Scroll untuk baca artikel
Berita

Rupiah Tetap di Bawah Pengaruh AS, Bank Indonesia Menaikkan Tingkat BI

×

Rupiah Tetap di Bawah Pengaruh AS, Bank Indonesia Menaikkan Tingkat BI

Share this article
rupiah-tetap-di-bawah-pengaruh-as,-bank-indonesia-menaikkan-tingkat-bi
Rupiah Tetap di Bawah Pengaruh AS, Bank Indonesia Menaikkan Tingkat BI

Bank Indonesia Naikkan BI Rate untuk Menjaga Stabilitas Rupiah

Pengaruh Federal Fund Rate (FFR) terhadap Rupiah

Situasi FFR yang bertahan di level 5,25-5,5 persen membuat rupiah mengalami tekanan. Pengusaha lebih memilih mengalihkan modal di luar negeri daripada di Indonesia. Pertimbangan ini membuat Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan BI rate dari 6 persen menjadi 6,25 persen. Suku bunga acuan Amerika yang tinggi memengaruhi ekonomi dunia secara global, termasuk Indonesia. Ketika suku bunga The Fed lebih tinggi dibanding BI rate, investor akan kabur dan mencabut sahamnya, lalu menanamnya dalam bentuk dolar. Hal ini menyebabkan inflasi di dalam negeri.

Kebijakan Baru Bank Indonesia

Bank Indonesia terus mengarahkan kebijakannya untuk menjaga stabilitas rupiah. Indeks nilai tukar USD terhadap mata uang utama (DXY) menguat tajam, memberikan tekanan depresiasi kepada hampir seluruh mata uang dunia, termasuk rupiah. Bank Indonesia memperkirakan Fed funds rate (FFR) akan turun sekali tahun ini dan berusaha menjaga stabilitas rupiah dengan menaikkan BI rate.

Erika V. adalah seorang profesional yang berpengalaman dalam logistik. Saat ini, ia menjabat sebagai Staff Manajemen Pengiriman di PT. Global Jet Express (J&T Express) di Indonesia. Erika memiliki latar belakang dalam bidang Perbankan dan Keuangan dari President University. Dengan komitmen yang kuat untuk pertumbuhan pribadi dan pengembangan profesional, Erika termotivasi untuk berkontribusi pada kesuksesan organisasi sambil terus meningkatkan keterampilannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *