Scroll untuk baca artikel
Berita

Terminal Tanjung Emas Menerapkan Sistem PTOS-M, Peningkatan Bongkar Muat General Cargo sebesar 23,49 Persen.

×

Terminal Tanjung Emas Menerapkan Sistem PTOS-M, Peningkatan Bongkar Muat General Cargo sebesar 23,49 Persen.

Share this article
terminal-tanjung-emas-menerapkan-sistem-ptos-m,-peningkatan-bongkar-muat-general-cargo-sebesar-23,49-persen.
Terminal Tanjung Emas Menerapkan Sistem PTOS-M, Peningkatan Bongkar Muat General Cargo sebesar 23,49 Persen.

Terminal Tanjung Emas Terapkan Sistem PTOS-M, Bongkar Muat General Cargo Naik 23,49%

Peningkatan Produktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) telah meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa di pelabuhan, khususnya di Branch Tanjung Emas, Semarang. Peningkatan ini juga berdampak pada operasional logistik pelabuhan nonpetikemas di Indonesia.

Peningkatan Produktivitas Bongkar Muat General Cargo

Pada kuartal I 2024, Branch Tanjung Emas mencatat peningkatan produktivitas bongkar muat General Cargo sebesar 23,49% dibandingkan dengan kuartal I 2023. Jumlah bongkar muat General Cargo meningkat dari 2.098,22 T/S/D menjadi 2.591,10 T/S/D secara year on year (yoy) pada kuartal I 2024.

Peningkatan Produktivitas Curah Kering dan Curah Cair

Selain itu, terjadi peningkatan produktivitas bongkar muat curah kering sebesar 24,91% dari 2.480,03 T/S/D menjadi 3.097,77 T/S/D. Peningkatan paling signifikan terjadi pada bongkar muat curah cair yang meningkat sebesar 67,06% dari 1.363,62 T/S/D menjadi 2.278,06 T/S/D pada periode yang sama.

Peningkatan Arus Penumpang di Terminal Penumpang Tanjung Emas

Tidak hanya pada bongkar muat, Terminal Penumpang Tanjung Emas juga mencatat peningkatan arus penumpang sebesar 43,9%. Jumlah penumpang meningkat dari 64.448 penumpang pada kuartal I 2023 menjadi 92.752 penumpang pada kuartal I 2024.

Transformasi dan Standarisasi Operasional di Seluruh Pelabuhan

SPMT terus melakukan proses transformasi dan standarisasi operasional dan komersial di seluruh pelabuhan. Salah satu langkah yang diambil adalah menerapkan PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose). PTOS-M telah menunjukkan capaian kinerjanya yang positif selama kuartal pertama 2024 setelah melakukan transformasi pada tahun 2023.

Satria Susanto adalah seorang profesional berpengalaman di bidang logistik, saat ini menjabat sebagai Logistics Operations Manager di PT. Wahana Prestasi Logistik. Dengan latar belakang pendidikan Gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Satria telah menunjukkan kemampuannya dalam mengelola dan mengoptimalkan operasi logistik. Sebelum bergabung dengan PT. Wahana Prestasi Logistik pada Agustus 2017, Satria telah menempati posisi serupa sebagai Operations Manager di Lion Parcel selama lebih dari empat tahun. Pengalamannya yang luas selama hampir satu dekade dalam industri logistik telah membentuknya menjadi seorang ahli dalam mengatur, merencanakan, dan mengimplementasikan strategi operasional yang efisien. Keterampilan Satria dalam mengelola operasi logistik tidak hanya terbatas pada pengetahuan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi dan koordinasi yang efektif, sangat penting dalam menjaga kelancaran rantai pasokan. Berbasis di Jakarta, Indonesia, Satria telah berhasil memimpin timnya untuk mencapai berbagai target operasional, membuktikan kemampuannya sebagai seorang pemimpin yang efektif dan inovatif dalam industri logistik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *