Scroll untuk baca artikel
Berita

Kelebihan dan Kekurangan Minerva R150, Tiruan Honda CBR150R Thailand yang Sempat Laris

×

Kelebihan dan Kekurangan Minerva R150, Tiruan Honda CBR150R Thailand yang Sempat Laris

Share this article
kelebihan-dan-kekurangan-minerva-r150,-tiruan-honda-cbr150r-thailand-yang-sempat-laris
Kelebihan dan Kekurangan Minerva R150, Tiruan Honda CBR150R Thailand yang Sempat Laris

Kalangan Gen Z mungkin asing dengan merek motor Minerva. Ya, motor asal Taiwan ini pada tahun 2007 sempat menggegerkan jagat otomotif Indonesia melalui R150. Bagaimana tidak, desain dari motor sport fairing tersebut meniru Honda CBR150R generasi pertama yang masuk secara CBU dari Thailand.

Mundur ke belakang, Minerva R150 yang desainnya begitu mirip dengan Honda CBR150R generasi pertama cukup laris. Minerva bisa menjualnya dengan harga terjangkau di angka Rp15 juta saat itu.

Di sisi lain, Honda CBR150R saat itu dijual dengan harga cukup mahal. Motor sport fairing Honda tersebut juga masih diimpor dari Thailand dari jalur importir umum. 

Nah, dua poin tadi sukses membuat masyarakat lantas memilih Minerva R150 yang lebih ekonomis namun masih bisa tampil keren di jalanan. Berbekal kerja sama dengan Sachs Jerman, Minerva R150 diharapkan mampu menandingi bahkan menjadi kompetitor pabrikan asal Jepang, khususnya di Indonesia.

Memang, para pembeli Minerva R150 ini kebanyakan hanya mencari motor sport dengan tampang keren. Pasalnya, performa motor sport tiruan dari CBR150R ini jauh dari kata istimewa dalam kondisi standar pabrik.

Kali ini, kami kembali akan mengajak kalian bernostalgia mengenang era kejayaan Minerva R150 sebagai tiruan CBR150R yang cukup sukses memikat masyarakat.

Kelebihan Minerva R150, Desainnya Sporty Ala CBR150R

Minerva R-150 merupakan salah satu motor sport full fairing 150 cc yang desain bodinya mirip dengan Honda CBR 150 Thailand. Karena desainnya itu, banyak yang mengira bahwa Minerva R-150 ini merupakan Honda CBR 150. 

Wajar saja karena cara menirunya ini begitu totalitas. Mulai dari desain fairing hingga lampu belakang yang tertutup mika bening untuk stop lamp berbentuk bulatnya pun serupa.

Makin keren lagi, Minerva R150 juga telah memakai suspensi depan jenis upside down. Dengan begini, auranya begitu kental gaya motor sport. Fakta menarik dari Minerva 150R memiliki finishing body cover yang lebih halus dibanding CBR150R.

Minerva 150R memiliki panjang x lebar x tinggi 1.910 x 652 x 1.650 mm, dengan jarak sumbu roda 1.286 mm dan berat kosong mencapai 113 kg. 

Kita baru bisa mengetahui perbedaannya saat melihat crankcase sebelah kanan dengan embos Minerva. Selain itu, dari suara mesin pun bisa dibedakan dimana suara Minerva R150 ini seperti motor yang tarikannya berat. 

Kiprah Minerva R150 sanggup bertahan hingga tiga tahun, dimana pada 2010 Minerva Motor Indonesia merilis penerusnya yang dinamai Minverva VX 150. Desain suksesornya juga tak kalah kontroversial, karena sekilas mirip dengan Yamaha R15 pada desain fairingnya.

Rancangan Mesin Mirip Honda Mega Pro

Kelebihan berikutnya yang membuat masyarakat tergoda membeli motor tiruan dari merek Taiwan tersebut ialah dari rancangan mesin serupa Honda GL. Bisa dibilang, Minerva 150 itu seperti motor dengan bodi CBR tapi mesinnya Mega Pro.

Ini artinya motor tersebut perawatannya relatif mudah dan juga modifikasi performa bisa memanfaatkan part aftermarket milik Honda GL atau Mega Pro

Sparepart Tak Sesulit Motor China Lain

Pada tahun tersebut, Minerva R150 dijual secara resmi oleh Minerva Motor Indonesia. Minerva R150 merupakan hasil pengembangan Minerva, Loncin (China) dan SACHS (Jerman)

Karena dijual secara resmi, maka ketersediaan sparepart lebih terjamin dan lebih mudah didapat. Saat itu garansi unit juga terjamin karena Minerva 150R di Indonesia memiliki ATPM.

Kekurangan Minerva R150, Basis Mesin Mirip GL yang Performanya Bersahaja

Jika dilihat secara penampilan, fisik Minerva 150R tidak kalah dengan desain motor pabrikan asal Jepang yang berpedoman kesan futuristik. Namun demikian, kelemahan ini muncul dari mesin yang spesifikasinya serba nanggung.

Rancangan mesin Minerva R150 ini sejatinya tidaklah terlalu jelek-jelek amat, malahan bisa dibilang over pada salah satu bagiannya. Sebagai contoh, diameter klep in berukuran 31,5mm yang artinya sama dengan diameter klep Honda Tiger. seharusnya dengan diameter sebesar itu power yang diraih sangat dahsyat.

Permasalahannya ada pada karbu standar dari Minerva R150 yang jelek karena berdiameter kecil. Dengan diameter karbu kecil ini tentu tenaga mesin tidak akan maksimal dan dapat teriak di putaran tinggi.

Padahal spek mesin Minerva ini memakai silinder dengan bentuk short-stroke, artinya mesin tersebut dirancang untuk Rpm yang bisa mencapai lebih dari 12.000 Rpm. 

Rumus menghasilkan tenaga yang galak pada motor yang masih memakai karburator yaitu diameter karbu berbanding lurus dengan capaian tenaga dan Rpm mesin. Semakin tinggi Rpm yang dapat dicapai maka semakin besar pula diameter karbunya.

Selain masih memakai sistem karburator untuk pembakarannya, Minerva 150 juga masih menggunakan sistem SOHC. Sementara untuk Honda CBR150R Thailand telah mengusung mesin dengan DOHC.

Spesifikasi Mesin Minerva R150

  • Volume Mesin: 149 cc
  • Diameter x Langkah: 61 mm x 49,5 mm
  • Kompresi: 9,2 : 1
  • Tenaga Maksimal: 13 ps/9.500 rpm
  • Torsi Maksimal: 10 Nm/7.500 rpm
  • Transmisi: 5-Percepatan
  • Suspensi Depan: Upside Down
  • SUspensi Belakang: Monoshock
  • Rem Depan: Disc Brake
  • Rem Belakang: Disc Brake
  • Kapasitas Tangki 12 Liter

Getaran Mesin yang Heboh

Kelemahan berikutnya ada pada getaran mesin Minerva R150 yang terbilang sangat keras yang berbeda dengan generasi yang terbaru. Ini karena pada seri VX150 sudah menerapkan balancer yang bentuknya lebih ideal. 

Pada Minerva R150 lama bentuk kruk-asnya terbilang sangat aneh, dimana bandul kruk asnya yang besar sebelah. Dengan bentuk bandul yang besar sebelah, mesin akan sangat bergetar pada putaran menengah dan baru hilang di Rpm atas. 

Rancangan bandul kruk as yang ringan berefek pada lemahnya torsi motor saat putaran bawah. Itulah mengapa banyak orang yang bilang Minerva R150 putaran bawahnya sangat loyo. 

Makin parah lagi, tarikannya sulit beringas di putaran atas karena diameter karbunya masih kecil. Solusinya jelas, hanya dengan mengganti bagian kruk as dan karburatornya dengan milik Honda Mega Pro agar akselerasi dan tenaganya lebih baik.

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *