Scroll untuk baca artikel
Berita

Melihat Langsung ‘Dapur’ BYD Memproduksi Mobil Listrik Berskala Global

×

Melihat Langsung ‘Dapur’ BYD Memproduksi Mobil Listrik Berskala Global

Share this article
melihat-langsung-‘dapur’-byd-memproduksi-mobil-listrik-berskala-global
Melihat Langsung ‘Dapur’ BYD Memproduksi Mobil Listrik Berskala Global

Mobil Listrik

 | 

CHANGZHOU – Mobil123 berkesempatan diundang langsung oleh BYD Motor Indonesia mengunjungi salah satu mega factory mereka di Changzhou, China. Dalam trip kali ini, pihak BYD ingin menunjukkan kemampuan mereka dalam memproduksi mobil dengan standar terbaik global.

Saat ini, Pabrik Changzhou memproduksi Atto 3 dan Seal termasuk untuk mobil yang akan dipasarkan di Indonesia. Pabrik Changzhou ini dibangun tahun 2011 terdiri dari 2 phase, dimana phase kedua sedang dalam tahap pembangunan.

Pabrik Changzhou terdiri dari empat area utama, yaitu stamping, welding, assembly, dan painting. Pabrik ini menggunakan mesin yang didesain sendiri oleh BYD, sehingga berhasil mencapai efisiensi 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pabrikan otomotif lain di China.

“Pabrik Changzhou adalah salah satu aset terpenting yang dimiliki BYD karena merupakan landasan komitmen keberlanjutan BYD. Dengan fasilitas yang mencakup pembuatan komponen hingga perakitan, pabrik ini memungkinkan kami untuk memproduksi New Energy Vehicle (NEV) dengan kualitas tinggi dan biaya yang terjaga,” jelas Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia saat bersama media di China.

Kapasitas produksi mega factory BYD di Changzhou ini menurut Zhao sebanyak 1.200 unit mobil per hari dalam 2 shift dengan kapasitas sampai dengan lebih dari 300,000 unit per tahun (disesuaikan dengan demand).

Keunggulan Manufaktur BYD Changzhou

Keunggulan dari Pabrik Changzhou salah satunya ialah soal teknologi pengelasan yang mampu membuat kombinasi struktur yang advance dan lengkap. Hasilnya membuat Atto 3 mendapatkan NCAP 5 star.

Pada area stamping, sistem otomatisasi berperan untuk memproduksi panel body atau struktur badan mobil dan saat ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan 1.200 unit mobil per hari dalam dua shift pengerjaan. 

Pada area welding, terdapat teknologi laser welding dengan tingkat kerapatan pengelasan rangka sudah hampir tidak terlihat dan sangat mulus. Dalam proses pengerjaannya sudah ada 477 tenaga robot dari 1.000 lebih unit robot yang ada di dalam pabrik. 

Sementara itu pada area assembly, salah satu sistem otomatisasi diterapkan untuk menyamakan waktu penyatuan rangka mobil, platform, dan baterai secara bersamaan.

Sebagai informasi, BYD telah mencapai total penjualan sebanyak 3 juta unit kendaraan dimulai sejak tahun 2008 hingga semester pertama tahun 2023. Pabrikan otomotif dan teknologi ini berada pada peringkat sepuluh produsen mobil terbesar di dunia. 

Prestasi ini juga mencakup unit ekspor kepada lebih dari 70 negara. Pada Januari 2024, BYD telah memasuki pasar Indonesia dengan membawa BYD Dolphin, BYD Atto 3, dan BYD Seal. 

“Kami melihat besarnya potensi sinergi ini dari peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan pertimbangan konsumen yang semakin cerdas, kami yakin BYD akan diterima dengan baik dan menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia,” ujar Zhao.

(YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *