JAKARTA – Mayoritas penjualan BMW di Indonesia datang dari jaringan diler BMW Astra.
Chief Executive PT Astra International – BMW Sales Operation Sanfrantis Tanu mengklaim bahwa jaringan diler mereka paling banyak menyumbang penjualan BMW di Tanah Air. Kontribusinya bahkan konsisten di kisaran 40 persen.
“Hingga year to date (ytd) Agustus 2024 kemarin juga angkanya masih sama di kisaran itu,” ucap Safrantis menanggapi pertanyaan Mobil123.com usai Media Gathering BMW Astra pada Rabu (25/9/2024) di Kelapa Gading, Jakarta.
Kendati begitu, Safrantis tidak bersedia mengungkap volume penjualan mereka secara komplet dan mendetail. Ia hanya menyebut BMW X1 dan BMW Seri 3 sebagai dua model yang paling banyak terjual di diler-diler BMW Astra.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BMW Group sekarang merupakan merek mobil mewah terlaris di negeri ini.
Penjualan retail merek BMW di seluruh Indonesia pada Januari-Agustus 2024 kemarin mencapai 2.466 unit atau turun 2,2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Ini belum termasuk penjualan retail bagi merek BMW Group lainnya yakni MINI yang berjumlah 600 unit atau naik 27,9 persen yoy.
Lebih lanjut, Safrantis mengklaim kalau BMW Astra bukan hanya kontributor penjualan BMW terbanyak di Indonesia. Ia juga menyebut BMW Astra sebagai jaringan diler terbesar bagi merek asal Jerman ini di Bumi Pertiwi.
BMW Astra, paparnya, kini mengoperasikan delapan diler untuk merek BMW. Lokasinya terbesar dari Pulau Jawa hingga Pulau Sulawesi.
“Di Jakarta kami ada empat diler. Lalu ada lagi di Semarang, Surabaya, Denpasar, sama Makassar. Jadi, sampai Sulawesi kami punya,” pungkas Safrantis.
Orang nomor satu di BMW Astra tersebut menerangkan bahwa sampai detik ini pihaknya belum punya rencana menambah lagi jumlah outlet mereka. Kebijakan penambahan diler sendiri, akunya, harus berasal dari BMW Group Indonesia sebagai agen pemegang merek.
“Kami lihat situasi (untuk tambah jaringan) karena keputusan untuk menambah cabang itu pun kebijakan yang berasal dari BMW Group Indonesia. Jadi kami tidak bisa sertamerta mau tambah cabang karena kebijakannya dari BMW Group Indonesia,” tutupnya. [Xan]






