Post Views: 17

Kayu menjadi salah satu bahan yang penting untuk pembangunan. Mudah didapat dan ekonomis merupakan beberapa alasan mendasar mengapa bahan satu ini banyak dipilih. Namun tidak hanya untuk keperluan bangunan, bahan satu ini juga dapat digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan furniture.
Namun, dibalik kelebihannya tidak dipungkiri bahwa kayu sebagai bahan bangunan juga memiliki kelemahan seperti mudah terbakar, mudah terpengaruh iklim, mudah lapuk, hingga terserang rayap.
Maka dari itu, guna menghindari atau memperkecil terjadinya kerusakan pada bahan ini Anda perlu memilih jenis kayu untuk bahan bangunan yang baik, berkualitas, dan pastinya mudah dalam perawatannya. Guna mengetahui hal itu, simak penjelasan berikut ini terkait jenis-jenis kayu yang dapat menjadi pilihan sebagai bahan bangunan Anda!
8 Jenis Kayu yang Cocok Untuk Bahan Bangunan Anda
-
Kayu Jati
Familiar karena dikenal sebagai bahan baku furniture dan harganya yang mahal, kayu satu ini juga dapat dijadikan pilihan pertama untuk bahan bangunan Anda.
Harganya yang tidak murah ini dikarenakan kayu jati memiliki ketahanannya yang kokoh, kuat, tahan lama, dan kuat terhadap jamur, serangga, hingga rayap merupakan beberapa alasan yang menjadikan jenis kayu satu ini mahal.
Namun, tidak hanya soal ketahananya, kayu satu ini dipilih sebagai bahan baku furniture ataupun bangunan juga karena memiliki kelebihan dari sisi estetikanya. Tekstur halus dan warna yang semakin pekat seiring bertambahnya umur kayu jati.
Dalam penerapannya sebagai bahan baku bengunan, kayu jati biasa digunakan untuk pelapis lantai, dinding, hingga menjadi kerangka bangunan.
-
Kayu Merbau
Bahan kedua adalah kayu merbau dengan karakteristiknya yang keras dan stabil. Kayu merbau dapat menjadi salah pengganti kayu jati, walaupun sama-sama mahal namun dalam kebutuhan konstruksi kayu satu ini sangat cocok untuk keperluan penyangga serta atap rumah, Selain sebagai penyangga, jenis kayu satu ini juga cocok sebagai bahan baku pintu, kusen, lantai, mebel, hingga furniture.
Hal ini dapat terjadi dikarenakan, kayu merbau mampu menahan segala perubahan cuaca. Selain itu, jenis kayu satu ini juga tidak mudah menyusut dan retak, serta tampilan kayu yang memunculkan serat dan warna kuning kecoklatan, memberikan kesan estetis sehingga dapat digunakan juga untuk memenuhi nilai estetika rumah.
-
Kayu Kamper
Jenis kayu berikutnya adalh kayu kamper. Seperti namanya, kayu satu ini memiliki karakteristik aroma seperti kamper. Selain itu, karakteristik lain dari kayu satu ini adalah tahan terhadap serangga, memiliki tekstur yang halus, serta jauh lebih ringan dibandingkan jati dan merbau.
harga kayu kamper juga relatif murah, dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan jendela dan pintu rumah Anda. Tidak hanya itu, kayu satu ini juga dapat dijadikan material bangunan untuk keperluan rangka rumah.
-
Kayu Kelapa
Dikenal dengan pohon seribu manfaat, bagian batang kayu kelapa dapat digunakan sebagai salah satu bahan bangunan. Biasanya kayu kelapa yang dijadikan bahan bangunan ini memiliki umur lebih dari 60 tahun, karena pada kisaran umur tersebut, pohon kelapa tidak dapat berbuah lagi.
Selain dari umurnya, pemilihan kayu kelapa sebagai material bangunan juga dilihat dari serat kayunya. Terkadang serat yang tidak begitu rapat, dihindari penggunaannya karena tidak memiliki ketahanan yang cukup kuat.
Namun, dengan umur serta kualitas serat yang matang potensi kayu kelapa sebagai bahan bangunan akan jauh lebih maksimal, dan cocok digunakan untuk tiang penyangga atap ataupun sebagai alas lantai.
-
Kayu ulin
Sama seperti kayu kelapa, kayu ulin dikenal juga sebagai kayu besi karena memiliki karakteristik yang kuat, tahan terhadap perubahan suhu, kelembaban, serta tahan akan pengaruh air laut. Dengan keunggulannya, kayu satu ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu material bangunan yang ekonomis.
Kayu ulin sering ditemukan dan banyak tumbuh di pulau Kalimantan, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Serta Kepulauan Bangka Belitung.
Tidak hanya cocok sebagai bahan bangunan, kayu satu ini juga dapat digunakan sebagai bahan dekorasi karena memiliki empat variasi warna yang berbeda mulai dari coklat kemerahan, coklat gelap, kuning, hingga warna coklat muda.
-
Kayu Gaharu
Jenis kayu ini mungkin menjadi salah satu kayu yang paling jarang digunakan. sulit untuk dijumpai, kayu gaharu mempunyai banyak manfaat seperti digunakan sebagai bahan bangunan dan perabot, hingga dimanfaatkan menjadi bahan dasar pembuatan kosmetik, parfum, dan shampo.
Hal ini dapat terjadi dikarenakan, kayu yang tumbuh di daerah Kalimantan ini memiliki karakteristik harum berkat kandungan resinnya. Selain aromanya, kayu gaharu juga memiliki karakteristik lain seperti warnanya yang agak kehitaman serta struktur kayu kuat dan kokoh.
-
Kayu Bangkirai
Kuat, awet, dan tahan dari segala cuaca menjadi salah satu kelebihan jenis kayu satu ini. Dengan karakteristik tersebut, kayu bangkirai sangat cocok untuk kebutuhan pembangunan pada area luar ruangan seperti atap kayu.
-
Kayu Meranti Merah
Kayu meranti merah menjadi salah satu jenis kayu terakhir yang dapat Anda gunakan sebagai bahan bangunan. Jenis kayu satu ini kerap digunakan untuk interior ruangan.
Hal ini dikarenakan kayu meranti merah sangat peka terhadap cuaca sehingga tidak cocok untuk area luar ruangan yang dapat membuat kayu lapuk dan rusak.
Kesimpulan
Demikian delapan jenis kayu untuk bahan bangunan yang dapat menjadi pilihan Anda. Baik satu dan lainnya, pemilihan jenis kayu yang tepat dapat memaksimalkan kenyamanan serta keamanan di rumah Anda. Selain itu, dengan jenis kayu yang cocok dengan lingkungan akan memperpanjang umur kayu sehingga dapat menekan biaya operasional dan perawatan.
Bagi Anda yang ingin memilih bahan kayu secara tepat, baik, dan benar disarankan untuk menggunakan konsultan bangunan. Serta, Anda diharuskan mencari tahu kondisi lingkungan sekitar Anda. Sehingga nantinya, jenis kayu yang dipilih dapat sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan kondisi sekitar Anda.
Tidak sampai disitu, kami sarankan juga untuk Anda menggunakan jasa pengiriman barang yang terpercaya ketika membeli kayu untuk keperluan bahan bangunan. Hal ini diperuntukan guna menjaga kualitas kayu tetap terjaga selama pengiriman.







