Insan Akbar | 18 July 2024 12:02
TANGERANG – BAIC sudah menentukan partner untuk melakukan perakitan mobil secara lokal di Indonesia mulai awal 2025.
Merek mobil asal China ini, di dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, mengumumkan kerja sama perakitan lokal dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM). HIM memiliki fasilitas manufakturing di Pondok Ungu, Bekasi.
BAIC bergabung dengan beberapa kompatriot senegara yang sudah terlebih dahulu memilih HIM sebagai partner perakitan lokal. Pabrik di Pondok Ungu tersebut sebelumnya sudah dipergunakan oleh Chery serta Neta.
Penandatanganan kolaborasi antara PT JHL Internasional Otomotif (JIO) sebagai perusahaan perakit BAIC di Indonesia dengan HIM berlangsung dalam Pressday GIIAS 2024 pada Rabu (17/7/2024) kemarin di Serpong, Tangerang.
“Mulai Maret 2025 BJ40 Plus rakitan lokal akan dipasarkan di Indonesia,” ungkap Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) sebagai agen pemegang merek BAIC di negeri ini.
Sekadar informasi, BJ40 Plus merupakan ‘kembaran’ Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp793 on the road (OTR) Jakarta. Ada satu model lagi yang sudah dijual di Indonesia yakni BAIC Beijing X55 II, dengan harga OTR Jakarta Rp487 juta.
Produksi BJ40 Plus di Bumi Pertiwi akan dilakukan di satu production line (jalur produksi). Kapasitasnya per tahun mampu mencapai 1.680 unit.
Pada 2026, mereka berencana memproduksi lokal BAIC BJ30. Lalu, pada 207, giliran X55 II yang dirakit di Pondok Ungu.
“Dalam memilih mitra, tentunya kami telah melakukan langkah-langkah yang seksama untuk memastikan kualitas seluruh produk-produk kami selalu terjaga. Dengan alasan tersebut, dengan bangga kami umumkan bahwa dengan jam terbangnya yang tinggi dan rekam jejak yang positif kami bersepakat dengan HIM sebagai mitra perakitan BAIC Indonesia,” pungkas Dhany.
Perakitan lokal mobil BAIC di Indonesia awalnya bersifat SKD (semi knocked down). Dalam jangka panjang, baik berambisi untuk beralih melakukan full CKD (completely knocked down).
“Secara bertahap, kami akan masuk ke komponen-komponen dari Indonesia. Mimpi kami, JHL Group kelak bisa bikin mobil di Indonesia,” tegas Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo. [Xan]






