JAKARTA – Dalam era digital yang dipenuhi dengan beragam konten visual, media audio visual telah menjadi salah satu pilar utama dalam membangun citra sebuah merek.
Linda Widjaja, Wakil Presiden Direktur PT V-KOOL Indo Lestari, menyoroti pentingnya media ini dalam acara pengumuman dan penyerahan hadiah V-KOOL Creative Challenge 2024, Rabu (8/5) di V-KOOL Flagship Outlet Kemayoran Jakarta.
Ia menegaskan bahwa kesadaran akan keberadaan media audio visual menjadi landasan penting bagi pertumbuhan sebuah merek.
Menurut Widjaja, generasi muda menjadi target utama dalam upaya pemasaran produk karena persepsi mereka terhadap suatu produk dapat berbeda dengan generasi sebelumnya.
Peran Media Sosial bagi V-KOOL
Hal ini menuntut agar strategi pemasaran disesuaikan dengan cara pandang mereka. Dalam konteks ini, media sosial memainkan peran yang sangat penting.
“Antusiasme lomba ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga merambah ke daerah-daerah seperti Kudus dan Purwokerto,” jelas Linda.
Spirit inovasi menjadi kunci utama bagi V-KOOL dalam menghadapi tantangan era digital. Di tahun silam, V-KOOL pernah membuat kompetisi video cinematic.
Dengan juri Garin Nugroho, kini V-KOOL beralih ke konten yang lebih sesuai dengan platform-platform media sosial seperti TikTok dan Instagram Reels.
Perubahan ini bukan hanya penyesuaian, tetapi langkah besar yang menjadikan V-KOOL sebagai pionir dalam industri kreatif.
Incar Engagement
Salah satu kunci keberhasilan konten audio visual adalah tingkat keterlibatan (engagement) yang tinggi dari para pengguna.
Menurut Widjaja, konten yang paling menarik adalah yang mampu menghasilkan interaksi yang aktif dari audiensnya.
Oleh karena itu, strategi pemasaran V-KOOL selalu mempertimbangkan faktor engagement ini.
Hal ini terlihat dalam V-KOOL Creative Challenge 2024, yang berhasil mengundang partisipasi luas dari para content creator muda di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kreativitasnya, tetapi juga menjadi wadah penting dalam mendukung dan menemukan bakat-bakat baru di bidang content creator.
Tidak Sekedar Juara di Industri Kaca Film
Adanya V-KOOL Creative Challenge, V-KOOL Indo Lestari tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam industri kaca film, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan potensi kreatif mereka.
Dengan terus menggelar kompetisi semacam ini, V-KOOL berkomitmen untuk memberikan ruang bagi para kreator muda.
Ruang untuk menampilkan karya-karya mereka dan menjadikan V-KOOL sebagai mitra yang mendukung perkembangan kreativitas anak muda Indonesia.
Dalam V-KOOL Creative Challenge ini V-KOOL mengundang dua juri tamu Al Ghazali yang sudah berkecimpung di bidang pembuatan video konten khususnya tiktok dengan akun @bahasvideo, maupun praktisi di bidang sosial media Hizkia Indy.
Mengenai V-KOOL Creative Challenge, salah satu juri, Al Ghazali menyampaikan pendapatnya, bahwa, “Kegiatan film seperti ini sangat membantu teman-teman content creator untuk mengasah kreatifitas. Dengan semakin berkembangnya teknologi, teknologi menjadi alat bagi para seniman muda untuk berkarya.”






