Mohammad Ryan | 25 February 2024 12:12
JAKARTA – Dalam era transformasi menuju mobilitas ramah lingkungan, BYD telah menjadi pelopor dalam menghadirkan teknologi baterai canggih untuk kendaraan listriknya.
Disela IIMS 2024 berlangsung pihak BYD memberikan informasi ke para awak media yang diisi oleh Tatsuya Mikamin selaku Chief Adviser, After Sales & Technical BYD Auto Japan Education, kita akan menjelajahi detail dari teknologi baterai yang digunakan oleh BYD, serta keunggulan yang ditawarkannya.
BYD telah memperkenalkan tiga model mobilnya di pasar Indonesia, yaitu Dolphin, Atto 3, dan Seal. Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah penggunaan struktur baterai yang disebut Cell To Body (CTB) dan Cell To Pack (CTP).
Dolphin dan Atto 3 menggunakan teknologi Cell To Pack (CTP), sementara Seal menggunakan Cell To Body (CTB).
Perbedaan ini tidak hanya mempengaruhi performa kendaraan tetapi juga mempengaruhi handling kendaraan secara signifikan.
Pada Seal, penggunaan CTB memungkinkan integrasi antara penutup atas pak baterai dan panel lantai, meningkatkan penggunaan ruang hingga 25% dibandingkan dengan CTP. Selain itu, integrasi ini juga meningkatkan performa handling dan keamanan kendaraan.
Seal telah memperoleh sertifikasi keamanan dari NCAP dan EURO, menegaskan kualitas dan keselamatan kendaraan BYD.
Teknologi baterai yang menjadi pusat perhatian adalah Blade Battery. Berbeda dengan baterai lithium-ion konvensional, Blade Battery menggunakan material berbeda, yakni lithium iron phosphate (LFP) yang menawarkan keunggulan dalam keamanan, kekuatan, daya tahan, umur pakai, dan daya.
Baterai LFP juga dikenal dapat menahan proses pengisian ulang berkali-kali tanpa mengalami degradasi yang signifikan. BYD memilih teknologi Blade Battery ini untuk memastikan keamanan dan kestabilan kendaraan dalam berbagai kondisi.
Keunggulan teknologi baterai BYD terletak pada konsep “5S”: super safety, super strength, super endurance, super lifetime, dan super power. Blade Battery tidak hanya menawarkan performa yang andal tetapi juga memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna dengan jaminan hingga 8 tahun. Jika terjadi kerusakan, seluruh baterai akan diganti secara keseluruhan bukan per bagian.
Penggunaan Blade Battery juga memberikan keuntungan tambahan dalam hal manajemen suhu, memastikan performa optimal dan umur pakai yang panjang.
Dalam hal pemeliharaan, BYD memberikan saran untuk memperpanjang umur pakai baterai, disarankan untuk menghindari pengisian berlebihan dan usahakan mengisi daya saat kondisi baterai menunjukan kapasitas 30%.
Dengan teknologi baterai inovatif dan komitmen terhadap keamanan serta kenyamanan pengguna, BYD terus membuktikan diri sebagai pemimpin dalam industri mobil listrik. Dengan teknologi Blade Battery dan konsep “5S”, BYD tidak hanya mengubah cara kita melihat mobilitas, tetapi juga menghadirkan masa depan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.






