Berikut akan kami ulas mengenai komparasi BYD Seal vs Ioniq 6. Dalam pembahasan kali ini, kami spesifik membahas dari performa mesin, tes nanjak, desain eksterior dan interior serta kelengkapan fitur dari kedua mobil listrik tersebut.
Berbicara harga, Hyundai Ioniq 6 Signature AWD saat ini dijual dengan banderol Rp 1,22 miliar. Sementara BYD Seal Performance AWD dijual dengan harga Rp 719 juta. Kedua harga itu untuk wilayah DKI Jakarta. Oh ya, dalam komparasi kali ini kami pakai varian tertinggi untuk kedua mobil listrik tersebut.
Sebagai informasi, jika Kamu berminat untuk membeli Hyundai Ioniq 6, unitnya ready di diler-diler resmi Hyundai. Berbeda dengan BYD Seal yang masih inden. Untuk yang SPK di IIMS 2024 lalu saja kabarnya unit baru akan dikirim di bulan Juni ini. Sementara untuk yang melakukan SPK setelah IIMS 2024 unit baru akan dikirim bulan Juli hingga Agustus 2024.
Soal dimensi, BYD Seal punya panjang 4800 mm, lebar 1875 mm, tinggi 1460 mm, ground clearance 120 mm serta wheelbase 2920 mm. Sementara itu untuk dimensi dari Hyundai Ioniq 6 yaitu panjang 4855 mm, lebar 1880 mm, tinggi 1495 mm, wheelbase 2950 mm dan ground clearance 141 mm.
Kembali ke pembahasan komparasi BYD Seal vs Ioniq 6. Mari kita simak ulasannya berikut ini.
Tes Nanjak, Sama-sama Mudah Melewatinya

Komparasi BYD Seal vs Ioniq 6 pertama adalah tes nanjak. Seperti biasa dalam komparasi dan pengujian mobil, tes nanjak menjadi menu wajib untuk mengetahui kemampuan menanjak dari masing-masing mobil tersebut.
Kemudian, kami juga menggunakan stopwatch untuk acuan siapa yang terlebih dahulu mencapai garis finish yang sudah kami tentukan.
Hasilnya, kedua mobil listrik ini mudah melewati tanjakan yang cukup curam serta aspal basah. Dari hasil stopwatch, waktu tempuh nanjak dari BYD Seal 4,9 detik dan Ioniq 6,5 detik.
Performa Dapur Pacu BYD Seal Lebih Unggul (Drag Race)

Komparasi BYD Seal vs Ioniq 6 selanjutnya adalah dari sisi dapur pacunya. BYD Seal Performance AWD pakai Blade Battery berkapasitas 82,56 kWh yang dikombinasikan dengan motor elektrik 390 kW. Untuk akselerasi dari 0-100 km/jam diklaim tembus 3,8 detik.
Selanjutnya untuk Hyundai Ioniq 6 mengadopsi battery kapasitas baterai 77,4 kWh yang dikawinkan dengan 2 motor listrik dan berpenggerak all wheel drive (AWD). Alhasil menghasilkan daya sebesar 239 kW dan torsi sebesar 605 Nm. Soal akselerasi 0–100 km/jam, hanya dalam waktu 5,1 detik, dengan kecepatan maksimal dapat mencapai 185 km/jam.
Nah, bagaimana dengan hasil drag race dan akselerasi yang kami coba langsung? Hasilnya sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan oleh pabrikan. Dalam artian, BYD Seal lebih unggul dibanding Ioniq 6.
Hasil dari drag race sejauh 201 meter, BYD Seal tembus waktu 7,7 detik dan akselerasi dari 0-100 km/jam 3,8 detik. Bagaimana dengan Ioniq 6? hasilnya untuk drag race catatan waktunya 8,4 detik dan akselerasi 0-100 km/jam 4,8 detik.
Kemudian untuk konsumsi baterainya, untuk rute dalam kota, BYD Seal mencatat 6,6 km/kWh dan rute jalan tol 6 km/kWh. Berikutnya untuk konsumsi baterai Hyundai Ioniq 6 untuk rute dalam kota 5,7 km/kWh dan rute jalan tol 6,5 kWh.
Kelengkapan Fitur Ioniq 6 Lebih Lengkap

Komparasi BYD Seal vs Ioniq 6 selanjutnya adalah dari kelengkapan fitur kedua mobil listrik tersebut. Pertama kita akan bahas fitur Ioniq 6.
Hyundai Ioniq 6 sudah mengadopsi Hyundai SmartSense lebih lengkap. Salah satu tambahannya adalah Intelligent Front-lighting System (IFS).
Fitur IFS ini secara pintar mematikan sebagian dari lampu High Beam Ioniq 6, agar tidak mengganggu pengemudi mobil di depan atau sisi lain jalan. Dipandu kamera dan headlamp controller, fitur IFS membuat pengalaman berkendara di malam hari jadi lebih aman.
Ada pula Forward Collision-Avoidance Assist 2 (FCA 2) yang bisa mencegah tabrakan dengan kendaraan atau objek lain di sekitar IONIQ 6. Fitur ini dapat melakukan pengereman secara otomatis jika mendeteksi potensi tabrakan dari sisi kiri atau kanan persimpangan jalan hingga menyesuaikan kemudi mobil agar tidak menabrak saat berganti jalur.
Fitur Hyundai SmartSense lain yang hadir di Ioniq 6 meliputi Blind-Spot Collision-avoidance Assist (BCA), Blind-Spot View Monitor (BVM), Driver Attention Warning (DAW) yang meliputi Leading Vehicle Departure Alert, Lane Following Assist (LFA), Lane Keeping Assist – Line/Road-Edge (LKA-L/R), Parking Collision-avoidance Assist-Reverse (PCA-R), Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA), Rear Occupant Alert (ROA), Safe Exit Warning (SEW), Smart Cruise Control (SCC) with Stop & Go Function, dan Surround View Monitor (SVM).
Kemudian Untuk menjamin pengalaman berkendara yang aman dan nyaman, mobil sedan istrik ini juga didukung dengan fitur-fitur keselamatan seperti Electronic Stability Control (ESC) yang meliputi Anti-lock Braking System (ABS), Brake Assist System (BAS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Hill-start Assist Control (HAC), Multi Collision-Avoidance Brake (MCB), Traction Control System (TCS), dan Vehicle Stability Management (VSM). Tak ketinggalan, terdapat fungsi-fungsi penunjang lainnya seperti Emergency Stop Signal (ESS), Manual Speed Limit Assist (MSLA), Parking Distance Warning- Forward/Side/Reverse (PDW-F/S/R), Tyre Pressure Monitoring System (TPMS), dan Virtual Engine Sound System (VESS).
Kemudian untuk kelengkapan fitur dari BYD Seal. Mobil listrik asal Cina ini sudah dilengkapi Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber daya eksternal dengan daya hingga 3.600 watt.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat listrik apa pun, dari sepeda listrik hingga peralatan berkemah, menggunakan mobil sebagai sumber daya. Fitur ini melengkapi fitur-fitur modern BYD Seal, menunjukkan komitmen BYD terhadap inovasi teknologi.
Selain V2L, BYD Seal juga sudah dilengkapi Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Lade Departure Prevention (LDP), Emergency Lane Keeping Assist (ELKA), Intelligent Cruise Control (ICC), Predictive Collision Control (PCC), dan masih banyak lagi lainnya.
Selain fitur keselamatan, pengemudi juga akan dimanjakan fitur yang bersifat hiburan atau kepraktisan. Contohnya, NFC Card Key, Wireless Phone Charger, atau sistem audio yang didukung dengan 12 unit speaker.
Desain Eksterior Ioniq 6 Lebih Futuristik

Berbicara desain eksterior memang subjektif, sesuai dari selera masing-masing konsumen. Namun begitu, jika dilihat dari kasat mata, Ioniq 6 terlihat lebih futuristik berkat lekukan body yang proporsional berpadu dengan headlamp dan velgnya.
Sementara untuk BYD Seal desain eksteriornya lebih mirip dengan mobil sedan pada umumnya. Hanya saja kombinasi headlamp dan lekukan tutup kap mesin menjadikan mobil listrik asal cina ini terlihat lebih modern.
Desain Interior BYD Seal Lebih Modern

Tampilan interior BYD Seal terlihat lebih modern dibanding Ioniq 6 berkat head unit berukuran 15,6 inci yang dapat diputar secara vertikal atau horizontal, menambahkan tingkat kenyamanan dan kemudahan penggunaan. Fitur-fitur canggih seperti BYD intelligence cockpit system dan Windshield Head-Up Display (W-HUD) meningkatkan pengalaman berkendara.
Kemudian untuk Ioniq 6, tampilan interiornya lebih simpel namun tetap terlihat elegan. Head unit dan panel instrumen menyatu dengan model floating yang bisa mengakomodasi kebutuhan infotainment serta fitur-fitur dari Ioniq 6.
Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.






