Scroll untuk baca artikel
Unik

Lokasi Ini Dipenuhi Oleh Hewan-Hewan Bercahaya

4
×

Lokasi Ini Dipenuhi Oleh Hewan-Hewan Bercahaya

Share this article
lokasi-ini-dipenuhi-oleh-hewan-hewan-bercahaya
Lokasi Ini Dipenuhi Oleh Hewan-Hewan Bercahaya

Anehdidunia.com – Malam identik dengan kegelapan. Namun beberapa hewan memiliki kemampuan untuk menghasilkan cahayanya sendiri. Jika jumlah mereka cukup banyak, habitat yang mereka tinggali pun bakal dipenuhi oleh kilatan cahaya yang bakal membuat siapapun merasa takjub saat melihatnya. Berikut ini adalah contoh dari tempat-tempat tersebut.

Hendersonville, Amerika Serikat

Hendersonville
Hendersonville, Amerika Serikat via cooncoll.edu

Kunang-kunang bukanlah serangga yang asing bagi manusia. Hewan bercahaya ini kerap dijumpai di kawasan pedalaman pada malam hari. Jika kebetulan kunang-kunang yang ada di suatu lokasi jumlahnya banyak, keberadaan mereka bakal memberikan keindahan tersendiri bagi tempat yang bersangkutan.

Hal serupa juga berlaku di Amerika Serikat. Ada sejumlah tmpat di negara tersebut yang diketahui banyak dihuni oleh kunang-kunang. Namun dari sekian banyak tempat tersebut, kawasan pedalaman di Hendersonville, Carolina Utara, Amerika Serikat, adalah salah satu yang paling unik.

Apa yang membuat padang kunang-kunang di Hendersonville begitu unik adalah kunang-kunang yang ada di tempat tersebut tidak memancarkan cahaya kuning, melainkan biru. Itulah sebabnya kunang-kunang di tempat ini juga dikenal dengan nama kunang-kunang hantu biru (blue ghost firefly).

Baik kunang-kunang jantan maupun betina sama-sama memancarkan cahaya, namun dengan sejumlah perbedaan. Kunang-kunang jantan memancarkan cahaya secara berkelip-kelip sambil terbang. Kunang-kunang betina di lain pihak tidak bisa terbang dan tidak mengedip-ngedipkan cahayanya.

Menyaksikan kunang-kunang hantu biru di habitatnya sendiri bukanlah pekerjaan mudah. Pasalnya mereka biasanya hanya terlihat menampakkan diri selama satu bulan di musim panas. Cahaya yang mereka pancarkan juga terlalu redup untuk dipotret ataupun direkam memakai kamera.

Kampung Kuantan

Kampung Kuantan
Kampung Kuantan via selangor.travel

Malaysia adalah negara yang bertetangga dengan Indonesia di sebelah utara. Di negara ini, terdapat tempat wisata yang terkenal dengan pemandangan kelap-kelipnya di malam hari. Kampung Kuantan adalah nama dari tempat tersebut.

Kampung Kuantan terletak di tepi Sungai Selangor dan berjarak kurang lebih 9 km dari kota Kuala Selangor. Untuk mencapai Kampung Kuantan, pengunjung harus menaiki kapal yang menyusuri sungai. Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan disajikan oleh pemandangan hutan bakau yang memenuhi tepi sungai.

Pada siang hari, Kampung Kuantan nampak tidak ada bedanya dengan kawasan pedalaman pada umumnya. Namun saat malam tiba, barulah pengunjung Kampung Kuantan bakal menyaksikan pemandangan yang penuh dengan cahaya.

Saat malam tiba, kawanan kunang-kunang yang bertengger di pohon bakau akan menyalakan lampunya secara beramai-ramai. Kebetulan Kampung Kuantan memang terkenal sebagai salah satu tempat dengan populasi kunang-kunang terbanyak di Asia.

Kunang-kunang yang ada di Kampung Kuantan menjadikan getah pohon bakau sebagai makanannya. Itulah sebabnya mereka kerap terlihat bertengger pada pohon bakau.

Untuk berkomunikasi dengan betina dari jenis kunang-kunang yang sama, kunang-kunang jantan akan mengedipkan organ cahayanya sebanyak 3 kali per detik. Pemandangan tersebut tak pelak membuat kawanan kunang-kunang di Kampung Kuantan terlihat seperti bintang yang berkedip-kedip di langit.

Gua Waitomo, Selandia Baru

Gua Waitomo, Selandia Baru
Gua Waitomo, Selandia Baru via cnnindonesia.com

Selandia baru adalah salah satu negara yang letaknya paling selatan. Negara ini memiliki lokasi geografis yang lumayan terisolasi karena letaknya yang jauh dari benua-benua lainnya. Australia menjadi negara yang lokasinya paling dekat dengan Selandia Baru.

Di Selandia Baru pulalah, terdapat suatu gua yang bernama Waitomo. Normalnya gua memiliki bagian dalam yang gelap gullita. Namun Gua Waitomo justru memiliki langit-langit yang bercahaya layaknya langit malam yang dipenuhi oleh bintang.

Cahaya yang memenuhi langit-langit Gua Waitomo berasal dari cahaya yang dihasilkan oleh larva serangga fungus gnat. Fungus gnat dewasa menyerupai nyamuk, namun larva fungus gnat bentuknya menyerupai ulat kecil yang bisa menghasilkan cahaya berwarna putih atau biru.

Larva fungus gnat hidup dengan cara membangun sarang di langit-langit gua. Saat berada di sarangnya, larva fungus gnat akan mengeluarkan benang lengket sambil menyalakan cahaya pada tubuhnya.

Karena merasa tertarik oleh cahaya, serangga kecil yang ada di dalam gua akan terbang menuju sarang larva fungus gnat. Saat serangga tadi terjebak pada benang lengket yang ditinggalkan oleh larva, larva fungus gnat kemudian akan memakan serangga tadi.

Bagian dasar Gua Waitomo dipenuhi oleh air layaknya sungai bawah tanah. Untuk menikmati pemandangan langit-langit Gua Waitomo yang dipenuhi oleh untaian cahaya, pengunjung pun harus menaiki perahu kecil.

Gua Newnes, Australia

Gua Newnes, Australia
Gua Newnes, Australia via travel.detik.com

Selandia Baru bukanlah satu-satunya negara yang memiliki gua bercahaya. Australia selaku negara tetangga Selandia Baru juga memiliki tempat serupa. Newnes adalah nama dari gua tersebut.

Newnes sendiri aslinya adalah gua atau terowongan buatan manusia. Terowongan sepanjang 600 meter ini pada awalnya dibangun sebagai jalur transportasi untuk memindahkan minyak ikan paus.

Karena berfungsi sebagai jalur tarnsportasi, Newnes pun dilengkapi dengan rel yang bisa dilewati oleh kereta barang. Namun saat tingkat konsumsi minyak paus secara perlahan-lahan semakin menurun, aktivitas di terowongan ini pun lambat laun juga ikut terpengaruh.

Tahun 1932, Newnes tidak lagi digunakan setelah beroperasi selama 25 tahun. Terbengkalainya gua ini lantas menyebabkan hewan-hewan liar mulai berdatangan untuk menjadikan gua ini sebagai tempat tinggal baru mereka.

Larva fungus gnat adalah salah satu hewan tersebut. Dengan memanfaatkan kondisi gua yang gelap dan terlindung dari cuaca luar, mereka beramai-ramai membuat sarang di langit-langit gua. Hasilnya, langit-langit Newnes pun sekarang dipenuhi oleh cahaya layaknya langit malam yang penuh bintang.

Untuk menikmati keindahan cahaya di dalam Gua Newnes, pengunjung mula-mula harus berjalan menyusuri bagian dalam gua sambil membawa alat penerang. Saat sudah berada cukup dalam, alat penerang tadi sudah bisa dipadamkan. Setelah 1 atau 2 menit, gerombolan larva fungus gnat tadi akan mulai menyalakan kembali organ cahayanya, sekaligus memecah suasana gelap gulita di dalam gua.

Taman Nasional Sequoia, Amerika Serikat

Taman Nasional Sequoia, Amerika Serikat
Taman Nasional Sequoia, Amerika Serikat via okezone.com

Kaki seribu atau luwing adalah sejenis hewan kecil yang dapat dikenali dengan melihat tubuhnya yang panjang dan kakinya yang berjumlah banyak. Bagi manusia, kaki seribu normalnya bukanlah hewan yang berbahaya. Namun jika dipegang, kaki seribu bisa mengeluarkan cairan yang baunya tidak enak.

Kaki seribu Motyxia yang hidup di Taman Nasional Sequoia memiliki metode pertahanan diri tambahan. Jika merasa terancam, mereka bisa mengeluarkan cahaya terang layaknya kunang-kunang.

Fungsi dari cahaya ini adalah untuk memberi peringatan kepada pemangsa supaya menjauhi kaki seribu ini. Hewan-hewan pemakan serangga semisal tikus diketahui kerap memangsa kaki seribu ini.

Saat diserang, kaki seribu akan mengeluarkan cairan sianida yang beracun dari tubuhnya. Akibatnya, tikus tadi spontan merasa kaget dan langsung melepaskan kaki seribu ini. Jika tikus tadi kembali berpapasan dengan kaki seribu lain yang sama-sama memancarkan cahaya, tikus tersebut akan langsung teringat dengan pengalamannya dulu dan tidak akan menyerang kaki seribu tadi.

Kaki seribu bercahaya dapat ditemukan dengan mudah di lantai hutan Taman Nasional Sequoia. Mereka memiliki tubuh berwarna jingga dan berukuran kurang lebih 5 cm. Orang dengan indra penciuman yang peka juga bisa menemukan kaki seribu ini dengan cara mengenali baunya yang mirip bau kacang almond.

Sumber :

https://www.atlasobscura.com/places/blue-ghost-fireflies

https://www.atlasobscura.com/places/waitomo-glowworm-caves

https://www.atlasobscura.com/places/newnes-glow-worm-tunnel

https://www.atlasobscura.com/places/glowing-millipedes-of-sequoia-national-park

https://www.kuala-selangor.com/kuala-selangor-attraction/fireflies-firefly-kuala-selangor/kampung-kuantan-firefly-part-kuala-selangor.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *