Toyota Vios generasi 2 (gen 2) sudah menjadi mobil yang murah meriah di pasar kendaraan seken. Dengan modal puluhan juta rupiah pun sedan ini sudah dapat dibawa pulang.
Vios merupakan sedan termurah dari Toyota. Model ini sendiri sudah lama beredar di Tanah Air, tepatnya sejak 2003 silam, dan sudah terdiri dari empat generasi.
Maka dari itu, tak mengherankan jika unit-unit Vios gen 2 sekarang sudah memiliki harga yang terbilang sangat murah. Ini karena usia Vios gen 2 sudah berusia cukup tua.
Bahkan, mobil bekas Vios gen 2 sudah dapat dibeli dengan harga mulai puluhan juta rupiah saja. Unit termahalnya pun masih tergolong terjangkau karena masih Rp100 jutaan.
Dengan budget (anggaran) serendah itu, Anda pun sudah bisa membeli sebuah mobil yang tampilan maupun fiturnya masih terlalu belum ketinggalan zaman.
Ini karena dahulu sedan diberikan pajak lebih tinggi ketimbang model-model lainnya, sehingga pada masa itu pemosisian harga, segmen, plus fitur model-model sedan diposisikan lebih ‘elite’ ketimbang kebanyakan mobil di negeri ini.
Rumus ini juga berlaku untuk sedan kelas entry-level seperti Vios, termasuk Vios gen 2.
Lantas, berapakah tepatnya harga Vios gen 2 di pasar mobil bekas? Sebelum menjawab pertanyaan ini, mari terlebih dahulu mengupas mengenai sejarah Vios dan spesifikasi Vios gen 2 terlebih dahulu.
Sejarah Singkat Toyota Vios dan Tahun Produksi Toyota Vios Gen 2
Vios mulai hadir mengisi segmen sedan sub-compact B-Segment di Indonesia pada 2003, sebagai pengganti dari Toyota Soluna. Vios gen 1 masih diimpor secara utuh (completely built up/CBU) dari Thailand.
Vios gen 1 bertahan selama empat tahun. Pada 2007, muncul Vios gen 2 untuk pertama kalinya.
Vios gen 2 untuk pasar Indonesia pun masih impor CBU Thailand. Siklus hidupnya mencapai enam tahun, dari 2007 sampai dengan 2013.
Vios gen 3 hadir pada 2013 sampai dengan 2022. Toyota merakit lokal generasi ini di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang, Jawa Barat.
Vios gen 4 kemudian mengaspal pada 2022. Akan tetapi, generasi yang bertahan sampai sekarang tersebut tidak lagi diproduksi lokal di Plant 2 TMMIN Karawang.
Ya, Vios hanya diproduksi lokal selama sembilan tahun di Indonesia. Toyota memutuskan untuk kembali mengimpor Vios gen 4 secara CBU dari Thailand.
Alasannya, menurut catatan pemberitaan Mobil123.com, adalah karena adanya konsolidasi basis produksi antara pabrik Toyota Indonesia dengan pabrik Toyota Thailand.
Setelah konsolidasi itu, diputuskan bahwa basis produksi Vios difokuskan di Thailand. Pabrik Toyota di Indonesia berfokus untuk model-model dengan performa penjualan yang lebih banyak di pasar domestik maupun ekspor.
Salah satunya ialah Toyota Veloz generasi baru yang meluncur sejak 2021 dan permintaannya makin banyak.
Penyetopan produksi Vios di Indonesia sekaligus menyudahi kisah perakitan lokal sedan di negeri ini.
Spesifikasi Toyota Vios Gen 2
Secara desain, Vios gen 2 sudah jauh lebih modern dan memikat ketimbang pendahulunya. Seperti layaknya model generasi baru, dimensi Vios gen 2 dibuat lebih bongsor, dengan panjang 4.300 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.460 mm.
Dari sektor dapur pacu, Vios gen 2 ‘dipersenjatai’ dengan mesin bensin 1NZ-FE berkapasitas 1.5-liter VVT-i plus Intelligent Drive by Wire ETCS-i.
Mesin yang sama digunakan pula oleh Toyota Yaris yang diedarkan saat itu, dengan standar emisi gas buang setara Euro 3 berkat keberadaan catalytic converter.
Vios gen 2 punya daftar fitur yang lebih lengkap dan banyak ketimbang pendahulunya. Contohnya ialah sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS)+Electronic Brakeforce Distribution (EBD)+Brake Assist (BA), Dual Airbag, juga Collapsible Steering Wheel Column pada setiap tipe.
Daftar fitur lainnya dari Vios gen 2 misalnya saja HID Headlight with Auto Leveling, Smart Key, Start/Stop Button. Bahkan, Vios gen 2 menjadi satu-satunya model di segmennya kala itu yang menawarkan fitur Start/Stop Button.
Kaki-kaki maupun suspensi Vios gen 2 disebut mendapatkan penyempurnaan ketimbang pendahulunya. Ini membuatnya punya bantingan lebih nyaman.
Akan tetapi, anggota komunitas Toyota Vios Club Indonesia (TCVI) di sebuah media massa arus utama sempat menyatakan bahwa kaki-kaki masih menjadi kekurangan pada Vios gen 1 dan gen 2.
Kaki-kaki Vios gen 1 dan gen 2 dikatakan gampang bunyi dalam kurun setahun-dua tahun karena performanya hanya mengacu pada kondisi jalanan di Thailand. Komponen itu pun harus lebih cepat diganti.
Vios gen 2 untuk pasar Indonesia sempat mendapatkan penyegaran model berupa facelift pada 2010.
Perbedaannya pada sektor eksterior bisa terlihat pada gril depan beraksen kromium, desain pelek baru, desain lampu belakang baru, aksen kromium pada buritan, interior bernuansa warna beige, jok dengan pola baru. Diperkenalkan pula Vios gen 2 carian TRD Sportivo yang tampak lebih sporty.
Tidak ditemukan adanya keterangan mengenai pembaruan atau penambahan fitur pada Vios gen 2 facelift.
Murahnya Harga Vios Gen 2 di Pasar Mobil Bekas
Sekarang, saat menjawab pertanyaan yang diajukan di awal artikel yaitu berapakah harga Vios gen 2 di pasar mobil bekas? Jawabannya adalah ‘relatif murah’.
Harga Vios gen 2 termurah saat ini, seperti terlihat di situs jual-beli Mobil123.com, hanyalah Rp75 juta. Adapun tipenya ialah 1.5 G AT dari tahun produksi 2009, sehingga kini berusia 15 tahun.
Jadi, dengan uang Rp70 jutaan saja, Anda sebenarnya sudah bisa memiliki sebuah mobil bertransmisi otomatis jika memilih Vios Gen 2.
Lalu, Vios gen 2 termahal untuk sekarang berbanderol Rp145 juta. Tipenya ialah 1.5 E AT dari tahun produksi 2013 atau sudah berusia 11 tahun.
Secara total, ada lebih dari 70 iklan Vios gen 2 dalam situs Mobil123.com ketika artikel ini naik tayang. Jadi, terdapat banyak sekali pilihan unit dari beragam daerah yang bisa ditelisik jika memang Anda benar-benar berminat pada sedan bekas murah satu ini.
Kesimpulan
Vios bekas kini sudah berharga murah, terutama pada generasi-generasi awalnya seperti Vios gen 2. Rentang harganya, jika mengacu pada informasi di situs Mobil123.com, untuk sekarang dimulai dari Rp70 jutaan hingga di bawah Rp150 juta.
Unit-unit Vios gen 2 berharga Rp70 jutaan, untungnya, sudah ada yang bertransmisi otomatis. Jadi, pemiliknya tidak terlalu capek saat terjebak kemacetan di kota-kota besar Indonesia seperti di Jakarta.
Vios gen 2 dapat menjadi satu pilihan bagi pencari mobil bekas murah yang menginginkan model yang gampang dirawat.
Pasalnya, suku cadang dari model-model Toyota berlimpah ruah dan banyak sekali bengkel umum yang sudah bisa menangani perawatan dan perbaikan dari mobil-mobil ciptaan merek tersebut.
Sedan pun, bagi masyarakat Indonesia, sedikit-banyak masih punya citra sebagai mobil yang elegan. Tak terkecuali pada Vios gen 2. [Xan]






