Scroll untuk baca artikel
Berita

INSW, Tetap Dipercaya untuk Digitalisasi Logistik Ekspor Impor

×

INSW, Tetap Dipercaya untuk Digitalisasi Logistik Ekspor Impor

Share this article
insw,-tetap-dipercaya-untuk-digitalisasi-logistik-ekspor-impor
INSW, Tetap Dipercaya untuk Digitalisasi Logistik Ekspor Impor

Indonesia Nasional Single Window (INSW) Mendorong Transformasi Digital di Bidang Ekspor-Impor dan Logistik

INSW: Platform Penting untuk Transformasi Digital

Indonesia Nasional Single Window atau INSW merupakan platform yang menjadi pendorong utama dalam transformasi digital terutama dalam layanan ekspor-impor dan logistik. Saat ini, INSW dikelola oleh Lembaga National Single Window (LNSW) dengan tujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga (K/L) untuk memberikan efisiensi layanan publik yang terintegrasi serta digitalisasi di bidang ekspor-impor.

Rapat Koordinasi untuk Penyelesaian Isu Strategis

Pada Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Sesmenko Susiwijono, Kepala Lembaga National Single Window Oza Olavia serta perwakilan 18 Kementerian/Lembaga yang terkait dengan INSW membahas penyelesaian isu strategis tahun 2023 dan rencana isu strategis tahun 2024. Beberapa isu strategis yang dibahas antara lain harmonisasi kode pelabuhan/bandara, pembentukan dan penguatan Unit Layanan Single Window (ULSW), penyusunan Service Level Agreement (SLA) dan Business Continuity Plan (BCP) atas layanan INSW, serta tata kelola data dan informasi.

Peningkatan Ekspor Indonesia

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia pada Mei 2024 mencapai US$22,33 miliar, naik 13,82 persen dibandingkan dengan ekspor April 2024. Namun jika dibandingkan dengan Mei 2023, nilai ekspor naik sebesar 2,86 persen. Ekspor nonmigas pada Mei 2024 mencapai US$20,91 miliar, naik 14,46 persen dibandingkan dengan April 2024 dan naik 2,50 persen dibandingkan dengan Mei 2023.

  • Nilai ekspor Indonesia Januari–Mei 2024 mencapai US$104,25 miliar, turun 3,52 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.
  • Ekspor nonmigas Januari–Mei 2024 mencapai US$97,58 miliar, turun 3,84 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.
  • Komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Mei 2024 adalah mesin dan perlengkapan elektrik.
  • Sektor ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Mei 2024 turun 0,63 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.
  • Ekspor nonmigas terbesar pada Mei 2024 adalah ke Tiongkok, disusul oleh Amerika Serikat dan India.
  • Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi asal barang ekspor terbesar pada Januari–Mei 2024.

Peningkatan Impor Indonesia

Nilai impor Indonesia pada Mei 2024 mencapai US$19,40 miliar, naik 14,82 persen dibandingkan dengan April 2024. Namun jumlah impor mengalami penurunan 8,83 persen jika dibandingkan dengan Mei 2023. Impor nonmigas pada Mei 2024 mencapai US$16,65 miliar, naik 19,70 persen dibandingkan dengan April 2024 dan turun 8,23 persen dibandingkan dengan Mei 2023.

  • Golongan barang impor nonmigas terbesar pada Mei 2024 adalah mesin/peralatan mekanis.
  • Tiongkok merupakan negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Mei 2024.
  • Perkembangan nilai impor Januari–Mei 2024 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya menunjukkan penurunan pada golongan bahan baku/penolong.
  • Golongan barang konsumsi dan barang modal mengalami peningkatan nilai impor.

Satria Susanto adalah seorang profesional berpengalaman di bidang logistik, saat ini menjabat sebagai Logistics Operations Manager di PT. Wahana Prestasi Logistik. Dengan latar belakang pendidikan Gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Satria telah menunjukkan kemampuannya dalam mengelola dan mengoptimalkan operasi logistik. Sebelum bergabung dengan PT. Wahana Prestasi Logistik pada Agustus 2017, Satria telah menempati posisi serupa sebagai Operations Manager di Lion Parcel selama lebih dari empat tahun. Pengalamannya yang luas selama hampir satu dekade dalam industri logistik telah membentuknya menjadi seorang ahli dalam mengatur, merencanakan, dan mengimplementasikan strategi operasional yang efisien. Keterampilan Satria dalam mengelola operasi logistik tidak hanya terbatas pada pengetahuan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi dan koordinasi yang efektif, sangat penting dalam menjaga kelancaran rantai pasokan. Berbasis di Jakarta, Indonesia, Satria telah berhasil memimpin timnya untuk mencapai berbagai target operasional, membuktikan kemampuannya sebagai seorang pemimpin yang efektif dan inovatif dalam industri logistik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *