Daihatsu, sebagai salah satu pemain otomotif kawakan di Indonesia, telah melahirkan banyak model legendaris, salah satunya adalah Daihatsu Taft. Mobil ini mengalami reinkarnasi sebagai lini Kei Car di Jepang, namun kepopulerannya di Indonesia sudah dimulai sejak era Taft Kebo, Hiline 4×4 dan terus berlanjut hingga empat generasi.
Awal Kehadiran Daihatsu Taft

Daihatsu Taft pertama kali diluncurkan pada tahun 1976 dengan model F10 yang menggunakan mesin bensin 4 silinder berkapasitas 958 cc. Varian awal ini dijuluki Taft Kancil karena ukurannya yang mungil namun mesinnya bandel. Namun, popularitas Daihatsu Taft di Indonesia baru benar-benar melejit pada tahun 1979 dengan diluncurkannya Taft F50.
Taft Kebo
Taft F50 dikenal sebagai Taft Kebo, nama yang mencerminkan ketangguhan mobil ini yang diibaratkan seperti kerbau. Nama ini bukan hanya karena kemampuannya yang tangguh, tetapi juga karena adanya logo kepala kerbau di pintu belakang. Taft Kebo dilengkapi dengan mesin diesel berkode DG berkapasitas 2.530 cc yang mampu menghasilkan tenaga 60 Hp dan torsi 146 Nm. Mesin diesel ini terkenal bandel dan tahan terhadap bahan bakar berkualitas rendah.
Selama masa produksinya, Taft Kebo banyak digunakan oleh instansi pemerintah sebagai kendaraan operasional di berbagai proyek. Reputasinya sebagai mobil yang tahan banting, irit, dan sanggup bekerja keras menjadikannya favorit di berbagai kalangan.
Generasi Kedua: Taft GT dan F70
Setelah sukses dengan Taft F50, Daihatsu melanjutkan eksistensi Taft dengan meluncurkan generasi F70 yang lebih dikenal sebagai Taft GT. Generasi ini diperkenalkan pada tahun 1985 dengan desain bodi yang lebih kotak dan maskulin. Taft GT tetap mempertahankan kemampuan off-road yang tangguh dengan penggerak 4WD dan dua gardan solid di depan dan belakang.
Taft F70 tersedia dalam dua varian, yaitu Short Wheelbase (SWB) dan Long Wheelbase (LWB) berwujud pikap. Mobil ini menggunakan mesin diesel 4 silinder berkode DL41 berkapasitas 2.765 cc yang menghasilkan tenaga 72 Hp dan torsi 170 Nm. Pada tahun 1988, mesin ini diperbarui menjadi DL42 yang menggunakan timing belt sebagai penggerak katup dan pompa injeksi rotari.
Taft Rocky dan Hiline
Selain Taft GT, Daihatsu juga meluncurkan varian lain yang dikenal sebagai Taft Rocky dengan kode F75. Taft Rocky memiliki wheelbase yang lebih panjang dibandingkan Taft GT dan atap removable yang terbuat dari resin berwarna putih. Mesin yang digunakan sama dengan Taft F70, yaitu DL41 dan kemudian DL42.
Khusus di Tanah Air, Daihatsu juga menghadirkan Taft versi 4×2 dengan kode F69 ditahun 1986. Varian ini dinamai Hiline dan tersedia dalam tiga variasi wheelbase: Hiline GTS (short-wheelbase), Hiline GTX (medium-wheelbase), dan Hiline GTL (long-wheelbase). Mesin yang digunakan sama dengan Taft lainnya, namun dengan sistem penggerak roda belakang.
Taft GT dan Hiline GTS memiliki bodi standar 3 pintu dengan atap rata. Panjang sasis varian ini adalah yang paling pendek, sehingga cukup lincah saat bermanuver di tengah hutan.
Untuk Hiline tipe GTX, spesifikasinya mirip dengan Taft Rocky, di mana pada bagian belakang menggunakan atap resin dengan jendela geser. Untuk Hiline tersedia juga dengan nama Daihatsu Hiline Bravo dibuat oleh karoseri Tugas Anda, sementara Hiline Ranger adalah hasil garapan karoseri Adhi Jaya Tama Mobilindo.
Varian pickup bernama Hiline Cargo memiliki sasis panjang dengan bak yang tidak rata. Jip ini populer digunakan untuk kebutuhan perkebunan hingga tambang di Sumatera dan Kalimantan.
Ada beberapa Hiline pesanan khusus yang dirancang berpenggerak 4×4 untuk varian Hiline 4×4 GTS dan Hiline 4×4 GTL. Hingga akhir masa produksinya pada tahun 2007-2008, semua Taft Hiline menggunakan per daun.
Hal ini bertujuan karena Hiline banyak digunakan sebagai angkutan kargo, di mana per daun dianggap memiliki durabilitas yang lebih baik.
Generasi Keempat: Taft Independent dan Rocky Baru
Pada tahun 1995, Daihatsu memperkenalkan Taft generasi keempat dengan kode F73 yang dikenal sebagai Taft Independent. Generasi ini mengalami pembaharuan pada sistem suspensi depan menjadi independen dan gardan solid dengan per keong untuk roda belakang. Taft Independent masih menggunakan mesin diesel DL42 dengan transmisi manual lima percepatan.
Daihatsu juga meluncurkan Rocky generasi terbaru dengan kode F78 yang memiliki desain serupa dengan Taft Independent, namun dengan perbedaan pada sumbu roda. Semua seri F73 dan F78 dilengkapi dengan sistem 4×4.
Daihatsu Taft Reborn
Setelah menghilang selama lebih dari satu dekade, Daihatsu Taft kembali hadir di pasar domestik Jepang dengan adopsi platform generasi baru DNGA (Daihatsu New Global Architecture). Taft Reborn ini tampil sebagai Kei Car dengan ukuran mungil namun tetap menggabungkan sisi kepraktisan kabin dan karakteristik off-road dengan mesin super irit 660 cc. Lalu untuk sistem penggerak Daihatsu Taft Reborn tersedia dua pilihan penggerak yaitu 2WD dan 4WD.
Tips Membeli Daihatsu Taft Hiline 4×4 Bekas
Membeli mobil bekas, terutama model legendaris seperti Daihatsu Taft Hiline 4×4, memerlukan ketelitian dan perhatian khusus. Mobil ini dikenal karena ketangguhannya di berbagai medan, namun karena usianya, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut masih dalam kondisi prima. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda dalam memilih mobil 4×4 ini:
1. Cek Kondisi Mesin
Mesin merupakan komponen utama dalam mobil, dan ini sangat berlaku untuk Daihatsu Taft Hiline 4×4. Saat memeriksa mesin, perhatikan beberapa hal berikut:
- Suara Mesin: Pastikan mesin tidak mengeluarkan suara yang terlalu bising. Suara yang halus menandakan bahwa mesin masih dalam kondisi baik.
- Getaran: Hindari mobil yang mesinnya menghasilkan getaran yang terlalu kuat. Getaran yang berlebihan bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin atau komponen terkait.
2. Periksa Kaki-Kaki Mobil
Kaki-kaki mobil adalah bagian yang sering mengalami keausan, terutama pada mobil yang sering digunakan di medan berat seperti Daihatsu Taft Hiline 4×4. Berikut adalah cara memeriksa kondisi kaki-kaki mobil:
- Keseimbangan: Cobalah mengemudi di jalan yang lurus dan rata. Perhatikan apakah mobil berjalan dengan stabil atau condong ke satu sisi. Mobil yang miring sebelah bisa menunjukkan adanya masalah pada suspensi atau kerangka.
- Komponen: Periksa juga komponen lain seperti shockbreaker dan bearing roda. Pastikan tidak ada suara berdecit atau ketidakstabilan saat berkendara.
3. Validitas Surat-Surat
Memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen adalah langkah penting dalam membeli mobil bekas. Perhatikan hal-hal berikut:
- Nomor Mesin dan Rangka: Cocokkan nomor mesin dan nomor rangka yang tertera pada mobil dengan yang tercatat di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Ketidaksesuaian dapat menunjukkan potensi masalah hukum atau administrasi.
- Nama Pemilik: Pastikan nama yang tertera di STNK dan BPKB sesuai dengan pemilik asli mobil. Hal ini untuk memastikan bahwa Anda tidak membeli mobil yang bermasalah atau pernah terlibat dalam tindakan ilegal.
Kesimpulan
Daihatsu Taft memiliki sejarah panjang dan kaya di Indonesia. Dari awal kemunculannya sebagai Taft Kancil hingga menjadi legenda sebagai Taft Kebo, mobil ini telah membuktikan ketangguhannya di berbagai medan. Generasi demi generasi, Daihatsu terus memperbarui dan meningkatkan Taft, menjadikannya salah satu model yang dikenang dan dihargai di Indonesia. Hingga sekarang kembalinya Taft sebagai Kei Car di Jepang menunjukkan bahwa semangat dan inovasi Daihatsu terus berlanjut, siap menghadapi tantangan masa depan.
FAQ Daihatsu Taft Hiline 4×4
Berapa cc Mesin Daihatsu Taft Hiline 4×4?
Daihatsu Taft Hiline 4×4 berkapasitas 2765 cc diesel.
Berapa liter tangki Daihatsu Taft Hiline 4×4?
Daihatsu Taft Hiline 4×4 berkapasitas tangki 60 Liter.
Mobil Daihatsu Taft Hiline 4×4 terakhir tahun berapa?
Mobil Daihatsu Taft Hiline 4×4 akhir masa produksinya pada tahun 2007-2008.
Berapa kisaran harga Daihatsu Taft Hiline 4×4?
Kisaran harga bekas Daihatsu Taft Hiline 4×4 mulai dari Rp140 jutaan sampai Rp200 jutaan.
Ada berapa varian Daihatsu Taft Hiline 4×4?
Ada beberapa Hiline pesanan khusus yang dirancang berpenggerak 4×4 untuk varian Hiline 4×4 GTS dan Hiline 4×4 GTL.






