Scroll untuk baca artikel
Berita

GAC Aion Rakit Lokal di Pabrik Indomobil Dulu, Bikin Pabrik Sendiri 2025 atau 2026

×

GAC Aion Rakit Lokal di Pabrik Indomobil Dulu, Bikin Pabrik Sendiri 2025 atau 2026

Share this article
gac-aion-rakit-lokal-di-pabrik-indomobil-dulu,-bikin-pabrik-sendiri-2025-atau-2026
GAC Aion Rakit Lokal di Pabrik Indomobil Dulu, Bikin Pabrik Sendiri 2025 atau 2026

Mobil Listrik

 | 

GUANGZHOU – GAC Aion awalnya melakukan perakitan lokal di Indonesia dengan memanfaatkan pabrik milik rekanan mereka yaitu Indomobil Group. Namun, dalam beberapa tahun ke depan, mereka berambisi membangun pabrik milik sendiri.

Vice President GAC Aion Indonesia Qin Bangshu menjelaskan bahwa aktivitas perakitan mobil-mobil listrik mereka di negeri ini akan terbagi ke dalam beberapa fase. Pada fase pertama, mereka akan mendapatkan bantuan dari sang partner yakni Indomobil Group.

“Di Indonesia (perakitan lokal GAC Aion) akan ada dua fase. Fase pertama produksinya, perakitannya, dengan bantuan Indomobil. Pada fase kedua, kami akan membangun pabrik sendiri untuk memenuhi pasar lokal dan ekspor,” ungkap Qin di sela-sela Media Visit ke Guangzhou, China beberapa waktu lalu.

Diberitakan sebelumnya, GAC Aion adalah merek asal China yang sudah berencana merilis tujuh model mobil listrik murni dalam tiga tahun ke depan di Indonesia. Dua yang akan hadir pada 2024 ialah GAC Aion Y Plus serta GAC Aion Hyper HT.

pabrik mobil listrik GAC Aion

GAC Aion memastikan penampakan publik perdana bagi Y Plus maupun Hyper HT dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Serpong, Tangerang. Y Plus bakal meluncur secara resmi, sedangkan Hyper HT baru diperkenalkan saja.

Lebih lanjut, pabrik GAC Aion di Indonesia diproyeksikan sebagai basis produksi kedua mereka untuk kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Adapun basis produksi yang pertama di region itu berlokasi di Thailand.

Fase kedua perakitan lokal GAC Aion di Indonesia sendiri, menurut Qin, ingin mereka mulai dalam setahun atau dua tahun ke depan.

GAC Aion

“Rencananya fase kedua itu pada 2025 atau bisa juga 2026. Tentunya, kami akan mengikuti semua regulasi yang diterapkan di Indonesia,” tegas Qin.

Merek-merek mobil China di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir bertambah dengan cepat. Ada yang fokus di pasar kendaraan elektrifikasi terutama mobil listrik murni, tapi ada juga yang masih mengombinasikan mobil konvensional dengan kendaraan elektrifikasi dalam portofolio produk mereka.

Tak hanya itu, model-model mobil listrik murah di Indonesia pertama kali datang dari merek-merek China, didukung insentif pemerintah yang relatif lebih royal ketimbang untuk mobil hybrid. [Xan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *