Insan Akbar | 27 March 2024 09:34
TOKYO – Produksi mobil listrik Mitsubishi eK X EV dan Nissan Sakura sudah menyentuh ratusan ribu unit dalam waktu kurang dari dua tahun.
eK X EV maupun Sakura, menurut keterangan resmi Mitsubishi Motors baru-baru ini, secara akumulatif sudah dirakit sebanyak 100 ribu unit dalam waktu satu tahun 10 bulan setelah produksinya dimulai.
Keduanya merupakan mobil listrik hasil kerja sama Mitsubishi dan Nissan yang sementara ini menyasar pasar Jepang. Produksi eK X EV serta Sakura dilakukan di pabrik Mitsubishi Motors Mizushima mulai Mei 2022.
President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita sempat mengatakan bahwa pihaknya sedang mempelajari kemungkinan menjual eK x EV di Tanah Air. Sales and Marketing Director PT Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI) Tan Kim Piauw, menurut penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber, juga berharap bisa memasarkan Sakura di sini.
Lebih lanjut, pada tahun pertama, duet eK x EV dan Sakura sudah mencatatkan produksi 50 ribu unit. Produksi ke-100 ribu unit terjadi pada 21 Maret 2024.
Kolaborasi yang ‘melahirkan’ eK X EV dan Sakura terjadi karena kedua jenama otomotif tersebut merupakan bagian dari aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi. Keduanya sama-sama menawarkan jarak tempuh sampai dengan 180 km, dengan baterai lithium-ion berdaya 20 kWh.
Meski mungil, keduanya sudah dilengkapi fitur dan teknologi yang terbilang canggih seperti sistem bantuan pengemudian aktif. eK X EV, misalnya, memiliki MI-Pilot Parking Support System, sedangkan Sakura mempunyai Nissan ProPilot.
eK X EV maupun Sakura merupakan hasil dari keahlian Mitsubishi dan Nissan.
Keduanya mengklaim sebagai pionir di bidang mobil listrik dan model-model nihil emisi gas buang mereka sudah diakui lewat beragam penghargaan industri otomotif, sebagai bentuk ideal dari mobilitas menuju dekarbonisasi di Jepang.
Mitsubishi sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produksi eK X EV plus Sakura, sebagai simbol keberhasilan kolaborasi dengan Nissan.
Lantas, apakah eK X EV dan Sakura benar-benar jadi ke pasar mobil listrik Indonesia? Mari, kita nantikan saja perkembangannya. [Xan]






