan : D = Depan; B = Belakang; Psi = pound per square inch
Catatan : lebih tebatnya cek buku manual masing-masing mobil yah brosis..
Kenali bahaya kekurangan tekanan angin pada ban mobil yakni mobil menjadi kurang seimbang, ban bisa meledak, konsumsi BBM boros, profil ban terkikis tidak merata, kontruksi ban lebih cepat rusak dan mudah tergelincir. Sedangkan bila tekanan angin berlebihan maka menjadikan mobil berersiko sulit untuk dikendalikan, fungsi rem kurang optimal, potensi selip lebih tinggi, ban potensi meledak dan suspensi menjadi terasa lebih keras.
Maturnuwun
baca juga :






