Scroll untuk baca artikel
Berita

GAC Aion: Kami Masuk Indonesia Bukan untuk Jadi Pecundang

×

GAC Aion: Kami Masuk Indonesia Bukan untuk Jadi Pecundang

Share this article
gac-aion:-kami-masuk-indonesia-bukan-untuk-jadi-pecundang
GAC Aion: Kami Masuk Indonesia Bukan untuk Jadi Pecundang

Mobil Listrik

 | 

TANGERANG – GAC Aion menegaskan keinginan mereka untuk tumbuh besar di pasar Indonesia.

Merek mobil listrik China tersebut menggelar peluncuran merek di Indonesia pada 19 Juni 2024. Bersamaan dengan itu, dirilis pula model mobil listrik pertama mereka yakni GAC Aion Y Plus, dengan harga Rp415-475 juta on the road (OTR) Jakarta.

Dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 pada 18-28 Juli di Serpong, Tangerang, jenama yang bermarkas pusat di Guangzhou itu meluncurkan dua model lagi. Ada GAC Aion ES berharga Rp386 juta OTR Jakarta serta Hyptec HT berbanderol mulai dari Rp685 juta OTR Jakarta.

Chief Executive Officer Aion Indonesia Andry Ciu, ketika diwawancarai secara eksklusif oleh Mobil123.com di sela-sela GIIAS 2024, menekankan bahwa GAC Aion ingin menjadi salah satu ‘pemain’ terdepan di pasar mobil listrik Tanah Air.

“Kami hadir bukan untuk menjadi loser (pecundang),” pungkas dia.

Hyptec SSR di GIIAS 2024

Pasar mobil listrik Indonesia, terang Andry, masih punya potensi yang luar bisa besar untuk bertumbuh.

Dia membandingkan kondisi di sini dengan Thailand, negara sesama kawasan Asia Tenggara yang populasinya jauh di bawah Indonesia (71 juta penduduk berbanding 279 juta penduduk–Red), tapi punya komposisi penjualan mobil listrik murni yang jauh tertinggal.

“Thailand, tetangga kita, pasar mobil listriknya sudah lebih dari 15 persen (dari total penjualan mobil per tahun). Di negara kita masih 3 persenan. Jadi, peluang bertumbuhnya masih sangat luas,” nilainya.

Hyptec HT

Sayangnya, Andry tidak bersedia membagikan target pangsa pasar GAC Aion di Indonesia pada jangka pendek, jangka menengah, atau pun jangka panjang. Soal rencana produk, dia pun hanya menjelaskan kalau GAC ‘akan masuk ke semua segmen’.

Keseriusan GAC Aion dalam merambah pasar Indonesia, sambung Andry, ditunjukkan lewat investasi pabrik yang saat ini sedang dibangun di Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Nilai investasi dari pabrik yang bakal punya kapasitas produksi nyaris 50 ribu unit per tahun tersebut belum mau ia sebutkan.

GAC Aion ES di GIIAS 2024

GAC Aion Y Plus, GAC Aion ES, maupun Hyptec HT akan dirakit di sana. Ia menyebut kalau kapasitas produksi pabrik GAC Aion di Indonesia akan terus ditingkatkan.

“Harapan kami, kan, kami akan terus bertumbuh seiring dengan bertumbuhnya pasar otomotif di Indonesia. Tapi, sampai dengan jangka menengah, kapasitas produksi 50 ribu unit saya rasa cukup,” lontar Andry.

Pada 2024 yang notabene menjadi tahun perdana mereka di Indonesia, GAC Aion memasang target penyebaran diler sebanyak 30 outlet. Sebanyak 70-80 persennya memiliki fasilitas 3S (sales, service, spare parts/penjualan, servis, purnajual). [Xan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *