Honda Vario 150 menjadi salah satu skutik yang cukup diminati karena kapasitas mesinnya besar. Selain itu, Vario 150 generasi pertama memiliki kelebihan sebagai skutik yang termasuk nyaman tapi tetap lincah.
Unit Vario 150 ini harganya masih tinggi di pasaran motor bekas untuk tahun 2024 ini. Harga termurah Vario 150 bekas berdasarkan penelusuran kami di berbagai website marketplace yaitu di angka Rp 12 juta.
Harga segitu tergolong tinggi untuk sebuah motor bekas berusia hampir 10 tahun. Sebagai informasi, Honda Vario 150 diluncurkan pada awal 2015, dimana saat itu dijual dengan harga Rp19,9 juta sampai Rp20,05 juta.
Artinya, skuter ini mengalami depresiasi sekitar Rp8 jutaan atau hanya 40 persen dibanding harga baru saat itu. Ini menandakan demand atau permintaan masyarakat terhadap Vario 150 masih cukup tinggi.
Bagi kalian yang sedang mencari skuter bekas 150 cc, pastinya akan memasukkan Vario 150 sebagai salah satu incaran utama. Untuk itu, kami akan mengulas kelebihan dan kekurangan Honda Vario 150 generasi pertama.
Simak ulasannya berikut ini.
Kelebihan Honda Vario 150 Gen 1, Pelopor Skutik Jepang Bermesin 150 Cc
Pada saat ini skuter bermesin 150 cc ke atas sudah jadi barang umum yang tak lagi terlihat istimewa. Padahal dulu, skuter Jepang bermesin 150 cc ini populasinya masih cukup terbatas. Vario 150 jadi produk yang mengawali segmen baru di kelas mesin tersebut sebagai model flagship.
Honda Vario 150 punya ciri khas dengan tampilan sporty lewat kesan serba tajam dan sepasang lampu utama berjuluk ‘Dual Keen Eyes’. Hal ini juga yang membuat tampilannya timeless dengan usianya yang sudah hampir 10 tahun.
Bagi kalian yang ingin tampil beda, tidak sulit untuk mengubah penampilannya dengan modifikasi sederhana. Kalian mungkin hanya perlu cat ulang, pasang decal atau ganti velg, maka sosoknya nggak kalah keren dari motor baru.
skuter ini memiliki panjang 1.921 mm, lebar 583 mm, dan tinggi 1.096 mm. Jarak terendah ke tanah 135 mm, sumbu roda 1.280 mm, berat kosong 109 kg, dan punya volume tangki BBM 5,5 liter.
Vario 150 memiliki identitas khas dengan cat beraksen matte atau doff. Ini karena Vario 150 dulu merupakan produk flagship sehingga dijual dengan pilihan warna yang eksklusif. Vario 150 sebenarnya juga ada yang berwarna glossy tapi penjualannya kalah dibanding versi matte.
Melihat bobotnya yang masih di bawah 110 kg menandakan skuter ini masih cukup ringan dikendarai. Built quality di era ini masih cukup oke walau sudah muncul gejala gredek pada CVT.
Pada kaki-kaki menggunakan suspensi depan jenis teleskopik dengan pelek cast wheel (racing) 14 inci berbalut ban 80/90. Di belakang pakai suspensi tunggal dengan pelek 14 inci dan ban berprofil 90/90.
Fitur yang Masih Oke Untuk Kebutuhan Harian
Walau tergolong motor lawas, tapi Honda Vario 150 jadi skuter dengan fitur yang modern dan fungsional. Soal penyimpanan pun cukup melimpah di skuter medium ini, entah di konsol box depan atau bagasi.
Pada legshield terdapat sepasang konsol box di sisi kiri dan kanan yang ukurannya berbeda. Untuk konsol box di sisi kiri ukurannya cukup besar dan bisa menyimpan botol minum 500 ml, sedangkan di kanan lebih kecil dan hanya bisa digunakan menyimpan sarung tangan dan benda seukuran dompet.
Sementara itu untuk bagasi utama di bawah jok 18 liter yang sanggup menyimpan 1 helm half face. Bila masih kurang, terdapat hook atau cantolan di legshield yang bisa digunakan untuk menggantungkan kantong kresek jajan atau tas kecil.
Honda Vario 150 jadi salah satu skuter yang saat itu telah dilengkapi dengan penerangan lampu depan LED, namun lampu belakang masih bohlam biasa. Kemudian pada panel instrumen meter berupa kombinasi analog-digital.
Tak ketinggalan, fitur Parking Brake Lock dan Side Stand Switch sebagai pengaman saat parkir juga tetap dipertahankan. Fitur lainnya berupa idling stop system sebagai standar. Pada Vario 150 juga telah memakai rem CBS sehingga pengereman lebih responsif.
Spesifikasi dan Fitur Honda Vario 150 Gen 1 2015-2018
Dari segi performa, Honda Vario 150 generasi pertama dibekali bekali mesin 150 cc, 4-tak, SOHC, eSP, pendingin cairan, dan sudah injeksi PGM-Fi. Di atas kertas mampu memproduksi tenaga maksimal 12,4 Hp pada 8.500 rpm dan torsi 12,8 Nm di 5.000 rpm.
Figur tenaganya termasuk yang cukup besar pada masa itu, dimana motor-motor skuter 110-125 cc umumnya bertenaga antara 8-10 hp saja. Hal ini membuat Vario 150 punya performa yang cukup memuaskan untuk kebutuhan berkendara harian.
Kekurangan Honda Vario 150, CVT Gredek Jadi Ciri Khas
Setelah membahas beberapa kelebihan, kali ini kami akan membahas berbagai kekurangan yang kerap dikeluhkan dari Honda Vario Old.
Walau laris manis, namun Vario 150 Old bukanlah skuter yang sempurna dari berbagai aspek. Berikut ini poin minus dari Honda Vario 150 Gen 1.
Belum Keyless dan Tanpa USB Charger
Meski melimpah fitur, tapi Vario 150 telah hadir sejak 2015, maka kelengkapan fiturnya pun mengikuti kebutuhan di zaman itu. Vario 150 Old belum ada fitur pengaman motor yang canggih seperti keyless, atau colokan port USB charger yang kini jamak ditemui di motor matic baru.
Posisi Duduk dan Jok Kurang Nyaman
Salah satu hal yang kerap dikeluhkan pengguna Honda Vario 150 Old adalah joknya yang keras. Selain itu, posisi duduk juga kurang nyaman bagi pemilik tinggi 170 cm ke atas. Untungnya, shockbreaker depan dan belakang masih tergolong empuk.
Ini karena sudut legshield yang tajam dan lutut sering kali beradu. Kondisinya diperparah dengan setang yang agak rendah sehingga gampang mentok lutut terutama ketika membelok patah.
CVT Gredek Bikin Kurang Mulus Saat Akselerasi
Honda Vario 150 punya penyakit bawaan yang bahkan diturunkan hingga generasi Honda PCX versi lokal. Salah satu penyakit khas di skutik tersebut yaitu CVT yang gredek.
Gejala gredek-gredek ini disebabkan karena gesekan kampas ganda dengan mangkok CVT yang kurang menggigit. Penyebabnya karena sisa debu di permukaan mangkok CVT menghalangi gesekan kampas.
Gesekan yang tersendat ini lantas memunculkan getaran dan suara khas gredek-gredek. Kondisi ini biasanya terjadi saat kita mulai jalan, karena kampas yang baru bergesekan. Bila sudah berjalan, maka gejala tersebut hilang.
Begitu banyaknya pengguna yang mengeluhkan masalah getar atau ‘gredek-gredek’ ini. Bahkan, sudah dianggap sebagai penyakit bawaan motor karena menurun ke generasi skutik 150 cc terbaru Honda.
Cara mengatasinya tidak begitu sulit, karena hanya perlu sedikit memodifikasi bagian CVT saja. Gejala getar bisa hilang dengan cara modifikasi kampas kopling, mangkok kopling, atau mengganti dari merek lain dengan dudukan yang sama.
Gesekan pada kampas sentrifugal dan mangkok kopling Vario 150 cukup besar, sehingga muncul getaran. Untuk menghilangkan gredek yang muncul, bisa dilakukan dengan mengganti kampas kopling ganda milik Yamaha NMax.
(YS)






