Berbagai perusahaan otomotif asal China pada beberapa tahun terakhir mengekspansi Indonesia dengan produk mobil listrik yang mutakhir. Mulai dari Wuling sebagai pemain lama sampai dengan BYD dan Aion hadir menyemarakkan era elektrifikasi dengan mobil listrik yang mereka miliki.
Ciri khas mobil listrik dari brand China yaitu memiliki fitur yang mewah lagi lengkap namun dengan harga yang kompetitif. Hal inilah yang membuat industri otomotif China bisa unggul dalam bidang kendaraan listrik berbasis baterai.
Kali ini, kami akan membahas deretan mobil listrik China yang sudah diperkenalkan secara resmi di Indonesia. Dengan begini, kalian bisa memiliki referensi manakah mobil listrik yang sesuai dengan kebutuhan.
Simak ulasannya berikut ini.
Mobil Listrik Wuling
Wuling Motors telah meluncurkan tiga model mobil listrik di Indonesia yakni Air ev, Binguo dan yang terbaru yaitu Cloud EV. Ketiga model ini hadir sebagai mobil listrik berbasis baterai yang harganya cukup ekonomis untuk masyarakat. Pasalnya, Wuling memasang harga termasuk estimasi untuk Cloud nantinya dijual dengan harga di bawah Rp500 juta.
Wuling Air ev
Wuling Air ev hadir dalam tiga varian yaitu Air ev Lite, Standard Range dan Long Range. Untuk yang termurah tentu saja Air ev Lite dengan harga Rp206 juta. Berikut ini daftar harga mobil listrik Wuling Air ev 2024 di tiap varian:
- Air ev Lite Rp206 juta
- Air ev Standard Range Rp243 juta
- Air ev Long Range Rp299,5 juta
Meskipun mungil, Wuling Air ev ini didukung dengan rangka yang kokoh dan dibalut dengan desain eksterior future-tech. Konsepnya memadukan unsur teknologi serta futuristis dengan 4-seater yang nyaman serta beragam fitur cerdas. Terdapat fitur dual airbag yang melindungi pengemudi dan penumpang depan.
Pengisian daya mudah karena dapat dilakukan di rumah juga menjadi salah satu keunggulan dari mobil listrik ini. Wuling pun memastikan bahwa keamanan baterai di kendaraan listriknya ini terjamin sehingga konsumen dapat merasa tenang selama perjalanan.
Standar keamanan baterai juga sudah melewati berbagai pengujian, dan telah mendapat sertifikasi IP67 yang membuat baterai aman saat melewati genangan dan hujan. Selain itu, baterai juga telah melewati tes guncangan untuk mengetahui kekuatan saat melewati kondisi jalan yang rusak.
Pada tipe Long Range terdapat head unit floating wide screen berukuran 10,25 inci. Head unitnya mendukung Wuling Indonesian Command (WIND) yang mana bisa menjalankan fitur menggunakan perintah suara berbahasa Indonesia.
Wuling BinguoEV
Wuling Motors pada penghujung tahun 2023 lalu meluncurkan Binguo sebagai mobil listrik untuk kebutuhan komuter. Wuling BinguoEV ditawarkan dengan dua varian jarak tempuh 333 km untuk Long Range hingga 410 km pada varian Premium Range. Berikut ini harganya:
- Wuling Binguo Long Range Rp358 juta
- Wuling Binguo Premium Range Rp408 juta
Pada Binguo EV Long Range dibekali baterai Lithium Ferro-Phosphate; IP67 Rating dengan kapasitas 31.9 kWh dengan motor listrik dengan output 50 kW dan transmisi Single Reduction Gear.
Kemudian pada Binguo EV Premium Range didukung baterai Lithium Ferro-Phosphate; IP67 Rating dengan kapasitas 37.9 kWh dengan motor listrik 50 kW dan transmisi Single Reduction Gear.
Secara kelengkapan fitur, kedua varian Wuling Binguo tidak ada bedanya. Pada sisi eksterior, Binguo EV tampil dengan desain yang ikonik, menggabungkan estetika retro klasik yang timeless dan sentuhan modern. Velgnya masih memakai velg kaleng yang ditutup dop dengan desain ala bunga.
Wuling Cloud EV
Setelah sukses dengan Air ev dan Binguo, Wuling Motors terus menghadirkan produk kendaraan listrik mutakhir berikutnya, yakni Cloud EV. Wuling Cloud EV memiliki dimensi yang lebih besar dari dua produk EV Wuling sebelumnya.
Wuling Cloud EV memiliki dimensi panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.652 mm, dan sumbu roda 2.700 mm. Dengan panjang di atas empat meter serta wheelbase 2,7 meter, membuat interior Cloud EV jadi cukup lega dengan bagasi yang luas.
Kendaraan listrik di segmen medium hatchback ini didesain dengan lekukan halus di sisi samping seperti gumpalan awan. Desain pada Cloud EV terinspirasi dari lekukan dan bentuk awan (Cloud Shaped Design) dengan siluet melengkung tanpa sudut yang tajam.
Kabin Cloud EV mengusung konsep ‘Home Life Space’ di dalam kabin. Interiornya memiliki ruang yang luas serta nuansa kenyamanan maksimal bagaikan di rumah.
Pada kursi depan memiliki fitur Sofa Mode dengan cara merebahkan sandaran kursi baris pertama dengan maksimal. Kemudian kita bisa merebahkan bangku belakang hingga 135°.
Cloud EV di negara asalnya menggunakan motor penggerak berupa Permanent Magnet Synchronous menghasilkan tenaga sebesar 134 HP dan torsi puncak mencapai 200 Nm. Mobil listrik ini tersedia dalam dua opsi baterai yang masing-masingnya berkapasitas 37,9 kWh dan 50,6 kWh.
Mobil Listrik DFSK
Setelah bernasib kurang sukses melalui lini model SUV mereka, DFSK kini mulai memfokuskan diri sebagai pabrikan otomotif yang menjual mobil listrik dengan harga terjangkau. DFSK memulai kiprah elektrifikasi mereka dengan meluncurkan Gelora E, minibus yang dikonversi dari versi mesin bensin.
DFSK Gelora E
DFSK Gelora E yang merupakan sebuah kendaraan niaga yang diklaim sebagai mobil komersial pertama dengan tenaga listrik di Indonesia. Kendaraan ini tersedia dalam dua varian, yaitu Minibus dengan harga Rp.399 juta dan Blind Van seharga Rp.350 juta. Dimensi DFSK Gelora E memiliki ukuran panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 2.000 mm.
DFSK Gelora E menggunakan baterai Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH dikombinasikan motor listrik dengan tenaga 30 kW pada 3600 rpm. D. Baterai ini memungkinkan DFSK Gelora E dapat menempuh jarak hingga 300 kilometer. Pengisian baterai dapat dilakukan dengan cepat berkat teknologi fast charging. Dalam waktu 80 menit, pengguna dapat mengisi daya baterai sebesar 20-80 persen.
Dalam hal keamanan baterai, DFSK Gelora E telah memenuhi standar IP67 yang berarti baterai Gelora E tahan air dan debu. DFSK Gelora E juga memiliki fitur hiburan berupa layar sentuh berukuran 8 inci.
DFSK Seres E1
Seres E1 telah diluncurkan pada Agustus kemarin dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Mobil listrik mungil itu dijual dalam dua varian yaitu B-Typeuntuk opsi terendah serta L-Type untuk opsi tertinggi. Hal yang cukup menarik ialah Seres E1 dibuat di pabrik DFSK Cikande Serang, Banten mulai akhir tahun 2023.
Saat itu Seres E1 dijual dengan harga on the road (OTR) Jakarta Rp189 juta untuk opsi terendah (B-Type) serta Rp219 juta untuk opsi tertinggi (L-Type).
Baterai lithium iron phosphate (LFP) pada Seres E1 bisa menyuplai tenaga untuk jarak tempuh sejauh 180 km (B-Type) atau 220 km (L-Type).
Pengisian baterai Seres E1 di fasilitas pengecasan AC (Alternate Current) 3,3 kW pada varian B-Type dari 10 persen menjadi 90 persen diklaim membutuhkan waktu 3,5 jam. Sementara itu, varian tertingginya memerlukan waktu 4 jam.
DFSK Seres E1 L-Type sebagai tipe tertinggi dilengkapi fitur Digital Head Unit 8,8 Inci, Electric Parking Brake, Auto Brake Hold, Roof Rail.
Fitur keselamatan di Seres E1 cukup komprehensif, yang didukung sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) serta Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Dua Airbag, Seat Belt Reminder, ISOFIX, Digital Meter Cluster 7 Inci, Eco/Sport Mode, Rear Parking Camera, Tire Pressure Monitoring System, Parking Sensor, Hill Hold Control, Pedestrian Warning Sound, Automatic Lock and Collision Unlock, Event Data Recording System, Cruise Control, Charging Status Display, Energy Managing Display.
(YS)






