Mengendarai sepeda motor sudah menjadi rutinitas bagi kebanyakan orang untuk saat ini. Mulai dari ke sekolah hingga ke kantor, orang mengendarai motor ke tempat yang mereka tuju. Bagi kalian yang kerap berkendara motor untuk jarak jauh, sebaiknya ketahui beberapa masalah kesehatan yang bisa menyerang.
Saat berkendara jarak jauh, pemotor akan menempuh jarak hingga ratusan kilometer dengan waktu perjalanan berjam-jam. Kondisi perjalanan yang cukup lama bisa menimbulkan gangguan kesehatan.
Sebagai contoh, masuk angin adalah gangguan kesehatan yang paling umum dialami oleh mereka yang sering menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor. Lantas, bagaimana menghindari gangguan kesehatan saat berkendara motor jarak jauh?
Kali ini, kami akan mengulas beberapa potensi masalah kesehatan dan cara menghindari gangguan kesehatan tersebut untuk kalian. Simak ulasannya berikut ini.
Masalah Gangguan Kesehatan yang Sering Menyerang Pemotor Jarak Jauh
Sudah dijelaskan di atas, masuk angin jadi gangguan kesehatan yang paling umum dialami pemotor. Alasannya, karena tubuh kurang mendapat perlindungan maksimal dan juga harus diterpa angin sepanjang jalan. Kalian juga bisa mengalami kesemutan karena sendi-sendi di area paha dan bokong menjadi kaku karena kurang gerak dalam waktu lama.
Kemudian bagi pengguna motor sport, biasanya rentan mengalami nyeri pinggang dan pundak akibat duduk menunduk terlalu lama saat mengendarai sepeda motor.
Berkendara bungkuk saat mengendarai motor sport bakal membuat tubuh bekerja ekstra saat berkendara. Posisi seperti ini dapat bikin kamu mudah lelah dan bila salah duduk atau miring dapat menyebabkan perubahan posisi atau letak tulang punggung.
Perlu Pemanasan Sebelum Berkendara Jarak Jauh
Untuk menghindari gangguan kesehatan saat berkendara motor jarak jauh, perlu peregangan otot terlebih dahulu saat akan memulai berkendara jarak jauh. Ini karena saat menempuh perjalanan jauh, dengan sepeda motor sudah pasti bakal menguras stamina
Sebelum berkendara, sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu minimal dua menit dengan lari-lari kecil atau melemaskan otot. Pemanasan sebelum berkendara bertujuan untuk menghindari rasa pegal pada bagian pinggang, tangan, kaki dan persendian agar tidak kaku.
Caranya bisa dengan berjalan-jalan sejenak atau memutar bahu ke depan dan ke belakang. Setelah itu, tarik napas yang panjang, tahan beberapa detik berulang ulang sampai anda merasakan lebih nyaman.
Gunakan Pakaian yang Proporsional Saat Berkendara
Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak pengendara sepeda motor yang memiliki sikap tidak peduli terhadap perlengkapan berkendara yang tepat. Masih banyak pemotor yang memakai riding gears ala kadarnya, atau bahkan tidak memakai perlengkapan berkendara sama sekali.
Banyak yang beranggapan bila perlengkapan berkendara seperti jaket, sarung tangan, celana panjang, hingga helm dianggap kurang nyaman. Pemotor masih lebih nyaman berkendara hanya dengan memakai t-shirt dan celana pendek. Kaki hanya memakai sendal jepit sebagai alasnya dan tangan dibiarkan telanjang.
Mereka kadang hanya memakai sendal dan sweater atau cardigan serta helm untuk berkendara jarak jauh. Bahkan masih banyak ditemui pemotor memakai helm murahan yang sudah sangat lama, dengan tali dagu berjuntai tidak dikaitkan.
Konyolnya lagi, masih ada dari mereka yang memakai jaket terbalik supaya praktis dan cepat. Mereka langsung memakai jaket dengan bagian punggung di depan dan resleting penutup di belakang.
Pastinya, cara memakai jaket seperti ini tidak akan menutup bagian resletingnya. Perlu kalian ketahui, cara memakai jaket seperti ini dapat mengundang bahaya.
Ternyata, jaket yang terbalik paling rawan bila terkena angin. Hembusan angin yang kencang dari bagian depan membuat jaket berkibar-kibar. Hal yang paling berbahaya, saat kerah atau bagian jaket lantas menutupi pandangan.
Hembusan angin yang kencang membuat jaket menutup pandangan ketika sedang berkendara. Risiko lainnya akibat memakai jaket yang hanya dibalik, bisa membuat jaket tersangkut di spion atau bagian mobil ketika motor selap-selip di kemacetan.
Pakaian yang Proporsional Untuk Perempuan Pengendara Motor
Bagi kaum hawa, gunakan pakaian yang proporsional saat akan mengendarai sepeda motor. Gunakan alas kaki yang bisa menutupi seluruh bagian kaki tapi bukan jenis High Heels Shoes.
Menggunakan sandal yang memiliki heels atau hak tinggi dapat mengganggu pengendara perempuan mengendalikan keseimbangan saat berkendara.
Kemudian demi alasan safety riding, disarankan menggunakan celana panjang daripada rok, karena celana dinilai lebih nyaman dan leluasa untuk bergerak. Bila ingin gunakan rok, disarankan jika sudah sampai tempat tujuan.
Jika memiliki rambut panjang, ikat rambut terlebih dahulu untuk menghindari gangguan pandangan ke depan.
Bagi para hijabers, disarankan menggunakan jaket agar hijab tidak berkibar. Pilih jilbab yang tidak terlalu panjang dan menjuntai. Gunakan ciput untuk menjaga jilbab tetap rapi dan tidak mudah tertiup angin.
Istirahat yang Cukup dan Rutin Makan Buah, Jaga Stamina Untuk Berkendara Dalam Waktu Lama
Bagi kalian yang rutin berkendara jarak jauh, disarankan untuk menyediakan waktu untuk istirahat yang cukup. Istirahat selama riding jarak jauh perlu dilakukan untuk memulihkan tenaga.
Kalian perlu meluruskan kaki yang pegal akibat terlalu lama duduk diatas motor, karena selama berkendara biasanya aliran darah kurang lancar karena beberapa sendi yang menekuk seperti siku dan lutut.
Selain istirahat yang cukup, kalian yang hobi atau memiliki rutinitas berkendara jarak jauh sebaiknya konsumsi makanan bergizi atau buah-buahan untuk memberikan asupan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula berlebihan karena akan menyebabkan kantuk.
Bila butuh ‘dopping’, boleh saja mengonsumsi tablet multivitamin sehingga daya tahan tubuh tetap fit dan tidak mudah sakit meski menempuh perjalanan jauh.
Kesimpulan
Kondisi berkendara yang cukup lama atau jarak jauh bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Untuk itu, jangan sepelekan rasa lelah yang muncul karena itu menjadi awal dari munculnya gangguan kesehatan karena kondisi fisik yang menurun.
Beberapa poin penjelasan di atas kami harapkan mampu menjaga kondisi kebugaran kalian yang dituntut harus sering melakukan perjalanan jarak jauh dengan sepeda motor.






