Insan Akbar | 21 December 2023 18:49
JAKARTA – Motor listrik Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus resmi dipasarkan di Indonesia, dengan mendapatkan subsidi dari pemerintah.
EM1 e: dan EM1 e: Plus menjadi dua motor listrik murni (battery electric vehicle/BEV) pertama Honda yang dijual bebas di pasar Tanah Air. Keduanya, menurut Honda, juga telah didaftarkan untuk mendapatkan subsidi pemerintah yang digelontorkan sejak awal 2023.
Sekadar mengingatkan, subsidi motor listrik baru dari pemerintah mencapai Rp7 juta per unit, dengan syarat model itu mesti dirakit lokal dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen. Namun, belum lama ini, dikabarkan bahwa besaran subsidi bertambah lagi menjadi Rp10 juta per unit.
Lebih lanjut, Honda memberikan label harga Rp33 juta on the road (OTR) Jakarta untuk EM1 e:. Adapun Banderol OTR Jakarta EM1 e: Plus mencapai Rp33,5 juta.
Perbedaan EM1 e: dengan EM1 e: Plus hanya terdapat pada penambahan bracket rack belakang untuk membawa barang. Selain itu, disediakan warna Excellent Matte Silver pada EM1 e: Plus.
“Honda memiliki sejarah panjang di Indonesia dan telah dipercaya konsumen akan komitmen terhadap kualitas, keandalan, dan inovasi di setiap sepeda motor Honda,” klaim President Director PT Astra Honda Motor Susumu Mitsuishi, seperti dikutip dari keterangan resmi peluncuran pada Kamis (21/12/2023).
“Kami percaya Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus dapat menghadirkan sensasi berkendara sepeda motor listrik yang berbeda dengan berbagai keunggulan di segi desain yang kompak dan modern, performa mumpuni, serta nyaman digunakan berkendara baik sendiri maupun berboncengan,” lanjut dia.
Spesifikasi Motor Listrik Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus
Motor listrik EM1 e: dan EM1 e: Plus dirakit di pabrik Honda Pegangsaan, Jakarta Utara. Distribusinya ke pasar dilakukan bersamaan dengan hari peluncurannya.
EM1 e: dan EM1 e: Plus dibekali Baterai Mobile Power Pack (MPP) e:, dengan standardisasi internasional UNR 136 maupun sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan debu maupun siraman air. Sistem Battery Safety-Lock memastikan baterai stabil di tempatnya ketika motor dibawa berkendara.
Honda mengklaim jarak tempuh EM1 e: dan EM1 e: Plus maksimal 41,1 km (WMTC Mode), dengan kecepatan maksimal 45 km per jam. Baterai bisa dilepas-pasang untuk ditukar di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) atau dicas melalui Honda Power Pack Charger e:.
Pengisian daya baterai EM1 e: dan EM1 e: Plus untuk kapasitas 25-75 persen membutuhkan waktu 2,7 jam (160 menit). Sementara itu, pengisian tenaga baterai untuk kapasitas 0-100 persen memerlukan waktu enam jam.
Beragam fitur menyertai motor listrik EM1 e: dan EM1 e: Plus. Ada, antara lain, lampu LED di seluruh titik pencahayaan, Inner Rack, UBS Charger Type A, Digital Panel Meter, Dua Mode Daya (Standar/ECON), Combi Brake System.
EM1 e: dan EM1 e: Plus memiliki tinggi dari permukaan tanah 135 cm. Rem depan bertipe cakram 190 mm, sedangkan rem belakang bertipe drum.
Ban depan motor listrik EM1 e: dan EM1 e: Plus berukuran 90/90 dengan pelek 12 Inci. Ban belakang berukuran 100/90 dengan pelek 10 Inci. [Xan]






